Senin, 30 November 2020

SHOLATLAH SEBELUM DISHOLATI BAG. 59

(Sunnah Qouliyah Dalam Sholat-8)

Klik _ www.hamhas095.blogspot.com
(Dakwah Bit-Tadwin Online)

"Jangan lihat siapa yang menyampaikan,
tapi lihat apa yang disampaikannya"
(Ali bin Abi Tholib r.a)

(Bagian Ke-59)

Bissmillaahirrahmaanirraahiim
Assalaamu’alaikum wr. Wb

Alhamdulillaahi robbil ‘aalamiin,
Washsholaatu wassalaamu
’Alaa asyrofil ambiyaai wal mursaliin
Wa ‘alaa ‘aalihi wa shohbihi aj-maiin,
Amma ba’du

Sobat Netizen Rohimakumulloh

*#Sunnah “UCAPAN” (qouliyah) dalam sholat (lanjutan)*yaitu:

#10. MEMBACA DO’A SETELAH TASYAHHUD (lanjutan).
@Dalam kitab _Shifatu Sholaatin Nabi Shollallohu ‘alaihi wa sallam ” _ (Bagian ke-27), Syaikh al-Albani _rahimahullah_ membawakan banyak hadits shahih yang berisi do’a-do’a yang diucapkan dan diajarkan oleh Rosululloh Shollallohu ‘alaihi wa sallam untuk dibaca setelah tasyahhud dan sebelum salam dari shalat.

*>Juga dalam Kitab Fiqih Manhajus Sholihim pada “Kitab Sholat” Karya Syaikh ‘Abdurrahman bin Nashir As-Sa’di, juga banyak disampaikan do’a-do’a pada “dubur sholat” (akhir sholat sebelum salam).

@Banyak Ragamnya. Diantara do’a-do’a yang diajarkan Rosululloh Sholallohu ‘Alaihi Wasallam  itu adalah sebagai berikut :

(1). Do’a Mohon Perlindungan Dari 4 Fitnah.*
*>Dari Abu Hurairah radhiallahu ‘anhu mengatakan, Rosululloh Sholallohu ‘Alaihi Wasallam bersabda: ”Apabila diantara kalian telah tasyahud akhir, maka berlindunglah kepada Allah dari empat hal, beliau mengucapkan:

^ALLOOHUMMA INNI A’UDZUBIKA MIN ‘ADZABI JAHANNAM, WA MIN ‘ADZABILQOBRI, WA MIN FITNATILMAḪYA WALMAMATI, WA MIN SYARRI FITNATIL MASIH̬IDDAJJAL. / _”Ya Allah aku berlindung kepadamu dari siksa Jahannam, siksa kubur, dari fitnahnya kehidupan dan kematian, dan dari keburukan fitnahnya Al Masih Ad-Dajjal.” _ (HR. Muslim, N0. 588).

>> Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, dia mengatakan bahwa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: _“Jika salah seorang di antara kalian selesai dari tasyahhud akhir, maka hendaklah ia *berlindung dari empat perkara: dari siksa Jahannam, siksa kubur, fitnah kehidupan dan fitnah kematian, serta kejahatan al-Masih ad-Dajjal.” _ [Shahih Muslim (no. 306), (I/412 no. 588); Shahiih Sunan Ibni Majah (no. 741); Sunan Abi Dawud (‘Aunul Ma’buud) (III/273 no. 968), dan Sunan Ibni Majah (I/294 no. 909].


^^^^^
#URGENSITAS MOHON PERLINDUNGAN DARI 4 FITNAH,
@Berlindung dari adzab neraka jahannam: ^ALLOOHUMMA INNI A’UDZUBIKA MIN ‘ADZABI JAHANNAM / ”Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari adzab Jahannam.”

>Adzab neraka jahannam sangatlah pedih, karenanya Nabi Sholallohu ‘Alaihi Wasallam menempatkannya pada urutan pertama dari 4 fitnah (cobaan) tersebut.

>Adzab neraka jahannam yang sangat pedih itu berlangsung sangat lama, neraka bagian dari akhirat dimana lamanya waktu  1:1000 dari waktu di dunia.

>>Rosululloh Sholallohu ‘Alaihi Wasallam bersabda: ^YAD KHULU FUQOROO`UL MU`MINIINAL JANNATA QOBLA AGHNIYAA`I BINISHFI YAUMIN, KHOMSI MI`ATI ‘AAMIN / “Orang beriman yang miskin akan masuk surga sebelum orang-orang kaya yaitu lebih dulu setengah hari yang sama dengan 500 tahun.”  

>>Dan Allah Ta’ala menegaskan dalam firman-Nya: ^WA INNA YAUMAAN ‘INDA ROBBAKA KA`ALFI SANATIN MIMMAA TA’UDDUUNA / _“Sesungguhnya sehari disisi Tuhanmu adalah seperti 1.000 tahun menurut perhitunganmu.” _ (QS. Al Hajj [22]:47).

>Adapun bagi orang kafir di akhirat  dua kali lebih lama dibanding orang beriman, Allah Ta’ala berfirman: ^FII YAUMA KAANA MIQDAARUHU KHOMSIINA ALFA SANATIN / “Dalam sehari yang kadarnya *50 ribu tahun”  (QS. Al Ma’arij [70]:4)

>Karena memang: ^ / _“Sesungguhnya neraka Jahanam itu seburuk-buruk tempat menetap dan tempat kediaman” _ (QS. Al-Furqan [25]:66).

^^^^^
@Berlindung dari adzab kubur: ^WA MIN ‘ADZABILQOBRI / ”Ya Allah, (aku berlindung kepadaMu) Dan dari siksa kubur.”

>Adzab kubur begitu mengerikan, bahkan orang kafir akan ditampakkan oleh Allah ‘azza wa jalla neraka tiap harinya, pagi dan petang. Sebagaimana fir’aun dan bala tentaranya.

^Alloh Ta’ala berfirman, yang artinya:
>“Dan Fir’aun beserta kaumnya dikepung oleh azab yang amat buruk. Kepada mereka dinampakkan neraka pada pagi dan petang , dan pada hari terjadinya Kiamat. (Dikatakan kepada malaikat): “Masukkanlah Fir’aun dan kaumnya ke dalam azab yang sangat keras.”  (QS. Al Mu’min / Ghofir [40]:45-46).

_>“Allah meneguhkan (iman) orang-orang yang beriman dengan ucapan yang teguh itu dalam kehidupan di dunia dan di akhirat; dan Allah menyesatkan orang-orang yang zalim dan memperbuat apa yang Dia kehendaki.” _ (QS. Ibrohim [14]:27)

*>Al Baroo’ bin ‘Aazib mengatakan: ^NAZALAT FII ‘ADZAABIL QOBRI / _“Ayat ini turun untuk menjelaskan adanya siksa kubur.” _ (HR. Muslim).

>Begitu dahsyatnya siksa kubur,  sampai-sampai khalifah Utsman bin Affan radhillahu ‘anhu menangis tatkala melewati pemakaman. Suatu hari ada seorang bertanya kepadanya: _“Tatkala mengingat surga dan neraka engkau tidak menangis, mengapa engkau menangis ketika melihat perkuburan?” _

>>Utsman pun menjawab, Sesungguhnya aku pernah mendengar Rosululloh Sholallohu ‘Alaihi Wasallam bersabda: _“Sesungguhnya liang kubur adalah awal perjalanan akhirat. Jika seseorang selamat dari (siksaan)nya maka perjalanan selanjutnya akan lebih mudah. Namun jika ia tidak selamat dari (siksaan)nya maka (siksaan) selanjutnya akan lebih kejam.” _ (HR. Tirmidzi, hadits ini hasan, menurut Syaikh al-Albani).

^^^^^
@Berlindung dari Fitnah Kehidupan dunia dan Akhirat:  ^WA MIN FITNATILMAḪYA WALMAMATI / ”Ya Allah, (aku berlindung kepadaMu) dan dari fitnahnya kehidupan dunia dan kematian.”

>Fitnah (ujian dan cobaan) kehidupan, yang di alami seseorang dalam hidupnya, baik yang menimpa urusan dunianya, seperti : musibah yang menimpa dirinya, hartanya, keluarganya, kerabatnya, dst.

>>Demikian pula, termasuk fitnah hidup adalah fitnah yang menimpa urusan akhiratnya.  Seperti menyimpang dari syariat agama dan syariat Allah yang menimpa dirinya, keluarga dan kerabat / kaumnya.

>>Sebagaimana yang dikhawatirkan Rosululloh Sholallohu ‘Alaihi Wasallam dalam sabdanya: ^INNA MIMMAA AKHSYA ‘ALAIKUM SYAHAWAATIL GHOYYA, FII BUTHUU NIKUM, WA FURUU JIKUM, WA MUDHILLATIL FITANI. / ”Sesungguhnya di antara yang aku takutkan atas kamu adalah syahwat mengikuti nafsu pada perut kamu dan pada kemaluan kamu serta fitnah-fitnah yang menyesatkan.”  [HR. Ahmad dari Abu Barzah Al-Aslami. Dishahihkan oleh Syaikh Badrul Badr di dalam ta’liq Kasyful Kurbah].


>Sedangkan fitnah kematian, selain adanya adzab kubur. bisa jadi ketika seseorang dalam keadaan sakaratul maut. Karena disaat masa kritis dalam “sakaratul maut” setan akan mendatangi seseorang untuk terus menggodanya sehingga ia meninggal dalam keadaan tidak dalam ketaatan kepada Alloh Ta’ala (su’ul khotimah).

>>Rosululloh Sholallohu ‘Alaihi Wasallam telah mengingatkan bahwa: ^WA INNAMAA A’MAALU BIKHOWAATII MIHAA / ”Nilai amal, dintentukan keadaan akhirnya.”  (HR. Bukhari 6493, Ibn Hibban 339).

>>Kita terus berdo’a semoga dijauhkan dari tipu muslihat setan, ^ALLOHUMMA YAA MUQOLLABAL QULUUB, TSABBIT QOLBII ‘ALAA DIINIKA / ”Ya Alloh yang membolak-balik hati, tetapkanlah hatiku diatas agama-Mu.”

^^^^^
@Berlindung dari Keburukan Fitnah Dajjal Al Masih  ^ WA MIN SYARRI FITNATIL MASIH̬IDDAJJAL / ”Ya Allah, (aku berlindung kepadaMu) dan dari keburukan fitnah Al Masih Al Dajjal.”

>Dajjal merupakan fitnah terbesar umat ini di akhir zaman, sehingga para Nabi selalu mewanti-wanti umatnya dari fitnah Dajjal. Dalam sebuah hadits shahih disebutkan, ^MAA BAINA KHOLQI ADAMA ILAA QIYAAMIS-SAA’ATI  KHOLQON AKBARU MINAD-DAJJAAL. / _“Tidak ada satu pun makhluk sejak Adam diciptakan hingga terjadinya kiamat yang fitnahnya (cobaannya) lebih besar dari Dajjal.” _ (HR. Muslim no. 2946).

>Ciri-ciri Dajjal itu buta sebelah, Dari Anas r.a, ia berkata, Rosululloh Sholallohu ‘Alaihi Wasallam  bersabda, ^MAA BU’ITSA NABIYYUN ILLAA `ANDZARO `AMMATAHU AGHWAROLKADZ-DZAAB, ALAA INNAHU AGHWARU, WA INNA ROBAKUM LAISA BI’AWARO, WA INNA BAINA ‘AINAIHI MAKTSUUBUN “KAAFIR.”

>“Tidaklah seorang Nabi pun diutus selain telah memperingatkan kaumnya terhadap yang buta sebelah lagi pendusta. Ketahuilah bahwasanya dajjal itu buta sebelah, sedangkan Rabb kalian tidak buta sebelah. Tertulis di antara kedua matanya “KAAFIR”.  (HR. Bukhari no. 7131).

>Dajjal akan muncul dari arah timur dari negeri Persia yang disebut Khurosan. Dari Abu Bakr Ash Shiddiq, Rosululloh Sholallohu ‘Alaihi Wasallam  bersabda: “Dajjal itu keluar dari bumi sebelah timur yang disebut Khurasan. Dajjal akan diikuti oleh kaum yang wajah mereka seperti tameng yang dilapisi kulit”.

>Dan Dajjal Tidak Akan Bisa Memasuki Empat Masjid, _“Dajjal tidak akan memasuki empat masjid: masjid Ka’bah (masjidil Haram), masjid Rasul (masjid Nabawi), masjid Al Aqsho’, dan masjid Ath Thur.” _ (HR. Imam Ahmad, Syaikh Syu’aib Al Arnaut mengatakan sanadnya shahih).

>>Dajjal terbunuh didekat Baitul Maqdis, dibunuh oleh Nabi Isa bin Maryam –_alaihis salam_, sebagaimana yang disebutkan dalam hadits: “Ibnu Maryam akan membunuh Dajjal di pintu “Ludd”. (HR. Muslim 2937 dari hadits an Nuwas bin Sam’an). Wallahu A’lam.***

(In Syaa Alloh Bersambung)

Wall├┤hu a’lam bishshowab
Al haqqu min robikum
Nas-alulloh as-salamah wal ‘afiyah

Wassalamu’alaikum warohmatull├┤hi wabarokatuh
*^(posting : Hamhas)^

0 komentar:

Posting Komentar