Senin, 12 Oktober 2020

SHOLATLAH SEBELUM DISHOLATKAN

Keutamaan Sholat Berjamaah di Masjid

 www.hamhas095.blogspot.com
(Dakwah Bit-Tadwin Online)

"Jangan lihat siapa yang menyampaikan,
tapi lihat apa yang disampaikannya"
(Ali bin Abi Tholib r.a)

(Bagian Ke-10)

Bissmillaahirrahmaanirraahiim
Assalaamu’alaikum wr. Wb

Alhamdulillaahi robbil ‘aalamiin,
Washsholaatu wassalaamu
’Alaa asyrofil ambiyaai wal mursaliin
Wa ‘alaa ‘aalihi wa shohbihi aj-maiin,
Amma ba’du

Sobat Netizen Rohimakumulloh

@Sholat, merupakan salah satu rukun Islam yang menjadi pembatas seseorang itu mukmin atau kafir. (HR Muslim, Abu Dawud, Tirmidzi, dan Ibnu Majah).

@Shalat, juga menjadi penentu diterima atau tidaknya amalan seseorang. (HR Abu Daud).

@Ada tujuh golongan yang akan dinaungi Allah pada hari tiada naungan selain naungan-Nya. (Salah satunya) adalah seseorang yang hatinya selalu terikat dengan masjid. (HR Bukhari).

@Syekh Abdullah Ju'atsain, dalam bukunya yang berjudul Meneladani Nabi _Sholalohu ‘Alaihi Wasalam Sehari_ menerangkan ada keutamaan untuk orang yang menyegerakan datang ke masjid dan menunggu shalat. Syekh Abdullah mengutip hadits Nabi Sholalohu ‘Alaihi Wasalam yang berbunyi:

>"Jika dia telah masuk masjid, dia dianggap seperti orang yang shalat selama dia menanti shalat. Malaikat bershalawat kepadanya selama dia berada di tempat shalatnya, 'Ya Allah ampunilah dia, ya Allah kasihanilah dia, selama dia tidak berbuat aniaya dan berhadas."  (Muttafaq ‘alaih).

^^^^^
#BEBERAPA KEUTAMAAN SHOLAT KE MASJID

@Pergi sholat ke masjid akan ada jaminan dari Alloh, “Ada tiga orang yang semuanya dijamin oleh Allah, (salah satunya) seseorang yang pergi ke masjid, ia dijamin oleh Allah ketika Ia mewafatkannya dengan memasukkannya ke surga.” (HR Abu Dawud).

@Dijamu Alloh dengan kelezatan, Dari Abu Hurairah radhiyallahu anhu bahwasanya Nabi shalallahu alaihi salam bersabda: _“Barangsiapa pergi ke masjid pada waktu pagi atau sore hari, maka Allah menyediakan untuknya suatu hidangan yang lazim diberikan untuk tamu di syurga, setiap kali ia pergi pagi atau sore hari itu.” _ (Muttafaq’alaih, Riyadus Sholihin hadits no. 1050)

@Setiap langkah penghapus dosa, Dari Abu Hurairah radhiyallahu anhu pula bahwasanya Nabi shalallahu alaihi salam bersabda: ”Barangsiapa yang bersuci di rumahnya kemudian ia pergi ke salah satu dari beberapa rumah Allah -yakni masjid- untuk menyelesaikan salah satu shalat wajib dari beberapa shalat yang diwajibkan oleh Allah, maka langkah-langkahnya itu yang selangkah dapat menghapuskan satu kesalahan sedang langkah yang lainnya dapat menaikkan satu derajat.” (Riwayat Muslim)

@Dicatat sebagai pahala pergi dan pulang dari masjid, Dari Ubay bin Ka’ab radhiyallahu anhu, katanya: _“Allah telah mengumpulkan untukmu pahala kesemuanya itu -yakni waktu pergi dan pulangnya semuanya diberi pahala-.” (HR. Muslim).

@Pahala terbesar adalah perjalanan jauh ke masjid dan sholat bersama imam, Dari Abu Musa radhiyallahu anhu, katanya: Rasulullah shalallahu alaihi salam bersabda: _“Sesungguhnya sebesar-besar manusia perihal pahalanya dalam shalat ialah yang terjauh diantara mereka itu tentang jalannya (ke masjid) lalu lebih jauh lagi. Dan orang yang menantikan, menunggu shalat sehingga ia dapat mengikuti shalat itu bersama imam adalah lebih besar pahala dari pada orang yang melakukan shalat itu dengan sendirian lalu ia pulang tidur.” _ (Muttafaq ‘alaih)

@Memperoleh cahaya pada hari kiamat, Dari Buroidah radhiyallahu anhu dari Nabi shalallahu alaihi salam, sabdanya: _“Sampaikanlah berita gembira kepada orang-orang yang berjalan di waktu malam ke masjid-masjid bahwa mereka akan memperoleh cahaya yang sempurna besok pada hari kiamat.” _ (Riwayat Abu Dawud dan Tirmidzi).

@Memperkokoh keimanan,  Dari Abu Said al-Khudri radhiyallahu anhu, Nabi shalallahu alaihi salam, bersabda: “Jikalau engkau semua melihat seseorang membiasakan pulang pergi ke masjid, maka saksikanlah ia dengan keimanan yakni bahwa orang itu benar-benar orang yang beriman. Allah Azzawajalla berfirman: “Sesungguhnya yang meramaikan masjid-masjidnya Allah ialah orang yang beriman kepada Allah dan hari akhir.”[ayat 18 surah at taubah] sampai ke akhir ayat. (HR. Imam Tirmidzi, hadits hasan).**

0 komentar:

Posting Komentar