Sabtu, 17 Oktober 2020

4 cara mendapatkan nafkah

 Ada 4 cara mendapatkan nafkah.

Sebagai pegawai (kuadran E)
Profesional dan pengusaha kecil (kuadran S)
Pemilik usaha (kuadran B) dan
Investor (Kuadran I).

Untuk kali ini kita bahas tentang kuadran B atau pemilik Bisnis Bersistem.

Disini kita memiliki sistem dan orang orang bekerja berdasarkan sistem itu.
Dengan memiliki sistem, maka kita bisa lebih santai karena tidak harus terus memberi komando seperti di kuadran kiri.
Kita bisa santai kemana saja sementara sistem bekerja untuk kita.

 

Hanya ada 3 bisnis yang memiliki sifat berjaringan dan bersistem. Yaitu :

1. Jaringan Bisnis Besar disebut korporasi atau konglomerasi.
Sekelompok bisnis besar, dan pemiliknya disebut konglomerat. Hanya sedikit orang yang bisa membangun konglomerasi.

2. Jaringan Bisnis Sejenis disebut waralaba.
Ada yang membuat sebuah bisnis kemudian membangun sistem sehingga bisa di duplikasi.
Misalnya waralaba restoran, waralaba toko dan sebagainya.
Pada awal perkembangannya sempat dilarang karena dianggap persaingan tidak fair, dimana ada orang tiba tiba bisa memiliki bisnis besar tanpa membangunnya.

3. Jaringan Konsumen Perorangan disebut Networking.
Ada perusahaan yang menggunakan sistem penjualan langsung dari pabrik ke konsumen. Sehingga bagian keuntungan 60% yang biasanya dinikmati grosir, pengecer dan iklan, diberikan ke konsumen.

Ada 3 pengembangan yaitu.

  - Direct Selling :
Sendirian membeli dari pabrik dan menjualnya ke konsumen.

  - Multi Level Marketing (MLM) atau jaringan penjual  :
Mengajak beberapa orang untuk menjual produk. Biasanya ditandai adanya tutup poin dan stock case.

  - Networking atau jaringan pemakai :
Membangun jaringan yang besar dan masing masing membeli secukupnya untuk dirinya sendiri. Pada akhir bulan dinilai, kelompok mana yang di grupnya terdapat pembelian yang banyak akan mendapat bonus sesuai haknya masing masing.

Bisnis Networking adalah bisnis yang masih banyak disalahpahami orang.
Banyak sekali "pendapat ahli" baik dari sudut ekonomi maupun dari sudut agama yang salah menafsirkan bisnis ini.
Mereka menafsirkan jenis money game dan skema piramida yang sifatnya Multi Level Recruiting sebagai bisnis networking.

Di money game atau MLR, kita mendapat uang dari proses menjoinkan. Di networking kita mendapat uang dari adanya pembelian produk mitra oleh anggota kita

Jadi Bisnis Networking Tentunya Halal karena keuntungan Hanya didapat dari Hasil Jual Beli Produk oleh Mintra, Bukan dari Uang Anggota Baru

0 komentar:

Posting Komentar