Belajar Bersama Polisi

Siswa MI Nurul Jannah NW Ampenan didampingi beberapa guru melakukan kunjungan dan pembelajaran di Kantor Polsek Ampenan.

Penyuluhan Kesehatan

Siswa dan Guru MI Nurul Jannah NW Ampenan diberikan penyuluhan kesehatan dari Puskesmas Tanjung Karang Ampenan Kota Mataram NTB.

Outing Class

Sebagian Siswa MI Nurul Jannah NW Ampenan belajar didampingi beberapa guru melakukan kunjungan dan pembelajaran di Museum Negeri Mataram NTB.

Wisuda

Wisuda Abdul Rasyid, S. Sy (Adik) di UIN Mataram didampingi oleh saudara, ipar, dan keponakan.

Diklat PTK

Diklat teknis substantif peningkatan kompetensi PTK oleh Badiklat Keagamaan Denpasar di Mataram NTB.

Mukhadarah(Pidato)

Para siswa MI Nurul Jannah NW Ampenan dilatih berani tampil di depan umum dengan cara mengikuti kegiatan mukhadarah (pidato), dan lain sebagainya.

Upacara Bendera

Guru dan Siswa MI Nurul Jannah NW Ampenan melakukan upacara bendera setiap hari Senin dan hari-hari besar nasional.

Shalat Zuhur Berjamaah

Guru dan Siswa MI Nurul Jannah NW Ampenan meningkatkan iman taqwa dengan cara shalat zuhur berjamaah di mushalla madrasah.

Buku Hasil Karya Individu

Musim pandemi covid-19 membawa dampak positif sehingga bisa memberikan hasil karya berupa terbitnya buku ber-ISBN.

Buku Kolaborasi

Covid-19 memberikan perintah untuk WFH sehingga bisa mengisinya dengan menerbitkan 1 buku karya kolaboratif bersama bapak kepala MIN 2 Mataram.

14 Buku Kolaborasi

Pandemi Covid-19 menjadi kenangan terindah karena bisa memberikan karya bersama bapak-ibu guru Se-Indonesia berupa 14 buku ber-ISBN.

Nara Sumber Sosialisasi 4 Pilar MPR-RI

Kegiatan sosialisasi 4 Pilar MPR-RI yang diselenggarakan oleh komunitas belajar atas prakarsa kepala SMPN 18 Mataram dan Alhamdulillah saya diamanahkan untuk menjadi nara sumber salah satu 4 Pilar tersebut.

Latihan Manasik Haji

Guru dan Siswa MI Nurul Jannah NW Ampenan mempraktikkan ilmu yang diperoleh tentang rukun Islam yang kelima dengan melakukan latihan manasik haji di kantor Embarkasi Lombok dan mudah-mudahan secepatnya bernasib menunaikan ibadah haji dan umrah ke baitullah.

Senin, 08 Maret 2021

SEDEKAH KREATIF (1)




1.    Coba lihat lemari bajumu dan perhatikan baik-baik. Ternyata bajumu banyak juga ya. Mau sedekah baju? Pilihlah baju yang sudah tidak engkau sukai dan ambil juga baju yang jarang engkau pakai. Biasanya dari semua baju yang engkau miliki hanya 20-30 persen saja yang dipakai yang lain jarang dipakai, betulkan. Sedekahkan baju yang tidak engkau sukai dan baju yang jarang engkau pakai. Sedekah bisa dilakukan dimana saja terutama di daerah bencana. Engkau juga bisa mensedekahkan baju anak-anak untuk para yatim piatu. Usahakan buy 1 give 1, setiap membeli baju baru misalnya 5 baju baru maka harus mengeluarkan 5 baju lama untuk disumbangkan.

2.    Sering makan ikan kan. Nah, engkau bisa sedekah sama si pus. Ambil Kepala ikan lalu ambil nasi hari kemarin (jika sisa ya, hehehe)  lalu campur dan aduk-aduk. Setelah itu panggil si pus, pus... pus... pus.... Si pupus pasti senang. Alhamdulillah sudah sedekah buat si pus. Ada sebuah cerita lho sedekah sama si pus itu luar biasa dampaknya. Mau ceritanya, simak baik-baik ya. AIkisah, sepasang suami-istri dikaruniai seorang anak pada tahun pertama masa pernikahannya. Tentu saja, mereka sangat gembira dengan anugerah Allah tersebut karena memiliki anak termasuk salah satu harapan besarnya. Akan tetapi, kebahagiaan mereka tidak bertahan lama. Allah SWT berkehendak menimpakan penyakit aneh kepada sang anak yang masih bayi itu. Berbagai ikhtiar pengobatan telah dilakukan kedua orang tuanya. Namun, pengobatan seakan tak berdaya untuk menyembuhkannya, keadaan sang anak semakin memburuk. Tidak hanya keadaan anaknya yang semakin memburuk, keadaan ibu-bapaknya pun menjadi buruk akibat kesedihan dan besarnya energi yang dikeluarkan untuk mengobati anak semata wayangnya itu. Perasaan buruk itu menyeruak di dalam hati karena kami merasa tak berdaya memberikan pengobatan bagi penderitaan anak kami, ujarnya.
Ketika kondisi sang anak sudah sangat mengkhawatirkan, ada seseorang yang menunjukkan kepada pasangan muda ini seorang dokter yang berpengalaman dan terkenal. Mereka pun segera mendatangi dokter tersebut. Saat tiba di tempat praktik dokter itu, demam anaknya semakin tinggi. Dokter itu pun berkata, Apabila panas anak Anda tidak turun malam ini, kemungkinan besar dia akan meninggal esok hari.

Keduanya kembali bersama sang anak dengan kegelisahan yang memuncak. Sakit menyerang tubuh sang ayah memikirkan anaknya hingga kelopak matanya tak mampu terpejam tidur malam hari. Untuk menenangkan diri, dia pun segera shalat dan memohon jalan terbaik kepada Allah. Setelah selesai shalat, dia langsung pergi dengan wajah bermuram durja meninggalkan istrinya yang menangis sedih di dekat kepala anaknya.

Ayah muda ini terus berjalan di jalanan dan tidak tahu apa yang harus diperbuat untuk anaknya. Tiba-tiba, dia teringat pada sebuah hadits Rasulullah SAW tentang sedekah yang berbunyi, Obatilah orang yang sakit di antara kalian dengan sedekah. Namun, dia bingung, siapa yang harus dia temui pada waktu malam seperti ini. Dia bisa saja mengetuk pintu seseorang dan bersedekah kepadanya, tapi apa yang akan dikatakan oleh tuan rumah kepada dia jika dia melakukan itu?.

Dalam kondisi bimbang seperti itu, tiba-tiba, ada seekor kucing kelaparan yang mengeong di kegelapan malam. Dia pun segera teringat pada pertanyaan seorang sahabat kepada Rasulullah saw, Apakah berbuat baik pada binatang kami ada pahalanya?. Rasulullah menjawab, Di dalam setiap apa yang bernyawa ada pahalanya (HR Al Bukhari dan Muslim).

Tanpa pikir panjang, dia pun segera kembali ke rumah, mengambil sepotong daging, dan memberi makan kucing itu. Dia menutup pintu belakang rumahnya. Suara pintu itu bercampur dengan suara istrinya yang bertanya, Mengapa kamu telah kembali dengan cepat? dia pun bergegas menuju ke arah istrinya dan mendapati wajah sang Istri telah berubah. Dari permukaan wajahnya, terlihat raut kegembiraan.

Wanita muda itu berkata, Sesudah engkau pergi, aku tertidur sebentar masih dalam keadaan duduk. Maka, aku melihat sebuah pemandangan yang menakjubkan. Dalam tidurku, aku melihat diriku mendekap anakku. Tiba-tiba, ada seekor burung hitam yang sangat besar dari langit yang terang hendak menyambar anak kita untuk mengambilnya dariku. Aku menjadi sangat ketakutan, dan tidak tahu apa yang harus aku perbuat? Tiba-tiba, muncul seekor kucing yang menyerang secara dahsyat burung itu, dan keduanya terlibat perkelahian sengit. Aku tidak melihat kucing itu lebih kuat daripada burung itu karena si burung badannya gemuk. Namun, akhirnya burung elang itu pun pergi menjauh. Aku terbangun mendengar suaramu ketika datang tadi. Mendengar cerita istrinya, dia hanya tersenyum. Melihat suaminya, sang Istri menatap ke arahnya dengan terheran-heran.

Keduanya lalu bergegas mendekati anaknya. Dilihatnya demam sang anak sudah mereda dan matanya sudah mulai terbuka. Esok harinya, sang anak sudah mau makan dan sehat seperti sedia kala.

CARA CEPAT MENJADI KOMPETEN DI DUNIA KERJA

 

 
Para newcomer, baik yang baru pertama kali bekerja atau yang baru di mutasi di tempat yang baru dengan pekerjaan yang baru, tulisan ini spesial ditulis untukmu. So, simak baik-baik ya. Bagi para pendatang baru di tempat kerja maka proses beradaptasi dengan bidang pekerjaan menjadi hal yang penting. Mereka harus cepat menguasai pekerjaan barunya. Jika tidak, mereka akan ketinggalan dan akan mendapatkan julukan tidak kompeten. Mungkin engkau bisa ber-alibi. Akukan baru satu bulan disini atau sering saya mendengar ini tidak sesuai bidangku. Itu beberapa kalimat pembenar saat engkau dianggap tidak kompeten dengan pekerjaanmu. Nah, sekarang bagaimana caranya agar engkau dengan cepat mampu menguasai bidang pekerjaan baru itu, begini tipsnya.

 Pertama, perhatikan mindset. Apakah engkau merasakan pekerjaan itu bukan bidangmu, bukan keahlianmu. Engkau merasa tidak memiliki pengalaman, pekerjaanmu tidak sesuai dengan background pendidikan. Jika engkau masih merasakan itu semua maka engkau tidak akan pernah ahli dalam bidang barumu. Iya betul, pikiranmu telah membelenggumu. Pikiran yang engkau yakini itu benar-benar akan menjadi kenyataan. Akhirnya sekian tahun berlalu, engkau tidak pernah menguasai bidang itu. Solusinya adalah jangan berfikir seperti itu berpikirlah ini pekerjaan baru bagi saya dan saya akan menguasainya atau engkau berfikir saya akan menjadi pakar di bidang ini, nanti akan saya buktikan. Nah, sebelum beranjak ke tips yang kedua, tips pertama ini harus selesai dulu. Percuma engkau mempelajari tips selanjutnya jika engkau masih memiliki pikiran bahwa ini bukan bidangku, aku tidak suka dengan pekerjaan baruku dan pikiran sejenis lainnya.

Kedua, perbanyak ilmu dan informasi. Tips kedua untuk menjadi kompeten dibidang pekerjaan yang baru adalah banyak belajar dan banyak menggali informasi.  Engkau bisa belajar arsip sebelumnya, browsing Internet, membaca buku, banyak bertanya atau mengajak diskusi. Saat engkau mengajak diskusi dengan orang lain maka bersikaplah seolah-olah engkau tidak tahu banyak tentang suatu hal. Galilah sebanyak-banyaknya informasi dari lawan diskusimu.  Buatlah mereka bersemangat untuk terus berbagi ilmu. Puji, hargai, hormati agar semua ilmunya tuntas engkau serap. Saat tujuanmu mencari ilmu maka usahakan jangan mendebat. Jika tidak sependapat, untuk sementara waktu simpan dulu karena tujuanmu saat ini adalah mencari ilmu bukan menjadi yang paling benar.

Ketiga, siapkan buku catatan. Ilmu kalau tidak dicatat akan hilang. Percuma bukan, engkau membaca buku, berdiskusi banyak hal hingga banyak ilmu yang berhasil engkau dapatkan tapi ilmu-ilmu itu banyak yang hilang.  Betulkan. Nah, bagaimana agar ilmu-ilmu yang sudah engkau kumpulkan tidak hilang, ya dicatat. Era sekarang engkau bisa mencatat lewat note di smartphone. Catatan itu sangat penting saat engkau harus tampil untuk beragumentasi, berdiskusi, menyampaikan ide dan saat presentasi. Catatan itu bisa kamu sampaikan. Jika catatanmu komprehensif maka engkau akan dianggap kompeten. Coba bandingkan saja saat engkau berbicara dengan bersumber dari catatan yang engkau kumpulkan dari buku dan ide orang lain dengan orang yang hanya mengandalkan lintasan pikiran. Hmm...  jauh bro. Argumentasimu akan jauh lebih mantap, jauh lebih dipertimbangkan. Dan dirimu dengan cepat akan lebih kompeten. Membuat buku catatan itu sama juga engkau mengumpulkan berbagai macam ilmu yang sangat bermanfaat dalam pekerjaanmu. Apakah cukup dengan catatan, ooohh tentu saja tidak. Kumpulan catatan itu harus disimpan dengan baik. Kumpulan itu bisa dijilid dengan rapi menjadi sebuah buku. Setiap kamu membahas sesuatu hal maka engkau tinggal melihat buku catatanmu. Langkah ini akan menjadikan dirimu kompeten. Buatlah banyak buku yang berisi catatan-catatan penting. Buku-buku yang engkau buat itu akan sangat membantumu untuk lebih cepat menjadi sosok yang  lebih kompeten di pekerjaan barumu.

Terakhir, bangun banyak jaringan. Engkau harus memperluas jaringan. Memperbanyak teman kerja. Saat engkau kesulitan mintalah bantuan kepada mereka. Sering-seringlah berdiskusi dengan mereka. Galilah banyak informasi dari mereka. Manfaatkanlah mereka disaat engkau tidak paham akan suatu hal.  engkau harus mampu memanfaatkan  jaringan untuk menjadikanmu lebih kompeten.

Zakat Raga

 Meski satu sisi merupakan musibah, penderitaan, dan hal yang tidak menyenangkan, akan tetapi di sisi lain sakit adalah sebuah nikmat dari Allah. Sebab Rasulullah ﷺ bersabda:

مَا يُصِيبُ الْمُسْلِمَ مِنْ نَصَبٍ وَلَا وَصَبٍ وَلَا هَمٍّ وَلَا حُزْنٍ وَلَا أَذًى وَلَا غَمٍّ حَتَّى الشَّوْكَةِ يُشَاكُهَا إِلَّا كَفَّرَ اللهُ بِهَا مِنْ خَطَايَاهُ

“Tidaklah seorang muslim ditimpa kepenatan, penyakit, kegundahan, kesedihan, sakit, kecemasan, atau pun hanya sekadar tertusuk duri, melainkan dengan semua itu Allah akan menghapus dosa-dosanya.” (HR. Bukhari: 5642)

Sehingga dikatakan bahwa sakit sebagai zakat bagi raga sebagaimana  sedekah sebagai penyucian bagi harta.

Minggu, 07 Maret 2021

Buku PAI dan Bahasa Arab MI

Buku PAI dan Bahasa Arab MI Kelas 1 

  1. Buku Guru Al Qur’an Hadis MI Kelas 1 Unduh DISINI
  2. Buku Guru Akidah Aklak MI Kelas 1 Unduh DISINI
  3. Buku Guru Fiqih MI Kelas 1 Unduh Disini
  4. Buku Guru Bahasa Arab Kelas 1 Unduh DISINI
  5. Buku Siswa Al Qur’an Hadis MI Kelas 1 Unduh DISINI
  6. Buku Siswa Akidah Aklak MI Kelas 1 Unduh DSINI
  7. Buku Siswa Fiqih MI Kelas 1 Unduh Disini
  8. Buku Siswa Bahasa Arab Kelas 1 Unduh DSINI
Buku PAI dan Bahasa Arab MI Kelas 2
  1. Buku Guru Al Qur’an Hadis MI Kelas 2 Unduh DISINI
  2. Buku Guru Akidah Aklak MI Kelas 2 Unduh DSINI
  3. Buku Guru Fiqih MI Kelas 2 Unduh Disini
  4. Buku Guru Bahasa Arab Kelas 2 Unduh DISINI
  5. Buku Siswa Al Qur’an Hadis MI Kelas 2 Unduh DISINI
  6. Buku Siswa Akidah Aklak MI Kelas 2 Unduh DSINI
  7. Buku Siswa Fiqih MI Kelas 2 Unduh Disini
  8. Buku Siswa Bahasa Arab Kelas 2 Unduh DSINI
Buku PAI dan Bahasa Arab MI Kelas 3
  1. Buku Guru Al Qur’an Hadis MI Kelas 3 Unduh DISINI
  2. Buku Guru Akidah Aklak MI Kelas 3 Unduh DSINI
  3. Buku Guru Fiqih MI Kelas 3 Unduh Disini
  4. Buku Guru Bahasa Arab Kelas 3 Unduh DSINI
  5. Buku Guru SKI Kelas 3 Unduh DISINI
  6. Buku Siswa Al Qur’an Hadis MI Kelas 3 Unduh DISINI
  7. Buku Siswa Akidah Aklak MI Kelas 3 Unduh DSINI
  8. Buku Siswa Fiqih MI Kelas 3 Unduh Disini
  9. Buku Siswa SKI MI Kelas 3 Unduh DSINI
  10. Buku Siswa Bahasa Arab Kelas 3 Unduh DSINI
Buku PAI dan Bahasa Arab MI Kelas 4
  1. Buku Guru Al Qur’an Hadis MI Kelas 4 Unduh DISINI
  2. Buku Guru Akidah Aklak MI Kelas 4 Unduh DSINI
  3. Buku Guru Fiqih MI Kelas 4 Unduh Disini
  4. Buku Guru SKI MI Kelas 4 Unduh DISINI
  5. Buku Guru Bahasa Arab Kelas 4 Unduh DSINI
  6. Buku Siswa Al Qur’an Hadis MI Kelas 4 Unduh DISINI
  7. Buku Siswa Akidah Aklak MI Kelas 4 Unduh DSINI
  8. Buku Siswa Fiqih MI Kelas 4 Unduh Disini
  9. Buku Siswa SKI MI Kelas 4 Unduh DISINI
  10. Buku Siswa Bahasa Arab Kelas 4 Unduh DSINI 

 Buku PAI dan Bahasa Arab MI Kelas 5

  1. Buku Guru Al Qur’an Hadis MI Kelas 5 Unduh DISINI
  2. Buku Guru Akidah Aklak MI Kelas 5 Unduh DSINI
  3. Buku Guru Fiqih MI Kelas 5 Unduh Disini
  4. Buku Guru Bahasa Arab Kelas 5 Unduh DSINI
  5. Buku Guru SKI MI Kelas 5 Unduh DISINI
  6. Buku Siswa Al Qur’an Hadis MI Kelas 5 Unduh DISINI
  7. Buku Siswa Akidah Aklak MI Kelas 5 Unduh DSINI
  8. Buku Siswa Fiqih MI Kelas 5 Unduh Disini
  9. Buku Siswa Fiqih MI Kelas 5 Unduh DISINI
  10. Buku Siswa Bahasa Arab Kelas 5 Unduh DSINI
Buku PAI dan Bahasa Arab MI Kelas 6
  1. Buku Guru Al Qur’an Hadis MI Kelas 6 Unduh DISINI
  2. Buku Guru Akidah Aklak MI Kelas 6 Unduh DSINI
  3. Buku Guru Fiqih MI Kelas 6 Unduh Disini
  4. Buku Guru SKI MI Kelas 6 Unduh Disini
  5. Buku Guru Bahasa Arab Kelas 6 Unduh DSINI
  6. Buku Siswa Al Qur’an Hadis MI Kelas 6 Unduh DISINI
  7. Buku Siswa Akidah Aklak MI Kelas 6 Unduh DSINI
  8. Buku Siswa Fiqih MI Kelas 6 Unduh Disini
  9. Buku Siswa SKI MI Kelas 6 Unduh Disini
  10. Buku Siswa Bahasa Arab Kelas 6 Unduh DSINI

WANITA LEBIH BANYAK DI NERAKA DARIPADA LAKI-LAKI

Dari Imran bin Husain radhiallahu anhu dari Nabi sallallahu’alaihi wa sallam bersabda:

اطَّلَعْتُ فِي الْجَنَّةِ فَرَأَيْتُ أَكْثَرَ أَهْلِهَا الْفُقَرَاءَ وَاطَّلَعْتُ فِي النَّارِ فَرَأَيْتُ أَكْثَرَ أَهْلِهَا النِّسَاء (رواه البخاري ومسلم(

 “Aku diperlihatkan di surga. Aku melihat kebanyakan penghuninya adalah kaum fakir. Lalu aku diperlihatkan neraka. Aku melihat kebanyakan penghuninya adalah para wanita.” (HR. Bukhari, 3241 dan Muslim, 2737)

Adapun sebabnya, Nabi sallallahu’alaihi wa sallam ditanya tentang hal itu, lalu beliau menjelaskan dalam riwayat Abdullah bin Abbas radhiallahu’anhuma, dia berkata, Rasulullah sallallahu’alaihi wa sallam bersabda,

أُرِيتُ النَّارَ فَلَمْ أَرَ مَنْظَرًا كَالْيَوْمِ قَطُّ أَفْظَعَ وَرَأَيْتُ أَكْثَرَ أَهْلِهَا النِّسَاءَ ،  قَالُوا :  بِمَ يَا رَسُولَ اللَّهِ؟ قَالَ :  بِكُفْرِهِنَّ ،  قِيلَ : يَكْفُرْنَ بِاللَّهِ ، قَالَيَكْفُرْنَ الْعَشِيرَ وَيَكْفُرْنَ الإِحْسَانَ لَوْ أَحْسَنْتَ إِلَى إِحْدَاهُنَّ الدَّهْرَ كُلَّهُ ثُمَّ رَأَتْ مِنْكَ شَيْئًا قَالَتْ مَا رَأَيْتُ مِنْكَ خَيْرًا قَطُّ  (رواه البخاري(

 “Saya diperlihatkan neraka. Saya tidak pernah melihat pemandangan seperti hari ini yang sangat mengerikan. Dan saya melihat kebanyakan penghuninya adalah para wanita. Mereka bertanya, ‘Kenapa wahai Rasulallah? Beliau bersabda, ‘Dikarenakan kekufurannya.' Lalu ada yang berkatak, 'Apakah kufur kepada Allah?' Beliau menjawab, ‘Kufur terhadap pasangannya, maksudnya adalah mengingkari kebaikannya. Jika anda berbuat baik kepada salah seorang wanita sepanjang tahun, kemudian dia melihat anda (sedikit ) kejelekan. Maka dia akan mengatakan, ‘Saya tidak melihat kebaikan sedikitpun dari anda.” (HR. Bukhari, no. 1052)

Dari Abu Said Al-Khudri radhiallahu anhu, dia berkata, Rasulullah sallallahu’alaihi wa sallam keluar waktu Ied Adha atau Ied Fitri dan melewati para wanita dan bersabda: “Wahai para wanita, keluarkanlah shadaqah karena saya diperlihatkan bahwa kebanyakan penghuni neraka adalah dari kalangan kalian. Mereka berkata, ‘Kenapa wahai Rasulullah? Beliau bersabda: “Kalian sering mengumpat, dan mengingkari pasangan. Saya tidak melihat (orang) yang kurang akal dan agama dari kalangan anda semua dibandingkan seorang laki-laki yang cerdas.' Mereka bertanya, ‘Apa kekurangan agama dan akal kami wahai Rasulullah?'  Beliau menjawab, ‘Bukankah persaksian (syahadah) seorang wanita itu separuh dari persaksian orang laki-laki.' Mereka menjawab: ‘Ya.' Beliau melanjutkan: ‘Itu adalah kekurangan akalnya. Bukankah kalau wanita itu haid tidak shalat dan tidak berpuasa.' Mereka menjawab, ‘Ya.' Beliau mengatakan, ‘Itu adalah kekurangan agamanya.” (HR. Bukhari, no. 304)

Dan dari Jabir bin Abdullah radhialalhu’anhuma berkata, Saya menyaksikan shalat Ied bersama Rasulullah sallallahu’alaihi wa sallam. Beliau memulai dengan shalat sebelum khutbah tanpa azan dan iqamah. Kemudian berdiri bersandar kepada Bilal, dan memerintahkan untuk bertakwa kepada Allah dan menganjurkan kepada ketaatan kepadaNya  dan menasehati manusia serta mengingatkannya. Kemudian beliau berjalan mendatangi para wanita, dan memberikan nasehat kepada mereka dan mengingatkannya. Beliau bersabda: ‘Besadaqahlah para wanita, karena kebanyakan dari kalian itu menjadi bara api neraka Jahanam.' Maka ada wanita bangsawan dan kedua pipinya berwarna (merah) berdiri bertanya, ‘Kenapa wahai Rasulullah?' Beliau menjawab, ‘Karena kamu semua seringkali mengadu dan mengkufuri suami.' Berkata (Jabir), ‘Maka para wanita memulai bersodaqah dan melemparkan gelang, giwang dan cincinnya ke pakaian Bilal." (HR. Muslim, no. 885)

Seyogyanya bagi para wanita mukmin yang mengetahui hadits ini berbuat seperti perbuatan mereka para wanita shahabat. Ketika mengetahui hal ini, mereka  langsung melakukan kebaikan, dimana hal itu dengan izin Alah sebagai sebab yang dapat menjauhkan mereka masuk ke dalam kelompok yang terbanyak (masuk neraka). Maka nasehat kami kepada para wanita muslimah, agar menjaga komitmen dengan syiar Islam dan kewajibannya. Terutama shalat serta menjauhi apa yang diharamkan oleh Allah Subhanahu Wa Ta’ala terutama syirik dengan segala macam bentuknya yang berbeda-beda yang tersebar ditengah-tengah para wanita seperti memohon keperluan kepada selain Allah dan mendatangi sihir, tukang ramal dan semisal itu.

 

Apakah Orang Meninggal Sadar Bahwa Dirinya Sudah Mati?

 


 

Orang yang mati awalnya tidak menyadari bahwa dirinya mati. Dia merasa dirinya sedang bermimpi mati. Dia melihat dirinya ditangisi, dimandikan, dikafani, disalati, hingga diturunkan ke dalam kubur. Dia merasa dirinya sedang bermimpi saat dirinya ditimbun tanah. Dia pun berteriak-teriak tapi tidak ada yang mendengar teriakannya.

Beberapa waktu kemudian, saat semua sudah pulang meninggalkannya sendirian di bawah tanah, Allah kembalikan ruhnya. Dia membuka mata dan terbangun dari mimpi buruknya.

Dia pun senang dan bersyukur bahwa ternyata apa yang dia alami hanyalah sebuah mimpi buruk dan kini dia sudah bangun dari tidurnya. Kemudian, ia meraba badannya yang hanya diselimuti kain sambil bertanya kaget, “Dimana baju ? Kemana celanaku ?”

Lalu, dia meraba disekelilingnya yang berupa tanah, “Dimanakah aku?” “Tempat apakah ini? Kenapa bau tanah dan lumpur?” Kemudian dia mulai menyadari bahwa dia ada di bawah tanah dan apa yang dialaminya bukanlah mimpi. Ya, dia sadar bahwa dirinya benar-benar telah mati. Kemudian, dia berteriak sekeras-kerasnya dan memanggil-manggil orang-orang terdekanya yang bisa dianggap bisa menyelamatkannya. “Ibuuuuuu !!! Ayaaaaahhhh !! Kakeeeeeeek !! Neneeeekkk !! Kakaaaaaakkk !! Sahabaaaaatttt !!!”

Tapi, tidak ada seorang pun yang menjawab. Dia yang selama ini lupa pada Allah-pun ingat bahwa Allah adalah satu-satunya harapan. Kemudian, menangislah dia sambil meminta ampun, “Ya Allah.....Ya Allaaaaahhhh... ampuni aku yaa Allaaaahhhhh.” Dia pun kembali berteriak dalam ketakutan yang luar biasa yang belum pernah dirasakan sebelumnya sepanjang hidupnya.

Jika dia orang yang baik, maka muncullah dua malaikat dengan wajah tersenyum dan mendudukkannya serta menenangkannya, menghiburnya, dan melayaninya dengan pelayanan yang terbaik. Tapi, jika dia orang yang buruk, maka dua malaikat akan menambah ketakutannya dan akan menyiksanya sesuai keburukannya.

Hanya Al Qur’an-lah yang akan menjadi penolong di Alam Kubur. Dari Sa’id Sulaim RA, Rasulullah SAW bersabda, “Tiada penolong yang lebih utama derajatnya di sisi Allah pada hari Kiamat daripada Al Qur’an. Bukan Nabi, bukan Malaikat dan bukan pula lainnya.” Kemudian, Al-Bazzar meriwayatkan dalam kitab La’aali Masnunah bahwa jika seseorang mati atau meninggal dunia, ketika orang-orang sibuk dengan kain kafan dan persiapan pengebumian di rumahnya, tiba-tiba seseorang yang sangat tampan berdiri di kepala mayat. Ketika kain kafan mulai dipakaikan, dia berada di antara dada dan kain kafan.

Setelah dikuburkan dan orang-orang mulai meninggalkannya, datanglah dua malaikat. Yaitu Malaikat Munkar dan Nakir yang berusaha memisahkan orang tampan itu dari mayat agar memudahkan tanya jawab. Tetapi, si tampan itu berkata, “Dia adalah sahabat karibku. Dalam keadaan bagaimanapun aku tidak akan meninggalkannya. Jika kalian ditugaskan untuk bertanya kepadanya, lakukanlah pekerjaan kalian. Aku tidak akan berpisah dari orang ini sehingga ia dimasukkan ke dalam surga.”

Lalu ia berpaling kepada sahabatnya dan berkata, “Aku adalah Al Qur’an yang terkadang kamu baca dengan suara keras dan terkadang dengan suara perlahan.” “Jangan khawatir, setelah menghadapi pertanyaan Munkar dan Nakir ini, engkau tidak akan mengalami kesulitan.”

Setelah para Malaikat itu selesai memberi pertanyaannya, ia menghamparkan tempat tidur dan permadani sutera yang penuh dengan kasturi dari Mala’il A’la”.

 

RENUNGAN PAGI : "Kenapa Alloh SWT Memilih Masjidil Aqsa Jadi Persinggahan Rasulullah dalam Isra Miraj"




Rajab menyimpan banyak peristiwa penting yang berhubungan langsung dengan keimanan. Salah satu peristiwa itu, dan nilainya sangat penting bagi umat Islam, adalah Isra Miraj.

Isra Miraj merupakan peristiwa menakjubkan yang hanya bisa terjadi karena kuasa dan kehendak Allah SWT. Peristiwa ini berlangsung pada malam selepas Isya.

Agar tak muncul keraguan maka poin mendasar yang mesti ditekankan ialah para ulama, sebagaimana dinukilkan Ibn Katsir dalam Tafsir al-Quran al-Azhim, sepakat atas kebenaran Isra Mi’raj. Perjalanan dari Masjidil Haram ke Masjid al-Aqsha dan dari bumi ke Sidratul Muntaha, itu terjadi riil melibatkan ruh sekaligus fisik Nabi Muhammad SAW. Penegasan ini tertuang di ayat pertama surah al-Isra’.

“Mahasuci Allah yang telah memperjalankan hamba-Nya pada suatu malam dari  Masjidil Haram ke Masjid al-Aqsha yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian dari tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia adalah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.”


Abu Al Qasim Isma'il bin Muhammad At Taimi dalam kitab Al Hujjah fi Bayan Al Mahajjah wa Syarh Aqidah Ahli As Sunnah menjelaskan Rasulullah dijemput Jibril dan Mikail usai Isya. Kemudian, Rasulullah melesat menuju Masjidil Aqsa dengan Buraq.

Rute Buraq yang membawa Rasulullah adalah dari Masjidil Haram menuju Masjidil Aqsa untuk singgah. Kemudian, Rasulullah melanjutkan perjalanan menuju Sidratul Muntaha.

Masjidil Haram yang dimaksud dalam Alquran dan sejumlah dalil mengenai Isra Miraj yaitu Kabah di Mekah yang menjadi kiblat kedua umat Islam. Sedangkan Masjidil Aqsa berada di negeri yang sekarang dinamai Palestina, sebagai kiblat pertama umat Islam.

Syeikh An Nawawi Al Bantani dalam kitab Marah Labid, menjelaskan dipilihnya Masjidil Aqsa sebagai tempat singgah karena beberapa alasan. Di antaranya agar Buraq dapat terbang ke langit secara lurus.

Syeikh An Nawawi menyebut satu riwayat menyatakan Masjidil Aqsa berada pada posisi tegak lurus dengan pintu langit. Selain itu, Masjidil Aqsa menjadi tempat para Nabi Bani Israil dalam berdakwah seperti Nabi Musa, Nabi Isa, dan nabi-nabi lainnya.

Wallohu A'lam

RENUNGAN SORE : “3 Dimensi Alam yang dilalui Rasululloh Saat Isra Miraj”




Terjadinya Isra dan Mikraj Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam adalah peristiwa yang tidak asing lagi bagi ummat islam. Isra dan Mikraj Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam juga peristiwa yang merupakan sebuah sejarah yang fenomenal terjadi di kalangan umat Islam.  perjalanan yang ditempuh hanya dengan sepertiga malam tidak akan diterima oleh pemikiran akal dikarenakan jarak perjalanan masjidil harom ke masjidil Aqso  itu biasanya ditempuh dalam jarak 2 bulan jika berjalan kakidan kalau mengendarai unta selama 30 hari. sungguh fenomena yang luar biasa di mana sosok pemimpin Islam diperjalankan oleh Allah subhanahu wa ta'ala dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa.  Perlu kita ketahui saking luar biasanya peristiwa Isra Mi'raj Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam mampu langsung menembus  tiga alam.  

Alam mana saja yang ditembus oleh Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam?
Pertama,  ada yang disebut alam nasut,  alam nasut ini adalah alam kemanusiaan di mana sekarang kita hidup ini atau alam fisik (alam jabarut) yang kecepatan, jarak dan energi yang digunakan masih dalam batas alam fizika, yaitu kecepatan gerak mulai dari nol sampai dengan kecepatan maksimum alam fisika, yaitu kecepatan Cahaya (= C). Hal ini terbukti bahwa Rasulullah SAW dikisahkan secara fisik masih berjumpa dan membantu satu kabilah Arab dari suku Quraisy yang sedang melakukan perjalanan antara Baitul Muqdis ke Makkah.Iini tahapan pertama  peristiwa Isra Mi'raj di sebut alam nasut? ya itu dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa.
 
Kedua ada yang dinamakan alam malakut. Apa yang disebut alam malakut? yaitu alamnya para malaikat manusia sudah tidak bisa menembus alam malaikat.
Dari mana peristiwa Isra Mi'raj bagian alam malakut? yaitu dari Masjidil Aqsa ke langit ke-7.
Alam Malakut sudah masuk wilayah alam gaib mutlak. Alam ini dihuni oleh para makhluk spiritual seperti para jin, malaikat, termasuk iblis. Alam ini tidak bisa diakses dengan panca indera atau kekuatan-kekuatan fisik manusia. Alam ini hanya bisa diakses oleh manusia jika mereka mampu menggunakan potensi lahut atau malakut yang dimilikinya. Cara mengaksesnya ialah dengan jalan mukasyafah, yaitu penyingkapan hijab-hijab yang selama ini menyelimuti diri manusia karena faktor dosa dan pencemaran yang terjadi di dalam diri manusia, sehingga menyelubungi rohani atau kalbu manusia Tentu hal ini bisa dicapai manakala manusia melakukan upaya-upaya spiritual secara intensif (mujahadah).
Alam malakut ini memiliki keistimewaan di banding alam-alam yang ada di bawahnya, karena alam ini sudah lebih dekat dengan pusat wilayah sakral (wilayah al-Qudsiyyah)

Ketiga ada yang disebut alam lahut. apa alam lahut? yaitu alam ketuhanan. bukan berarti Allah mempunyai tempat tapi malaikat dan manusia sudah tidak bisa menembus pada alam LaHut.  
Dari mana peristiwa alam lahut terjadi? yaitu dari langit ke tujuh ke sidratul muntaha. (alam Ilahiyyah). Dalam tahap ini manusia tidak diberi kemampuan lagi untuk melakukan perbandingan dengan fikiran dan bentuk-bentuk lainnya; terbukti dengan :
Bahwa Rasulullah tidak menceritakan apa-apa lagi tentang alam ini, beliau digerakkan dengan ketangkasan dan energi/tenaga yang tak terhingga besarnya.
 Coba kita pikirkan bagaimana akal bisa menerima peristiwa yang sangat luar biasa? yang tidak bisa dilakukan oleh hamba yang biasa, tidak bisa dilakukan oleh hamba yang durhaka, hanya hamba yang terpilih dan menjadi pilihan yang bisa melakukannya.
 
Subhanalloh luar biasa kejadian Isra Mi'raj ini.
 Maka mari sejenak Kita Renungkan hanyalah keimanan yang bisa menerima kejadian Isra dan Mi'raj ini. bahkan setelah peristiwa ini Rasulullah memberitahukan kepada orang-orang Mekkah mereka tidak mempercayainya kecuali yang pertama kali percaya yaitu Abu Bakar. makanya beliau diberikan gelar yang bernama As Siddiq artinya orang yang membenarkan.

Sekarang apa yang harus kita  realisasi dan apa yang harus kita perbaiki lewat peringatan Isra Mikraj ini Mari Kita gali Mari kita  introspeksi diri sejauh mana kita bisa merealisasi hikmah dibalik Isra Mikraj ini yang paling utama adalah untuk menambah kualitas keimanan kita kepada Alloh SWT.

Wallohu’alam

RENUNGAN SORE : “Hal-Hal Yang Membikin Nabi Adam Iri dengan Umat Nabi Muhammad SAW”



Umat Nabi Muhammad diberikan banyak keistimewaan oleh Allah SWT dibandingkan umat-umat lainnya.

Derajat keistimewaan umat Nabi Muhammad SAW ini tidak lain merupakan pancaran kemuliaan nur Rasulullah SAW yang melebihi nabi-nabi dan rasul-rasul terdahulu.

mengutip sebuah hadits  yang menyatakan  bahwa ada lima keistimewaan Nabi Muhammad SAW yang Allah berikan kepadanya tidak diberikan kepada  nabi sebelumnya, sebagaimana sabdanya:

“Aku diberi lima yang tidak diberikan kepada seorang pun sebelum aku:
1.    Aku ditolong dengan rasa takut (di hati musuhku) selama satu bulan.
2.    Bumi dijadikan sebagai tempat shalat dan suci bagiku. Siapa saja dari umatku yang sampai waktu shalat padanya, maka hendaklah ia melaksanakan shalat.
3.    Dihalalkan harta rampasan perang bagiku, tidak dihalalkan bagi seorang pun sebelumku.
4.    Aku diberi syafaat.
5.    Seorang nabi diutus untuk kaumnya saja, aku diutus untuk seluruh manusia”.
(Hadits Riwayat Imam al-Bukhari dan Muslim).

Maka bersyukurlah menjadi ummat Nab Muhammad SAW  Karena keistimewaan di sisi Allah SWT banyak nabi dan rasul mengidolakan umat seperti umat Rasulullah SAW atau Nabi Muhammad SAW , bahkan sampai ada salah satu nabi yang merasa iri dengan keistimewaan yang diberikan oleh umat Rasulullah SAW. Nabi itu adalah Nabi Adam AS.

Seperti yang pernah dijelaskan oleh Imam Nawawi Al-Bantani dalam kitabnya Nashohihul Ibad. Ada 4 hal yang membuat Nabi Adam AS iri dengan umat Nabi Muhammad SAW.
Dikisahkan bahwa Nabi Adam AS berkata:
“Sesungguhnya Allah SWT memberikan empat kemuliaan kepada umat Nabi Muhammad SAW, yang mana dia tidak memberikannya kepadaku.”

Berikut 4 hal yang membuat Nabi Adam Iri kepada Umat Nabi Muhammad SAW, diantaranya:
1. Bisa bertaubat di mana saja
Nabi Adam AS berkata:
“Taubatku hanya diterima ketika di kota Makkah, sedangkan umat Nabi Muhammad SAW bertaubat dimanapun tempatnya lalu Allah SWT menerima taubat mereka.”
Setelah Nabi Adam AS dan Hawa bermaksiat dengan memakan buah khuldi di surga.
Allah SWT telah menghukum dan memenjarakan keduanya ke dalam dunia, namun keduanya tiada henti menangis, menyesal, dan memohon ampunan kepada Allah SWT.
Barulah ketika keduanya berada di kota Mekkah, Allah SWT mengampuni dosa Nabi Adam AS dan Hawa. Hal tersebut sangat berbeda dengan umat Rasulullah SAW.
Allah SWT menjadikan dimana pun tempatnya dan kapanpun waktunya untuk bertaubat dari dosa-dosa seberapa dosa seorang hamba, jika dia mau bertaubat dan menyesali kesalahannya, maka rahmat dan ampunan dari Allah SWT lebih luas daripada murka-Nya, sehingga taubatnya pasti akan diterima.

2. Diberikan pakaian oleh Allah SWT meski bermaksiat
Nabi Adam AS berkata:
“Sesungguhnya aku mengenakan pakaian ketika aku bermaksiat. Maka Allah SWT menjadikanku telanjang, sedangkan umat Nabi Muhammad SAW bermaksiat dalam keadaan telanjang, namun Dia memberikan pakaikan kepada mereka.”
Setelah Nabi Adam AS dan Hawa bermaksiat kepada Allah SWT dengan memakan buah khuldi. Allah SWT pun melepas semua pakaian mewah yang indah dari surga.
Bahkan dalam salah satu riwayat, dahulu kulit Nabi Adam AS berbentuk seperti kuku, ketika ia bermaksiat bentuk kuku itu hanya tersisa di ujung tangan dan kakinya.
Sedangkan umat Nabi Muhammad SAW yang senantiasa bermaksiat dengan melakukan perbuatan zina dan sebagainya, namun Allah SWT tetap memberikan mereka pakaian di dunia, bahkan mampu membeli dan mengenakan pakaian baru yang lebih bagus.

3. Meski bermaksiat Allah SWT tidak memisahkan mereka dengan istrinya
“Ketika aku bermaksiat, maka Allah SWT memisahkan antara aku dan istriku, sedangkan umat Nabi Muhammad SAW bermaksiat kepada Allah SWT dan Dia tidak memisahkan antara mereka dan istri-istri mereka.”
Dikisahkan ketika Nabi Adam AS dan Hawa diusir dari surga setelah melakukan perbuatan maksiat, keduanya pun dipisahkan antara pojok bumi dengan pojok bumi lainnya.
Namun, umat Nabi Muhammad SAW tetap mampu berkumpul bersama istri, anak-anak dan keluarga setelah melakukan dosa besar.

4. Dimasukkan surga tatkala bertaubat
“Sesungguhnya aku telah bermaksiat di dalam surga lalu Allah SWT mengusirku dari surga. Sdangkan umat Nabi Muhammad SAW bermaksiat kepada Allah SWT di luar surga lalu Dia memasukkan mereka ke dalam surga tatkala mereka bertaubat.”
Jika dahulu, Nabi Adam dan Hawa diusir dari surga dan diturunkan ke dunia setelah bermaksiat.
Namun hal tersebut berbeda dengan yang umat Nabi Muhammad SAW, seberapa besar dan berat dosa seorang hamba di dunia,jika ia mau bertobat dengan sungguh-sungguh. Maka, Allah SWT akan membalasnya dengan surga.

Itulah keempat hal yang membuat Nabi Adam AS iri dengan umat Nabi Muhammad SAW, hendaknya hal tersebut dapat diambil pelajaran bahwa begitu mulainya umat Nabi Muhammad SAW. Semoga pembahasan ini bermanfaat serta dapat menambah wawasan bagi kamu

Wallohu’alam

Teka Teki Sulit dan Jawabannya Bikin Mikir

 

1. Kenapa pohon kelapa di depan rumah harus ditebang?

Jawaban: Soalnya kalau dicabut berat.

2. Mana yang lebih berat, kapas 100 kg atau besi 100 kg?

Jawaban: Sama aja, sama-sama 100 kg.

3. Lemari yang bisa masuk kantong apa hayo?

Jawaban: Lema ribu.

4. Bila gajah jadi ayam, lalu singa jadi ayam, dan kambing jadi ayam, maka ayam jadi apa?

Jawaban: Ayam jadi banyak dong.

5. Jika dibutuhkan waktu 10 menit untuk merebus 1 butir telur, berapa waktu yang diperlukan untuk merebus 5 butir telur?

Jawaban: Tetap 10 menit. Tinggal rebus saja secara bersama-sama.

6. Di dunia ini banyak benda yang berukuran besar dan tidak normal dibandingkan barang sejenisnya, termasuk makanan yang satu ini. Ada sebuah tahu yang berukuran paling besar. Tahu apakah itu?

Jawaban: Tahu isi… SUMEDANG

7. Apakah huruf keempat dalam abjad?

Jawaban: Huruf a

8. Apa judul lagu pembunuhan yang sadis?

Jawaban: Potong bebek angsa!

9. Kalau sedang sendiri, kakinya ada empat, kalau berdua, kakinya jadi ada delapan. Siapakah aku?

Jawaban: Kursi

10. Semakin banyak kamu mengambil, semakin banyak yang tersisa. Apakah itu?

Jawaban: Sidik jari

11. Bila gajah jadi ayam, lalu singa jadi ayam, dan kambing jadi ayam, maka ayam jadi apa?

Jawaban: Ayam jadi banyak dong

12. Bisakah kamu menjatuhkan telur di lantai beton tanpa memecahkannya?

Jawaban: Bisa, karena susah memecahkan lantai beton dengan telur

13. Aku selalu ada di atas presiden dan menteri, tapi aku tidak punya jabatan apapun dalam pemerintahan. Siapakah aku?

Jawaban: Peci

14. Apa nama sebuah benda yang kalau ditutup berubah jadi tongkat, tapi ketika dibuka malah jadi tenda?

Jawaban: Payung

15. Seorang pria terjebak di dalam gua, ia kebingungan karena gua tersebut gelap. Di tangannya ada lilin dan obor. Apa yang harus ia nyalakan terlebih dahulu?

Jawaban: Korek api

16. Kunci apa yang bisa bikin orang joget?

Jawaban: Kunci-kunci hota hee

17. Usaha dan gaya dalam fisika dapat ditemui dalam kehidupan sehari-hari. Mengangkat benda berat adalah salah satu contoh usaha. Namun, ada sebuah kotak yang bagaimanapun caranya, tidak akan bisa diangkat. Kotak apakah itu?

Jawaban: Kotak penalti

18. Tahu kamu malam apa yang sangat mengerikan dan menakutkan?

Jawaban: Maklam-pir

19. Tamunya sudah masuk, tapi yang punya malah keluar. Apakah itu?

Jawaban: Tukang becak lagi narik penumpang

20. Aku dibeli untuk makanan. Tapi aku pernah dimakan. Apakah aku?

Jawaban: Piring

21. Setan apa yang paling romantis?

Jawaban: Setangkai bunga mawar kupersembahankan untukmu.

22. Cecak apa yang bisa bikin mati?

Jawaban: Cecak nafas kalo ngeliat senyum manismu.

23. Apa yang menyebabkan bintang jumlahnya berkurang dan tak indah lagi?

Jawaban: Karena bintang terindah ada di matamu.

24. Kamu dapet salam dari yadi, siapa itu?

Jawaban: Yadiriku maksudnya.

25. Kamu tahu gak, bau apa yang paling so sweet?

Jawaban: Bau amis, ‘amis you so much'

26. Gajah apa yang punya belalai pendek?

Jawaban: Gajah yang pesek.

27. Hewan apa yang selalu terlambat masuk sekolah?

Jawaban: Kaki seribu karena kelamaan pakai sepatu.

28. Apa perbedaan matahari dan bulan?

Jawaban: Di matahari banyak diskon, di bulan nggak ada diskon.

29. Kebo apa yg bikin kita lelah?

Jawaban: Kebogor jalan kaki.

30. Mengapa burung terbang ke selatan saat musim dingin?

Jawaban: Karena jika harus berjalan terlalu jauh

CARA CEPAT MENJADI KOMPETEN DI DUNIA KERJA



 
Para newcomer, baik yang baru pertama kali bekerja atau yang baru di mutasi di tempat yang baru dengan pekerjaan yang baru, tulisan ini spesial ditulis untukmu. So, simak baik-baik ya. Bagi para pendatang baru di tempat kerja maka proses beradaptasi dengan bidang pekerjaan menjadi hal yang penting. Mereka harus cepat menguasai pekerjaan barunya. Jika tidak, mereka akan ketinggalan dan akan mendapatkan julukan tidak kompeten. Mungkin engkau bisa ber-alibi. Akukan baru satu bulan disini atau sering saya mendengar ini tidak sesuai bidangku. Itu beberapa kalimat pembenar saat engkau dianggap tidak kompeten dengan pekerjaanmu. Nah, sekarang bagaimana caranya agar engkau dengan cepat mampu menguasai bidang pekerjaan baru itu, begini tipsnya.

 Pertama, perhatikan mindset. Apakah engkau merasakan pekerjaan itu bukan bidangmu, bukan keahlianmu. Engkau merasa tidak memiliki pengalaman, pekerjaanmu tidak sesuai dengan background pendidikan. Jika engkau masih merasakan itu semua maka engkau tidak akan pernah ahli dalam bidang barumu. Iya betul, pikiranmu telah membelenggumu. Pikiran yang engkau yakini itu benar-benar akan menjadi kenyataan. Akhirnya sekian tahun berlalu, engkau tidak pernah menguasai bidang itu. Solusinya adalah jangan berfikir seperti itu berpikirlah ini pekerjaan baru bagi saya dan saya akan menguasainya atau engkau berfikir saya akan menjadi pakar di bidang ini, nanti akan saya buktikan. Nah, sebelum beranjak ke tips yang kedua, tips pertama ini harus selesai dulu. Percuma engkau mempelajari tips selanjutnya jika engkau masih memiliki pikiran bahwa ini bukan bidangku, aku tidak suka dengan pekerjaan baruku dan pikiran sejenis lainnya.

Kedua, perbanyak ilmu dan informasi. Tips kedua untuk menjadi kompeten dibidang pekerjaan yang baru adalah banyak belajar dan banyak menggali informasi.  Engkau bisa belajar arsip sebelumnya, browsing Internet, membaca buku, banyak bertanya atau mengajak diskusi. Saat engkau mengajak diskusi dengan orang lain maka bersikaplah seolah-olah engkau tidak tahu banyak tentang suatu hal. Galilah sebanyak-banyaknya informasi dari lawan diskusimu.  Buatlah mereka bersemangat untuk terus berbagi ilmu. Puji, hargai, hormati agar semua ilmunya tuntas engkau serap. Saat tujuanmu mencari ilmu maka usahakan jangan mendebat. Jika tidak sependapat, untuk sementara waktu simpan dulu karena tujuanmu saat ini adalah mencari ilmu bukan menjadi yang paling benar.

Ketiga, siapkan buku catatan. Ilmu kalau tidak dicatat akan hilang. Percuma bukan, engkau membaca buku, berdiskusi banyak hal hingga banyak ilmu yang berhasil engkau dapatkan tapi ilmu-ilmu itu banyak yang hilang.  Betulkan. Nah, bagaimana agar ilmu-ilmu yang sudah engkau kumpulkan tidak hilang, ya dicatat. Era sekarang engkau bisa mencatat lewat note di smartphone. Catatan itu sangat penting saat engkau harus tampil untuk beragumentasi, berdiskusi, menyampaikan ide dan saat presentasi. Catatan itu bisa kamu sampaikan. Jika catatanmu komprehensif maka engkau akan dianggap kompeten. Coba bandingkan saja saat engkau berbicara dengan bersumber dari catatan yang engkau kumpulkan dari buku dan ide orang lain dengan orang yang hanya mengandalkan lintasan pikiran. Hmm...  jauh bro. Argumentasimu akan jauh lebih mantap, jauh lebih dipertimbangkan. Dan dirimu dengan cepat akan lebih kompeten. Membuat buku catatan itu sama juga engkau mengumpulkan berbagai macam ilmu yang sangat bermanfaat dalam pekerjaanmu. Apakah cukup dengan catatan, ooohh tentu saja tidak. Kumpulan catatan itu harus disimpan dengan baik. Kumpulan itu bisa dijilid dengan rapi menjadi sebuah buku. Setiap kamu membahas sesuatu hal maka engkau tinggal melihat buku catatanmu. Langkah ini akan menjadikan dirimu kompeten. Buatlah banyak buku yang berisi catatan-catatan penting. Buku-buku yang engkau buat itu akan sangat membantumu untuk lebih cepat menjadi sosok yang  lebih kompeten di pekerjaan barumu.

Terakhir, bangun banyak jaringan. Engkau harus memperluas jaringan. Memperbanyak teman kerja. Saat engkau kesulitan mintalah bantuan kepada mereka. Sering-seringlah berdiskusi dengan mereka. Galilah banyak informasi dari mereka. Manfaatkanlah mereka disaat engkau tidak paham akan suatu hal.  engkau harus mampu memanfaatkan  jaringan untuk menjadikanmu lebih kompeten.

KEPUTUSAN ALLAH ITU BAIK, TAPI...



 
Sering kali kita latah mengatakan bahwa, apapun yang terjadi pada dirimu, itu adalah pilihan yang terbaik yang Allah berikan. Namun, engkau tahu bahwa tidak semua yang terjadi pada kehidupan manusia itu adalah sesuatu yang baik. Ingat dengan Qorun, diberi banyak kelebihan harta namun itu bukan pilihan terbaik bahkan sebaliknya. Ingat dengan Firaun, diberi kelebihan kekuasaan tapi ternyata itu bukan pilihan yang terbaik bahkan sebaliknya.  Masih banyak cerita-cerita yang lain. Bahwa kondisi seseorang itu belum tentu pilihan yang terbaik. Kenapa demikian karena pilihan terbaik dari Allah itu ada syaratnya, jika syarat itu tidak dipenuhi maka itu belum tentu pilihan terbaik, besar kemungkinan sebaliknya.

Coba perhatikan orang-orang di sekitarmu, ada yang tidak pernah sholat tapi selalu sehat dan umurnya panjang. Ada yang tidak pernah sedekah dan infaq tapi kekayaannya bertambah banyak. Itulah yang namanya istidraj. Adakalanya orang yang melakukan keburukan, tidak mau melakukan hal yang baik malah diberi kekayaan, kesehatan, panjang umur, dikaruniai anak banyak dan kenikmatan lainnya. Itulah istidraj. Dilenakan dengan berbagai kenikmatan tapi sebenarnya ditenggelamkan lebih dalam ke jurang kenistaan. Namun ada juga orang yang tidak punya apa-apa  tapi sering melakukan kesyirikan juga tidak tepat kita katakan bersabarlah atas cobaan kemiskinan, itu adalah keputusan Allah yang terbaik. Seorang yang miskin dan sakit-sakitan, tertimpa musibah belum tentu pilihan terbaik dari Allah jika masih tidak taat atas segala perintah dan larangan-Nya. Seseorang yang diam, tidak berusaha untuk berubah, tidak berusaha bekerja tidak pantas juga dikatakan bersabarlah itu keputusan Allah yang terbaik.

Keputusan Allah yang terbaik atas dirimu itu ada syaratnya.  penjagaan Allah atas dirimu itu ada syaratnya. Engkau harus senantiasa berada pada trackNya. Harus senantiasa berusaha untuk menjalankan apa yang diperintahkanNya dan menjauhi segala yang Ia larang. Jika tidak belum tentu itu keputusan yang terbaik. Bisa jadi sebaliknya. Bisa jadi itu istidraj.

“Bila kamu melihat Allah memberi pada hamba dari (perkara) dunia yang diinginkannya, padahal dia terus berada dalam kemaksiatan kepada-Nya, maka (ketahuilah) bahwa hal itu adalah istidraj (jebakan berupa nikmat yang disegerakan) dari Allah.” (HR. Ahmad 4: 145. Syaikh Syu'aib Al Arnauth mengatakan bahwa hadits ini hasan dilihat dari jalur lain).

Maka tatkala mereka melupakan peringatan yang telah diberikan kepada mereka, Kamipun membukakan semua pintu-pintu kesenangan untuk mereka; sehingga apabila mereka bergembira dengan apa yang telah diberikan kepada mereka, Kami siksa mereka dengan sekonyong-konyong, maka ketika itu mereka terdiam berputus asa.” (QS. Al An'am: 44).

NILAI DIRI



Engkau tahu, di penghujung tahun 2017 dunia dikejutkan dengan terjualnya lukisan Salvator Mundi karya Leonardo Da Vinci di balai lelang Christie's New York sebesar US$450 juta atau setara Rp6,1 triliun. Saya ulangi angkanya ya sebesar 6,1 triliyun rupiah. Coba bayangkan nilai sebesar itu jika dibelikan es dawet atau kerupuk, Wow kotamu jadi lautan es dawet. Padahal banyak lukisan yang lebih indah dari lukisan itu. Lalu faktor apa yang membuat lukisan itu mahal salah satunya faktor pelukisnya yaitu Leonardo da Vinci yang menjadi sosok orang yang bernilai di mata orang atas karya-karyanya.

Begitu juga dengan seseorang, ia dapat memiliki nilai yang tinggi atau rendah. Jika dilihat dari sudut pandang manusia, yang secara sederhana nilai diiukur dari seberapa besar rasa hormat manusia terhadap seseorang. Coba lihat orang yang kaya memiliki nilai yang lebih tinggi daripada orang miskin. Orang yang memiliki jabatan yang tinggi akan lebih bernilai daripada orang yang tidak memiliki jabatan. Orang yang memiliki keterampilan tertentu misalnya pemain sepakbola seperti Lionel Messi, penyanyi yang dijuluki raja pop Michael Jackson, aktor pemain film ternama seperti Jacky Chan, mereka memiliki nilai lebih. Lalu seorang yang memiliki keluasan ilmu lebih bernilai daripada mereka yang tidak memiliki misalnya seorang professor, pakar, Ustadz ahli tafsir, hadist atau fikih. Orang yang mampu menjadikan dirinya bermanfaat bagi orang lain juga memiliki nilai yang lebih tinggi. Seorang pemimpin juga memiliki nilai yang lebih tinggi daripada pengikut. Itulah contoh orang yang bernilai dari sudut pandang manusia. Nah, sekarang jika engkau ingin menjadi orang yang bernilai di mata manusia maka carilah sesuatu yang ada pada dirimu yang membuatmu lebih dihargai oleh orang lain.

Namun, dihadapan Allah, semua manusia itu sama. Apakah mereka orang yang kaya atau miskin, berpendidikan atau tidak, pemimpin atau bukan, semua sama yang membedakan adalah ketakwaannya dan kepatuhan atas segala apa yang diperintahkan-Nya dan menjauhi apa yang dilarang-Nya serta senantiasa menjadi orang yang bermanfaat bagi orang lain. Maka, jadilah orang yang bernilai dihadapan manusia dan jadilah orang yang diridhoi Allah,  bukan sebaliknya. Sekali lagi, bukan sebaliknya saat orang menghormatimu, menghargaimu, menyanjungmu namun hal tersebut malah menjadikanmu sosok yang sangat dibenci-Nya atau dimurkai-Nya. Jadilah orang yang bernilai di mata orang lain dan di hadapan Tuhan.

PROAKTIF - REAKTIF - INAKTIF




Dalam kehidupan ini, manusia dapat dikelompokkan dalam tiga kelompok berdasarkan tingkat respon terhadap kehidupan. Tiga kelompok tersebut adalah proaktif, reaktif, dan inaktif. Berikut ini saya akan menguraikan ciri-ciri ketiga kelompok manusia tersebut.

Pertama, ciri-ciri orang yang proaktif. Seseorang yang proaktif itu ciri yang paling utama adalah senantiasa berpikir dan berbicara masa depan serta memiliki tekad kuat untuk terus maju dan berkembang dalam menunaikan apa yang menjadi mimpinya. Mereka juga serius dalam memperluas wawasan dan tak henti-hentinya memperbaiki diri. Semua kehidupannya sesuai dengan perencanaan. Bagi seorang yang proaktif, orang lain bukan penghalang kesuksesan. Mereka fokus pada diri mereka sendiri bukan orang lain. Mereka tidak menghiraukan kesuksesan orang lain. Mereka tidak minder dan inferior terhadap kesuksesan orang lain. Bahkan kesuksesan orang lain menjadi cambuk untuk terus memotivasi diri dalam meraih kesuksesan. Semangat kompetisinya bangkit untuk mengalahkan orang lain. Namun kompetisi ini adalah kompetesi yang positif. Orang lain tidak akan pernah mampu mengkerdilkannya. Orang lain tidak akan pernah mampu memadamkan semangatnya. Bagaimanapun kondisinya ia terus bergerak dan terus berlari semata-mata untuk mengejar mimpi-mimpinya. Seorang yang proaktif adalah seorang yang memiliki inisiatif. Mereka bukan tipe orang yang digetok baru jalan. Mereka kaya akan ide/gagasan dan berinisiatif meraihnya. Pembakar semangat yang paling utama bagi proaktif adalah mimpinya. Mereka tidak perlu diawasi. Semangat dan motivasinya konstan akibat dari keinginan yang kuat untuk mengejar mimpinya. Ciri selanjutya seorang yang proaktif itu tidak suka menyalahkan orang lain. Dia bukanlah tipe yang senantiasa mengkambinghitamkan orang lain atas kegagalan yang dia alami. Seseorang yang proaktif adalah orang yang memiliki ketertarikan terhadap hal-hal yang baru. Setiap ada hal yang baru mereka selalu menatapnya dengan antusias. Mereka menyukai tantangan dan pengalaman baru. Ciri yang terakhir, seorang yang proaktif itu senantiasa fokus pada hal-hal positif. Nah, jika ciri-ciri di atas sesuai dengan dirimu maka engkau termasuk orang yang proaktif.

Sekarang apa saja ciri seseorang yang reaktif? Ciri yang pertama adalah merasa dirinya lebih hebat daripada orang lain. Mereka mengimajinasikan dirinya sosok yang sempurna. Sikap dan kata-katanya terkesan meremehkan orang lain. Mereka itu memiliki mimpi dan harapan yang tinggi tapi tanpa perencanaan. Mereka tidak tahu bagaimana caranya menggapai mimpi itu. Dalam berinteraksi dengan orang lain, seseorang yang reaktif suka sekali menyalahkan orang lain dan suka mengkambinghitamkan orang lain. Mereka suka mencela, mengkritik tapi juga tidak berbuat apa-apa. Pekerjaannya hanya mencela dan mengkritik. Mereka itu NATO (No Action Talk Only). Mereka suka orang lain mendapatkan kesusahan. Mereka senantiasa kuatir dan cenderung menghasilkan pikiran-pikiran negatif. Dalam menghadapi sesuatu seringkali sangat reaksioner dan bertindak tanpa perencanaan serta tidak berpikir resiko apa yang akan terjadi. Tipe ini biasanya bekerja semrawut dan tanpa memiliki prioritas. Nah, apakah ciri-ciri itu ada pada dirimu? Saya harap tidak ada, jika ada perbaikilah.

Terakhir adalah ciri-ciri seorang inaktif. Seorang yang inaktif biasanya menyerahkan perjalanan hidupnya pada nasib. Mereka berprinsip bahwa hidup itu seperti air mengalir. Mereka menjalani hidup dengan santai dan berharap akan datangnya nasib baik. Mereka hanya pasrah pada nasib seolah-olah apa yang terjadi pada hidupnya sudah menjadi takdirnya. Mereka terkadang protes dengan kehidupannya bahkan cenderung menyalahkan nasibnya. Namun hanya sebatas itu tidak ada aksi untuk mengubahnya. Seorang yang bertipe inaktif hidupnya kurang bergairah dan merasa takdirnya memang seperti itu. Mereka takut untuk hanya berpikir sukses. Dalam pikirannya tidak ada kata sukses karena mereka memang takut hanya berpikir seperti itu. Mereka terus dihantui perasaan tidak mungkin, berkaca siapa dirimu, kamu itu anak miskin dan lain sebagainya. Pikiran negatif, kolot, dan melemahkan terus mereka produksi sepanjang waktu. Ciri terakhir orang inaktif adalah takut dengan tantangan. Demikian ketiga tipe manusia beserta ciri-cirinya. Saya berharap engkau adalah seorang proaktif bukan seorang reaktif maupun inaktif.