Sabtu, 17 Oktober 2020

PENGHASILAN AKTIF dan PENGHASILAN PASIF

Para sahabat KELAS BISNIS, sampai saat ini masih banyak yang bingung dengan dua jenis penghasilan itu.
Kalau penghasilan aktif atau earn income sudah jelas. Anda bekerja, kemudian mendapat uang sesuai dengan kerja Anda. Berupa gaji, honorarium atau keuntungan bisnis Anda.  
 
Tetapi masih banyak yang bingung dengan penghasilan pasif karena ini bukan jenis penghasilan yang bisa mereka lihat sehari hari. Ada yang mengira bahwa penghasilan pasif adalah penghasilan yang diperoleh tanpa melakukan apa apa sehingga terlarang.

Di setiap agama memang selalu ditekankan bahwa kita harus bekerja keras untuk menafkahi keluarga kita. Bisa bekerja mencari uang seperti 95% orang atau bekerja membangun aset seperti yang 5% orang,  Asumsinya, sebagian besar orang sukses di dunia termasuk para nabi mendapatkan uangnya dengan cara membangun aset, sehingga dia bisa memperhatikan umatnya. Jika dia masih aktif bekerja mencari nafkah, apa ya mungkin diangkat menjadi nabi ? Kapan dia bisa memperhatikan dan membantu umatnya kalau masih disibukkan mencari nafkah untuk keluarganya?.
 
Penghasilan pasif disebut juga residual income, atau laba residu atau disebut juga laba bersih kalau di sebuah perusahaan, yang kemudian dinikmati oleh pemilik perusahaan.
Artinya harus ada kerjanya dulu sebelum laba itu diperoleh.  Secara individu, kerjanya bisa bermacam macam, misalnya :  
 
1. Kita mengarang lagu. menyanyikan lagu atau menulis buku. Setelah itu mendapat royalty dari buku atau lagu yang dinyanyikan atau di dengar pihak lain.  

2. Kita membangun perusahaan, menciptakan sistemnya sehingga perusahaan itu bisa berjalan sendiri.
 
3. Kita membeli bisnis waralaba, kemudian bisa menikmati keuntungannya.

4. Kita membangun sebuah bisnis networking, atau disebut juga jaringan konsumen loyal. kemudian kita menikmati keuntungan dari pembelian mereka atas produk perusahaan mitra.

 
Banyak juga orang yang mengira bahwa penghasilannya itu penghasilan pasif hanya karena bukan dia yang mengerjakan segala sesuatunya.

Padahal sebenarnya masih penghailan aktif  karena membutuhkan pemikiran dari dia. Karena ketidak tahuannya ini, banyak pencari penghasilan pasif yang kemudian terjebak pada sesuatu yang sebenarnya penghasilan aktif.
 
Jika Anda ingin mengetahui apakah yang Anda peroleh itu penghasilan pasif atau aktif, maka tinggalkan usaha atau investasi itu selama 1 tahun atau 2 tahun tanpa bisa dihubungi kecuali rekening yang terbuka.

Jika selama ditinggal itu usaha Anda semakin maju atau masih hidup, berarti tanpa bekerja secara fisikpun Anda masih mendapat penghasilan dan itulah penghasilan pasif. Tetapi jika setelah ditinggal karyawan Anda seperti ayam yang kehilangan induknya, sehingga kinerja perusahaan menurun, maka sebenarnya itu bukan penghasilan pasif tetapi penghasilan aktif..
 
Untuk mengetahui darimana kita bisa mendapatkan penghasilan aktif dan pasif, video BISNIS QUADRAN KANAN bisa menjelaskan.

Salam sukses
Dr. Sigit Setyawadi Sp OG

0 komentar:

Posting Komentar