Belajar Bersama Polisi

Siswa MI Nurul Jannah NW Ampenan didampingi beberapa guru melakukan kunjungan dan pembelajaran di Kantor Polsek Ampenan.

Penyuluhan Kesehatan

Siswa dan Guru MI Nurul Jannah NW Ampenan diberikan penyuluhan kesehatan dari Puskesmas Tanjung Karang Ampenan Kota Mataram NTB.

Outing Class

Sebagian Siswa MI Nurul Jannah NW Ampenan belajar didampingi beberapa guru melakukan kunjungan dan pembelajaran di Museum Negeri Mataram NTB.

Wisuda

Wisuda Abdul Rasyid, S. Sy (Adik) di UIN Mataram didampingi oleh saudara, ipar, dan keponakan.

Diklat PTK

Diklat teknis substantif peningkatan kompetensi PTK oleh Badiklat Keagamaan Denpasar di Mataram NTB.

Mukhadarah(Pidato)

Para siswa MI Nurul Jannah NW Ampenan dilatih berani tampil di depan umum dengan cara mengikuti kegiatan mukhadarah (pidato), dan lain sebagainya.

Upacara Bendera

Guru dan Siswa MI Nurul Jannah NW Ampenan melakukan upacara bendera setiap hari Senin dan hari-hari besar nasional.

Shalat Zuhur Berjamaah

Guru dan Siswa MI Nurul Jannah NW Ampenan meningkatkan iman taqwa dengan cara shalat zuhur berjamaah di mushalla madrasah.

Buku Hasil Karya Individu

Musim pandemi covid-19 membawa dampak positif sehingga bisa memberikan hasil karya berupa terbitnya buku ber-ISBN.

Buku Kolaborasi

Covid-19 memberikan perintah untuk WFH sehingga bisa mengisinya dengan menerbitkan 1 buku karya kolaboratif bersama bapak kepala MIN 2 Mataram.

14 Buku Kolaborasi

Pandemi Covid-19 menjadi kenangan terindah karena bisa memberikan karya bersama bapak-ibu guru Se-Indonesia berupa 14 buku ber-ISBN.

Nara Sumber Sosialisasi 4 Pilar MPR-RI

Kegiatan sosialisasi 4 Pilar MPR-RI yang diselenggarakan oleh komunitas belajar atas prakarsa kepala SMPN 18 Mataram dan Alhamdulillah saya diamanahkan untuk menjadi nara sumber salah satu 4 Pilar tersebut.

Latihan Manasik Haji

Guru dan Siswa MI Nurul Jannah NW Ampenan mempraktikkan ilmu yang diperoleh tentang rukun Islam yang kelima dengan melakukan latihan manasik haji di kantor Embarkasi Lombok dan mudah-mudahan secepatnya bernasib menunaikan ibadah haji dan umrah ke baitullah.

Senin, 12 April 2021

Tanya Jawab

 1.    Pertanyaan
Pak Randy, saya adalah karyawan, bagaimana tipsnya agar saya bisa sukses di tempat kerja?
Jawaban
Secara sederhana ada dua hal yang mesti kita lakukan. Pertama temukan dan kembangkan potensi yang kita miliki lalu kedua pergunakan potensi itu untuk banyak menolong orang lain/membantu perusahaan, dengan mengharap ridho Allah semata bukan mengharap ridho manusia. Allah memberi kita potensi itu ada tujuannya lho, tujuannya adalah agar kita bisa eksis menjalani hidup ini dan bertujuan agar kita menggunakan semaksimal mungkin potensi yang kita miliki untuk banyak membantu dan menolong orang lain. Manfaatkan potensi diri dengan terus berniat untuk membantu lebih banyak lagi orang lain. Jika kita ingin sukses maka rumusnya bukan sukses dulu baru bermanfaat, tetapi bermanfaat dulu baru sukses akan mengikuti. Misalnya kita adalah karyawan, semakin kita bermanfaat bagi perusahaan maka perusahaan akan semakin menghargai dan besar kemungkinan akan memberi kita promosi. Kita sebagai ahli programer, semakin banyak orang lain yang kita bantu maka kita akan dipercaya sehingga orang lain akan terus mempercayakan untuk menggunakan jasa kita. Besar kemungkinan rezeki kita datang dari jasa-jasa yang kita lakukan. Bagi yang berbisnis semakin memiliki value yang diberikan dan bermanfaat kepada konsumen maka konsumen akan semakin setia dan usaha kita juga akan semakin berkembang.
Ada beberapa manfaat saat kita banyak membantu dan menolong orang sesuai dengan potensi yang kita miliki yakni, pertama kita akan semakin terpacu untuk mengembangkan diri sendiri, terus belajar dan terus mencari ilmu. Kedua, kita akan semakin berkompeten dibidang yang kita tekuni, insha Allah dengan kompetensi yang kita miliki, sebagai jalan mengalirnya rezeki, termasuk juga sebagai jalan meraih prestasi dan jenjang karir yang lebih tinggi lagi. Ketiga, seseorang yang hidupnya dipenuhi dengan membantu, menolong dan memberi manfaat kepada orang lain, maka Allah senantiasa menjaganya (termasuk menjaga dalam hal menolak bala, menjaga dalam memberi kecukupan rezeki dan menjaga agar hidup orang tersebut terus dipenuhi dengan keberkahan dan lebih hebatnya lagi Allah akan menolong dirinya di akherat nanti, padahal tidak ada yang bisa menolong kecuali Allah). “Barangsiapa yang membantu seorang muslim (dalam) suatu kesusahan di dunia maka Allah akan menolongnya dalam kesusahan pada hari kiamat, dan barangsiapa yang meringankan (beban) seorang muslim yang sedang kesulitan maka Allah akan meringankan (bebannya) di dunia dan akhirat” (HR. Muslim).
[07.34, 10/4/2021] +62 812-1034-7500: Pertanyaan
Pak, saya kok sudah merasa bosan kerja di kantor, saya kok merasa tidak cocok dengan pekerjaan yang sekarang saya geluti. Bagaimana solusinya?
Jawaban
Banyak memang orang yang merasa pekerjaannya tidak sesuai dengan passionnya. Sehingga orang tersebut tidak enjoy dan tidak bahagia dengan pekerjaannya sekarang. Biasanya orang yang tidak bahagia di pekerjaannya maka pekerjaannya akan amburadul, berantakan dan bekerja sekedarnya tidak maksimal. Tanda lainnya adalah saat melakukan pekerjaan merasa cepat bosan dan tidak bergairah, mudah terserang penyakit 5L (letih, lemah, lesu, loyo dan letoy). Lalu apa yang mesti dilakukan. Ada 4 alternatif pilihan.
a.    Alternatif I adalah memutuskan untuk keluar dari pekerjaan. Jika kita yakin dengan kemampuan dan koneksi yang kita miliki. Kita yakin akan mampu mendapatkan pekerjaan sesuai dengan passion, maka keputusan ini menjadi keputusan yang tepat. Seringkali keputusan keluar dari pekerjaan itu disebabkan karena pekerjaan di luar lebih menarik dan sesuai dengan passion kita. Intinya seseorang pindah kerja itu karena ada dua alasan yaitu pekerjaan sekarang kurang menarik atau pekerjaan di luar lebih menarik. Jadi jika kita sudah bosan bekerja dan menganggap pekerjaan kita tidak sesuai passion maka pilihannya adalah keluar dari pekerjaan dan mencari pekerjaan atau menekuni pekerjaan yang sesuai dengan passion.
b.    Alternatif II adalah belajar mencintai pekerjaan. Cobalah secara jujur mencari apa saja yang menjadi keunggulan dari pekerjaan saat ini, apa saja yang disukai, apa saja keuntungan yang dapat diambil, dan apa saja sesuatu yang positif yang bisa didapat. Misalnya seorang yang bekerja sebagai seorang guru di sebuah sekolah yang jauh dari peradaban kota. Dia  dapat mengambil sisi positif dengan memberi ilmu kepada siswa maka selama ilmu itu dipakai maka ia akan mendapatkan amal yang tidak putus-putus. Lalu bayangkan ketika memulai mengajar mengucapkan salam dan salam itu dijawab oleh sekian banyak siswa maka hitung berapa pahala yang dia dapat dari setiap jawaban salam yang dia ucapkan. Bandingkan dengan profesi yang lain yang selain guru (lebih sedikit mengucapkan salam). Mencintai pekerjaan tidak harus mencintai pekerjaannya tetapi bisa juga mencintai lingkungannya atau mencintai orang-orang yang bekerja disitu. Misalnya mencintai pekerjaan karena rumah tinggalnya dekat dengan kantor. Mencintai orang-orang di pekerjaan tersebut, kebaikannya, ketulusannya. Mencintai lingkungan yang sejuk dari polusi perkotaan. Banyak hal yang bisa ditumbuhkan dalam proses mencintai. Jika proses cinta itu tumbuh maka kita akan mulai enjoy dengan pekerjaan sekarang.
c.    Alternatif III adalah mencari profesi yang lain di luar pekerjaan. Kaedahnya adalah pekerjaanmu belum tentu karirmu. Artinya kita tidak harus keluar dari pekerjaan. Yang dilakukan adalah mencari profesi yang lain yang mendukung karir atau yang mendukung passion. Saat ini banyak orang yang bekerja di kantor tetapi memiliki profesi lain sebagai  wirausaha, trainer, penulis, coach, dosen, desainer, developer, animator, youtuber dsb. Memang membutuhkan waktu yang lebih, tidak masalah asalkan kita senang dan bahagia melakukannya. Manfaatkan waktu-waktu luang seefektif mungkin, agar kita bisa menjalankan kedua peran tersebut.
d.    Alternatif IV adalah mencoba untuk mengkombinasi antara alternatif II dan Alternatif III. Yakni mengkombinasi untuk belajar mencintai pekerjaan saat ini dan membangun karir di luar sesuai dengan passion. Pilihan alternatif yang mana itu tergantung pada situasi dan kondisi. Setiap masalah itu khusus maka perlu diselesaikan secara khusus pula. Setiap orang unik maka perlu diselesaikan dengan cara unik juga. Masalah yang sama belum tentu bisa diselesaikan dengan solusi yang sama.
[07.35, 10/4/2021] +62 812-1034-7500: 3.    Pertanyaan
Saya itu tidak tahu bakat saya apa, bagaimana sih caranya menemukan bakat itu
Jawaban
Setidaknya ada 4 pertanyaan untuk mengetahui passion kita itu apa.
a.    Pekerjaan apa yang kalau dilakukan orang lain terasa sulit, sedangkan jika kita melakukannya terasa sangat mudah.
b.    Pekerjaan apa yang kita dengan ikhlas akan melakukan dengan kesungguhan dan sempurna tanpa dibayar sekalipun.
c.    Pekerjaan apa yang jika kita melakukannya kita akan lupa waktu.
d.    Pekerjaan apa yang menjadikanmu totalitas bekerja, sangat kreatif, penuh dengan ide, penuh dengan inisiatif dan penuh semangat.
Sekarang bagaimana caranya menemukan passion itu
a.    Tulislah minimal 10 aktivitas yang kita senangi.
b.    Dari 10 aktivitas itu lalu lingkarilah aktivitas yang kita lakukan hampir setiap harinya.
c.    Dari aktivitas yang kita lingkari itu, coret aktivitas yang bisa membuat kita bosan melakukannya.
d.    Nah, sekarang lihat sisa aktivitas yang kita lingkari, seandainya kita diberi uang yang banyak dan tak perlu bekerja lagi, sehingga semua kebutuhan kita akan tercukupi. Coba perhatikan aktivitas apa yang masih akan kita lakukan. Jika kita sudah menemukan aktivitas itu maka itulah passion kita, tinggal dikembangkan.
[07.36, 10/4/2021] +62 812-1034-7500: 4.    Pertanyaan
Saya memiliki bakat menjadi MC tetapi saya kok minder ya, saya melihat MC yang lain lebih bagus daripada saya, gimana pak solusinya
Jawaban
Kita perlu membedakan antara bakat dan keunikan diri. Bakat itu lebih luas misalnya bakat menjadi MC, bermain sepakbola, melukis, menyanyi, dsb. Sedangkan keunikan diri itu sangat spesifik dan sulit ditiru. Diibaratkan bakat itu adalah ikan arwana maka keunikan itu spesies-spesies dari ikan arwana itu. Misalnya lagi bakatnya bermain bola sedangkan keunikan diri itu seperti Messi dengan gocekannya atau Ronaldo dengan tendangan gledeknya. Melawak adalah bakat, keunikannya ada pada diri Sule, jojon, Dono, Aziz Gagap, Parto Patrio yang sangat sulit sekali ditiru. Walaupun kita memiliki hobi yang sama, bakat yang sama namun keunikan kita berbeda. Temukan keunikanmu dan kembangkanlah. Pembeda antara dirimu dengan orang lain itu adalah keunikan yang ada pada dirimu. Agar keunikanmu berubah menjadi rezeki, maka gunakanlah keunikanmu untuk menghibur, membahagiakan, menolong, bermanfaat bagi orang lain. Terus saja menjadikan diri bermanfaat bagi orang lain dengan keunikan yang kita miliki, insha Allah rezeki itu akan mengalir deras dan semakin deras lagi.
[07.37, 10/4/2021] +62 812-1034-7500: 5.    Pertanyaan
Saya kok merasa tidak memiliki bakat untuk sukses, ya Pak?
Jawaban
a.    Allah tidak akan pernah menciptakan produk gagal. Manusia diciptakan Allah yang diberi tugas khusus menjadi khalifah (pengelola bumi) dan ingat tujuan penciptaan manusia itu hanya semata-mata untuk beribadah kepadaNya. Untuk mendukung tugas dan tujuan manusia diciptakan itu, sudah pasti manusia telah dibekali dengan potensi. Jadi setiap orang bisa sukses asalkan ia tahu potensinya dan tahu bagaimana cara mengembangkan potensinya.
b.    Seringkali potensi kita tidak keluar bukan karena kita tidak mampu, bukan karena orang lain lebih hebat tetapi karena pikiran kita sendiri. kita sering kali ditipu oleh pikiran kita sendiri. Belum apa-apa sudah mengatakan itu susah, itu tidak mungkin, mustahil, kamu tidak bisa, kamu tidak mampu, terlalu sulit, mereka lebih hebat. Karena seringnya pikiran kita ini mengatakan hal-hal yang negatif akhirnya kita dihinggapi perasaan inferior, merasa diri lemah, tidak berguna, rendah diri, merasa tidak bisa, merasa tidak mampu, tidak bisa apa-apa, merasa orang lain lebih hebat. Lalu ujungnya kita tidak melakukan apa-apa, sibuk memikirkan nasib. Jangan percaya dengan pikiran kita sendiri, lawan pikiran negatif dengan pikiran positif.
c.    Potensi dan kekuatan kita yang sesungguhnya itu jauh melebihi apa yang kita pikirkan atau yang kita perkirakan. Kebanyakan orang merasa bahwa ia tidak memiliki potensi bukan karena keterbatasan potensi yang dimiliki melainkan karena ia berpikir bahwa potensi yang dimilikinya memang hanya sebatas itu. Padahal potensi yang sesungguhnya jauh lebih besar daripada yang dipikirkan.
d.    Tahu cerita Helen Keller?, Sosok Helen Keller yang buta tuli tetapi ketika potensinya ditemukan dan dikembangkan, sosok yang buta tuli ini bisa menjadi wanita yang hebat luar biasa. Ini menunjukkan bahwa jangankan diri kita yang masih diberi kelengkapan anggota tubuh yang masih berfungsi sempurna, seseorang yang diuji dengan buta dan tuli saja, Allah beri potensi untuk sukses dan menjadi hebat.
[07.37, 10/4/2021] +62 812-1034-7500: 6.    Pertanyaan
Bagaimana ya solusinya agar kita semangat menjalani hidup itu?
Jawaban
Solusi agar kita semangat menjalani hidup
a.    Miliki mimpi dan tujuan hidup. Jika mimpi kita lemah, apalagi tanpa memiliki tujuan hidup maka kita tidak akan bergairah dalam menjalani hidup ini. Kuatkan mimpi kita maka kita akan lebih bersemangat dalam menjalani hidup.
b.    Hilangkan belenggu kekawatiran dan ketakutan. Mau melakukan ini takut, melakukan itu takut, mau mulai berusaha takut, maka hidup menjadi tidak nyaman, penuh dengan kekawatiran. Tiap hari dihantui ketakutan dan kekawatiran. Orang yang sering takut dan mudah kawatir maka hidupnya tidak akan pernah tenang, selalu gelisah, mudah sakit dan ujungnya tidak semangat menjalani hidup.
c.    Jika melakukan sesuatu termasuk memberi sesuatu, jangan pernah berharap pujian orang lain. Saat kita melakukan sesuatu lalu harapan kita untuk dipuji dan pujian itu tidak kunjung datang maka semangat kita akan hancur. Berharaplah pujian dari penduduk langit (dengan ikhlas saat melakukan sesuatu), jangan berharap pujian dari penduduk bumi.
d.    Sering-sering mencari rangsangan dari luar dengan cara lebih banyak bergaul dengan orang-orang yang positif, komunitas yang positif sehingga kita akan mendapatkan motivasi, semangat dan energi positif yang mampu menggairahkan semangat kita. Serta jauhkan teman-teman toxic yang membuat diri kita lemah dan tidak semangat.
e.    Hal apa yang paling kita syukuri adalah saat kita masih diberi hidup. Seberat apapun masalah yang sedang dihadapi saat Allah masih memberi nafas maka tetap saja itulah hal yang paling kita syukuri. Kenapa? coba perhatikan orang yang sudah meninggal. Amalnya terputus. Jika amal keburukannya lebih banyak daripada amal kebaikannya maka ia akan menjadi orang yang sangat menyesal bahkan puncak dari segala penyesalan. Di sebelah kirinya akan ditampakkan tempat kembalinya yakni neraka. Lalu apa yang bisa dilakukan, tidak ada. Ia sudah tidak mampu menambah pahala untuk menyeimbangkan dosa-dosanya. Masih beruntung jika ia memiliki amal jariah yang terus mengalir meskipun ia telah meninggal dunia seperti sedekah jariah (sedekah Al Quran, membangun masjid, menggali sumur untuk umum, membangun gedung sekolah dll),  ilmu bermanfaat (ilmu yang ia bagikan sehingga bermanfaat bagi orang lain) dan anak sholeh yang senantiasa mendoakan dan beristighfar mohon ampun untuk kedua orang tuanya.
Kedua, orang yang sudah meninggal itu, permohonan ampunannya tidak akan diterima. Meskipun mohon ampunnya dengan penuh kesungguhan, penuh keikhlasan, penuh pengharapan, bahkan dengan sujud yang lama sekali beribu-ribu tahun lamanya, disertai tetesan air mata yang menggenang seluas samudera sampai menangis darah sekalipun maka dosa sekecil biji zahra tidak akan pernah bisa terampuni karena waktu menghapus dosa bukan di alam kubur tetapi dahulu saat di dunia. Makanya orang-orang yang berada di alam kubur itu, keinginan tertingginya adalah bisa hidup kembali walaupun hanya 1 detik agar mereka bisa memohon ampun dan bertobat. Satu detik sangat berarti saat kita masih di dunia, karena dengan 1 detik itulah Allah bisa menghapus dosa-dosa kita meskipun seluas samudera. Jadi syukuri saat kita masih diberi hidup karena Allah masih memberi kita kesempatan untuk beramal kebaikan sehingga bertambah pundi pahala lalu surga kita semakin tinggi dan kenikmatannya akan semakin lebih sempurna lagi. Bersyukurlah masih diberi hidup sebab Allah masih memberi waktu kepada kita untuk bertobat/minta ampun atas dosa yang kita lakukan sehingga dosa kita sebanyak apapun, Allah ampuni dan akhirnya kita terbebas dari siksa neraka.
[07.38, 10/4/2021] +62 812-1034-7500: 7.    Pertanyaan
Apakah sudah terlambat untuk menemukan bakat di usia senja begini Pak? apa upayanya agar bisa menemukan segera bakat sebelum terlambat?
Jawaban
a.    Sebenarnya masing-masing orang memiliki zona waktu sukses yang berbeda-beda. Ada yang sudah sukses di umur 20th, 25th, tetapi ada yang baru sukses di usia 45th atau 65th. Seperti halnya dengan cerita pemilik KFC, Kolonel Sanders yang diusia 60th pertama kali merintis KFC dan baru terlihat kesuksesannya saat ia berusia 70th. Cerita KFC ini memberikan kita pelajaran, bahwa sukses tidak ditentukan umur tetapi ditentukan siapa yang mau berusaha.
b.    Cara mengetahui potensi sudah dijelaskan dengan  teknik sederhana kuadran potensi dengan berusaha memperluas kuadran 1 dan juga teknik dan tips menemukan passion (sudah dijelaskan dalam pertanyaan sebelum nya).
c.    Tidak ada kata terlambat saat kita ingin berbuat baik, memiliki niat menolong orang lain dengan potensi yang kita miliki. Jika potensi kita berupa Ilmu, apapun itu bisa Ilmu agama atau dunia maka kita bisa sedekah Ilmu. "Jika seseorang anak adam meninggal dunia, maka terputuslah amalannya kecuali 3 perkara (yaitu): sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat dan anak yang shaleh." (HR. Muslim). Ilmu yang bermanfaat akan terus memberikan pahala meskipun orang tersebut telah meninggal dunia.  Misalnya saat kita mengajari menjahit, lalu ada  ribuan orang bisa menjahit atas washilah kita bahkan ada yang menjadi sumber rezeki maka kita akan mendapatkan pahala 100% dari setiap baju yang mereka buat atau dari setiap rezeki yang mereka dapatkan. Kita juga akan mendapatkan jaminan pertolongan Allah. "Sesungguhnya Allah akan selalu menolong seorang hamba selama dia gemar menolong saudaranya." (HR. Muslim).
Tahukah saat kita menolong orang lain, itu berarti kita sedang menabung pertolongan Allah. Semakin banyak kita menolong orang lain semakin banyak menabung pertolongan Allah. Saat nanti kita mendapatkan masalah, kesulitan, kesusahan maka Allah akan mencairkan tabungan kita sehingga masalah kita lebih mudah diselesaikan. Dapat disimpulkan bahwa sukses itu tidak tergantung umur dan kita akan mendapatkan pahala dan pertolongan Allah di dunia dan akherat saat kita mampu mengoptimalkan potensi yang kita miliki untuk menolong, membantu, membahagiakan orang lain.
[07.39, 10/4/2021] +62 812-1034-7500: 8.    Pertanyaan
Saya seorang introvert tidak suka keramaian dan lebih nyaman sendiri dan tertutup. Saya belum mengetahui apa potensi yang ada pada diri saya. Tapi saya suka belajar, saya suka mendongeng kadang menulis atau membuat drama. Hanya saya belum tahu letak potensi saya dimana dan apa?
Jawaban
Seorang yang introvert biasanya memiliki kelebihan berimajinasi. Namun kabar kurang baiknya, jika tidak dikontrol dan dikelola maka seringkali imajinasinya akan liar dan sebagian besar cenderung negatif. Saat menghadapi masalah, mereka suka berpikir yang aneh-aneh, gemar membayangkan berbagai kejadian buruk yang sama sekali belum tentu terjadi bahkan hampir 100% apa yang kita kawatirkan itu tidak pernah terjadi. Padahal semua yang dipikirkan itu hanyalah ilusi bukan kenyataan. Mereka hidup di alam ilusi. Bahkan hampir semua waktunya ia habiskan di alam ilusi. Dampaknya tubuh akan drop, kemungkinan jatuh sakit bahkan depresi. Sebaliknya jika imajinasinya di kontrol dengan baik, mereka bisa sangat produktif seperti merumuskan ide/gagasan/strategi, jika yang gemar menulis mampu membuat novel yang apik, membuat skenario film dan membuat desain barang, mendongeng dsb. Cara untuk mengetahui apa passion kita sudah saya jelaskan pada pertanyaan sebelumnya.
Jika melihat pertanyaannya, saya sedikit menyimpulkan sobat suka dengan menulis, mendongeng dan membuat skenario drama. Tepat sekali, biasanya orang-orang introvert memiliki passion yang dominan pada imajinasi. Passion yang tadi disebutkan itu sangat erat dengan imajinasi. Nah, jika sudah mengetahui passionnya maka langkah selanjutnya adalah mengembangkan passion tersebut. Untuk menjadi seorang yang hebat dalam bidang yang menjadi passionnya bisa menggunakan tiga cara ini.
a.    ATME
1)    Pertama, A berarti Amati. Misalnya jika kita ingin menjadi penulis novel, pembuat naskah drama, atau mendongeng, maka kita perlu mengamati dan banyak belajar kepada para penulis novel, pendongeng dan penulis nahkah drama lainnya. Kita bisa melihat dan memperhatikan bagaimana para pendongeng tersebut sedang tampil. Perhatikanlah bagaimana raut mukanya, intonasinya, gerakannya, alur ceritanya dan cara bagaimana mereka mendongeng. Pelajari semuanya dan catat hal-hal yang penting. Perlu juga mengikuti kelas pembelajaran menjadi seorang pendongeng serta ikut tergabung dalam komunitas pendongeng. Pada tahap ini kita sedang mengumpulkan banyak sekali pengetahuan, keilmuan dan keterampilan terhadap profesi yang akan kita geluti.
2)    Kedua, T berarti Tiru. Setelah mengamati maka selanjutnya adalah meniru atau belajar mempraktekkan. Seperti halnya contoh pendongeng tadi, kita bisa menirukan gaya mereka. Kita bisa tampil di depan cermin untuk melihat penampilan kita sendiri.
3)    Ketiga, adalah M berarti Modifikasi. Banyak sekali pendongeng yang bagus dan populer di dunia ini. Kita tidak perlu menjadi seperti mereka. Kita harus menjadi diri sendiri. Trus bagaimana caranya untuk menjadi diri sendiri, caranya adalah dengan menemukan keunikan yang ada pada diri sendiri. itulah pembeda antara kita dengan mereka. Dari berbagai ilmu yang kita pelajari ini, kombinasikan dengan keunikan yang ada pada diri kita sehingga kita akan menghasilkan produk yang baru, yang unik, dibandingkan dengan orang lain. Sedikit mengulang tentang keunikan misalnya melawak itu adalah bakat. Banyak yang memiliki bakat sebagai pelawak sedangkan keunikannya ada pada diri Sule, jojon, Aziz Gagap, Parto Patrio, Dono,  yang sangat sulit sekali ditiru.
4)    Keempat, E berarti Evaluasi. Evaluasi berarti melakukan evaluasi dari hasil modifikasi. Saat kita tampil menjadi pendongeng dan dilihat oleh banyak kalayak, kita perlu respon baliknya. Pertahankan yang bagus, hilangkan yang kurang bagus/menarik. Terus saja ulang-ulang, tingkatkan yang baik, hilangkan yang tidak baik.
b.    10.000 jam
Jika kita ingin menjadi expert dibidang misalnya mendongeng atau menulis cerita maka kita harus mencapai angka 10.000 jam. Bisa dibaca ulang materi ini. Teruslah berlatih. Miliki habit, waktu kapan saja kita mempraktekkan misalnya bada subuh, setelah isya atau ada waktu-waktu lainnya. Awalnya kita yang membentuk habit tetapi nanti habitlah yang membentuk diri kita.  
c.    Klakson
Ketiga klakson. Jika kita merasa memiliki potensi dan orang lain belum mengenalnya maka yang kita lakukan seperti meniup terompet atau membunyikan klakson. Kita harus bunyikan klakson atau terompet keras-keras agar orang lain tahu kelebihan yang kita miliki. Caranya bermacam-macam bisa menulis di buku, menulis di twitter, blog, website atau media cetak. Bisa juga dengan podcast, membuat video di youtube dsb. Pada intinya saat kita sudah merasa mampu kita membutuhkan panggung pertunjukan.

Luasnya Surga Abu Bakar

Luasnya Surga Abu Bakar (1)
Surga-Nya Abu Bakar paling luas daripada umat manusia yang lain. Ada kisah sebagaimana yang disampaikan oleh Ustd. Hanan Attaqi. Ketika itu Malaikat Jibril ingin mengukur luasnya surga Abu Bakar. Padahal kecepatan Malaikat Jibril jauh melebihi kecepatan cahaya. Sudah berjalan 1 tahun (penanggalan akherat tentunya), Malaikat Jibril hanya mencapai sekitar 10 persen saja dari seluruh luasnya surga Abu Bakar. Jibril berkata berapa luasnya surga Abu Bakar, bahkan Aku saja (Jibril) tidak sanggup mengelilinginya. Kenapa begitu luasnya surga Abu Bakar padahal Abu bakar bukanlah seorang hafidz quran, ada Ibnu Abbas yang hafidz. Abu bakar bukan ahli jihad, ada Khalid bin Walid sang maestro sekaligus legenda jihad. Bukan orang yang kaya raya, ada Abdurahman Bin Auf dan Usman Bin Affan. Bukan pula ahli fikih ada Muadz bin Jabal sebagai ahli fikih. Kenapa Abu Bakar lebih tinggi derajatnya, lebih luas surganya. Karena rata-rata sahabat-sahabat senior Nabi Muhammad itu masuk Islam melalui peran/washilah dari Abu Bakar. Usman bin Affan dan Abdurahman Bin Auf adalah diantara sahabat yang masuk Islam karena ajakan Abu Bakar.
[19.50, 10/4/2021] +62 812-1034-7500: Luasnya Surga Abu Bakar (2)
Sekarang bayangkan saja kalau Usman Bin Affan dan Abdurahman Bin Auf bersedekah maka Abu Bakar mendapatkan nilai sedekah yang sama persis dengan sedekah keduanya. Lalu jika ada sahabat yang berjihad yang keislamannya atas perantara Abu Bakar maka Abu Bakar mendapatkan pahala yang sama persis. Jika ada sahabat yang mengaji Al Qur'an yang keislamannya melalui Abu Bakar maka Abu Bakar akan mendapatkan pahala yang sama. Lalu jika ada sahabat yang merawi Hadist yang keislaman sahabat itu atas peran dari Abu Bakar maka Abu Bakar mendapatkan pahala yang serupa tanpa dikurangi. Lalu coba kita hitung berapa pahala Abu Bakar, saat sekian ribu sahabat yang berdakwah yang keislamannya atas peranan dari Abu Bakar. Mereka semua berdakwah di berbagai belahan negeri dari timur ke barat, di berbagai pelosok negeri dari utara ke selatan, turun temurun dari zaman Nabi hingga saat ini bahkan akan terus berlanjut hingga kiamat nanti.
[19.52, 10/4/2021] +62 812-1034-7500: Luasnya Surga Abu Bakar (3)
Berapa besarnya pahala yang didapat Abu Bakar, jika sekian banyak umat islam bahkan lebih dari satu milyar umat islam dari zaman Nabi hingga kiamat nanti yang keislamannya ada peranan Abu Bakar. Jika sekian milyar itu beramal sholeh maka Abu Bakar akan mendapatkan amal sholeh itu sama persis tanpa dikurangi. Dalam arti yang lain, surga yang didapat oleh Abu Bakar itu atas investasi yang ia lakukan dulu sehingga amal ibadahnya terus mengalir dengan sangat deras meskipun beliau sudah wafat 1400 tahun yang lalu. Hingga detik ini, Abu Bakar masih panen pahala yang besar atas segala investasi kebaikan yang ia tanam pada masa lalu.
[19.52, 10/4/2021] +62 812-1034-7500: Luasnya Surga Abu Bakar (4)
Cerita Abu Bakar ini, memberikan pelajaran kepada kita untuk memperbanyak investasi kebaikan. Sebarkan kebaikan kepada orang lain, semakin banyak lagi dan lagi. Teruslah berinvestasi kebaikan maka pahala kita akan terus mengalir dari investasi kebaikan yang kita tanam itu. Kita memang tidak bisa menandingi surganya Abu Bakar tetapi cerita ini bisa menjadi pematik semangat agar kita senantiasa menanam dan berinvestasi kebaikan agar kita mendapatkan lebih banyak lagi pahala dari orang yang mengerjakan kebaikan melalui peranan kita. Pahala itu terus berkembang semakin tumbuh, semakin bertambah banyak meskipun kita sudah meninggal.
[19.53, 10/4/2021] +62 812-1034-7500: Luasnya Surga Abu Bakar (5)
Bayangkan saja, ada orang yang menjadi lebih rajin ibadahnya saat membaca apa yang kita bagikan di sosmed. Bahkan orang itu lebih rajin ibadahnya daripada kita. Setiap orang itu beribadah maka pahala yang kita dapatkan persis sama dengan orang tersebut. Lalu orang tersebut meningkatkan lagi ibadahnya, tentu saja pahala yang kita dapatkan juga meningkat sebesar yang didapatkan orang tersebut. Orang itu membaca Al-Qurannya 3 juz dalam sehari sedangkan kita cuma 1 juz saja maka pahala yang kita dapatkan seperti kita membaca Al-Quran sebanyak 4 juz. Kalau orang tersebut rajin puasa Daud atau puasa Senin Kamis maka kita juga mendapatkan pahalanya, padahal kita tidak melakukan. Kalau orang tersebut ditakdirkan hafidz Qur'an maka kita juga mendapatkan pahala dari setiap ayat Al Quran yang ia baca. Kalau seandainya ia meninggal dalam keadaan syahid maka kitapun akan mendapatkan pahala sebagai syuhada.
[19.55, 10/4/2021] +62 812-1034-7500: Luasnya Surga Abu Bakar (6)
Jadi kalau sekiranya kita merasa tertinggal amal ibadah kita dengan orang lain karena orang lain lebih dulu sedangkan kita baru saja hijrah maka untuk mengejar ketertinggalan itu upayakan untuk lebih banyak mengajak orang berbuat baik. Jika kita memiliki keterbatasan ilmu maka rajin-rajinlah share amalan atau kebaikan di grop-grop whatsapp, berbagi di facebook, atau medsos lainnya. Insha Allah dari sekian banyak anggota grup whatsapp, facebook, instagram itu ada beberapa orang yang tersadar serta melakukan sebagaimana apa yang telah kita bagikan. Rajin-rajin share kebaikan di sosmed. Sehari 5-10 kebaikan bisa dari ayat-ayat Al Quran, Hadist Nabi, tausyiah para ulama, kata-kata motivasi, cerita inspirasi. Atas ijin Allah, ada saja orang yang melakukan sebagaimana yang kita bagikan lalu kita juga akan mendapatkan pahala sebagaimana pahala orang yang mengerjakan. Tapi tentu saja kita juga berusaha melakukan tidak hanya sekedar share. Kelak kita akan takjub dan tercengang atas begitu banyaknya tumpukan pahala yang kita dapatkan bukan dari apa yang kita kerjakan tetapi tumpukan pahala itu kita dapatkan melalui kiriman dari amalan yang orang lain lakukan.
[19.56, 10/4/2021] +62 812-1034-7500: Modal Sedikit, Keuntungan Besar
Sobat jadilah pelopor kebaikan. Jadilah inisiator kebaikan. Jadilah penggerak kebaikan dengan mengajak orang lain untuk berbuat baik bersama kita. Kenapa kita harus menjadi pelopor karena setiap kebaikan yang kita inisiasi, yang kita gerakkan lalu diikuti oleh orang lain maka kita akan mendapatkan pahala 100% dari orang lain yang mengikuti kita. Misalnya seperti ini. Di sebuah kampung di daerah terpencil, penduduk kampung setempat kesulitan mencari dana pembangunan masjid. Kita tergerak hati untuk membantu mencarikan dana. Kita hibahkan diri, tenaga dan waktu kita di jalan Allah dengan mengajak saudara, rekan kerja, teman untuk bersama-sama mengumpulkan dana pembangunan masjid. Usaha yang kita lakukan itu, alhamdulillah terkumpul misalnya 500 juta. Sedangkan diri kita sendiri hanya mampu berdonasi hanya 500 ribu. Sobat, kita akan mendapatkan pahala 100% jika kita menjadi wasilah bagi orang lain untuk berbuat baik maka insha Allah walaupun infaq kita hanya 500 ribu tetapi pahala kita senilai 500 juta. Kenapa seperti itu, karena kitalah pelopornya. Kitalah yang mengajak orang lain berbuat baik.
[20.00, 10/4/2021] +62 812-1034-7500: Modal Sedikit, Keuntungan Besar (2)
Contoh yang lain misalnya, kita punya ide wakaf Al Quran untuk para penghafal Al Quran. Dengan usaha yang telah kita lakukan terkumpul sebanyak 500 Al Quran dan kita sendiri hanya mampu berwakaf sebanyak 2 Al Quran. Insha Allah, kita akan mendapatkan pahala sebanyak 500 Al Quran meskipun wakaf kita hanya 2 Al Quran, hal itu karena kitalah pelopornya. Sederhananya lagi saya contohkan misalnya saat kita mengajak tetangga sholat berjamaah di masjid, lalu tetangga itu ikut dengan kita berjamaah di masjid maka kita mendapatkan 2 pahala sholat berjamaah di masjd, sedangkan tetangga kita hanya mendapatkan 1 pahala. Itu karena kita menjadi wasilah kebaikan baginya.  Jadi sobat, tumbuhkan dalam diri sendiri bahwa kita berkomitmen untuk mewakafkan diri kita di jalan Allah. Kita menjadi agen Allah untuk menyebarkan kebaikan. Ingat rumusnya sobat, saat kita ingin dibantu Allah maka bantu kesulitan orang lain dulu.
[20.01, 10/4/2021] +62 812-1034-7500: Modal Sedikit, Keuntungan Besar (2)
Contoh yang lain misalnya, kita punya ide wakaf Al Quran untuk para penghafal Al Quran. Dengan usaha yang telah kita lakukan terkumpul sebanyak 500 Al Quran dan kita sendiri hanya mampu berwakaf sebanyak 2 Al Quran. Insha Allah, kita akan mendapatkan pahala sebanyak 500 Al Quran meskipun wakaf kita hanya 2 Al Quran, hal itu karena kitalah pelopornya. Sederhananya lagi saya contohkan misalnya saat kita mengajak tetangga sholat berjamaah di masjid, lalu tetangga itu ikut dengan kita berjamaah di masjid maka kita mendapatkan 2 pahala sholat berjamaah di masjd, sedangkan tetangga kita hanya mendapatkan 1 pahala. Itu karena kita menjadi wasilah kebaikan baginya.  Jadi sobat, tumbuhkan dalam diri sendiri bahwa kita berkomitmen untuk mewakafkan diri kita di jalan Allah. Kita menjadi agen Allah untuk menyebarkan kebaikan. Ingat rumusnya sobat, saat kita ingin dibantu Allah maka bantu kesulitan orang lain dulu.
[20.01, 10/4/2021] +62 812-1034-7500: Produktif Mulai Waktu Subuh
Sobat, rata-rata orang mulai beraktivitas itu pukul 7 pagi hari. Saat kita bangun di pagi hari menunaikan sholat malam dilanjutkan dengan sholat sunah 2 rakaat sebelum subuh dan menjalankan sholat subuh berjamaah di masjid biasanya selesai jam 5 pagi. Jika rata-rata orang beraktivitas produktif jam 7 pagi sedangkan kita memulai beraktivitas produktif jam 5 pagi maka kita mendapatkan tambahan 2 jam setiap hari. Dalam seminggu mendapatkan tambahan sebanyak 14 jam dan setahun bertambah 728 jam. Di saat orang masih terlelap tidur. Kita sudah memulai dengan aktivitas produktif. Kita mendapatkan 728 jam tambahan pertahun dibandingkan rata-rata orang pada umumnya. Lalu apa yang bisa kita lakukan agar waktu kita produktif di mulai dari jam 5 pagi. Banyak sekali, misalnya membaca dzikir pagi, membaca surat Ar Rahman, surat Al Waqiah, surat Al Mulk dan Surat Al Ikhlas 10x. Dalam sebuah hadist membaca surat Al Ikhlas 10x maka Allah akan bangunkan istana surga. Bagi yang pekerjaannya sebagai penulis bisa memulai dengan membuat tulisan, yang pekerjaannya desainer bisa memulai membuat desain, yang arsitek bisa mulai dengan membuat rancangan denah bangunan dan aktivitas lain sesuai dengan profesi yang kita tekuni.
[20.01, 10/4/2021] +62 812-1034-7500: Produktif Mulai Waktu Subuh (2)
Di waktu subuh, perlu juga kita menulis semua agenda produktif yang akan kita lakukan. Biasanya saat kita menulis agenda harian, kita akan lebih semangat untuk menyelesaikan agenda itu. Saat kita terpacu menyelesaikan agenda harian itu, berarti kita semakin produktif. Jadi sobat, ayo kita biasakan bangun di pagi hari, lalu isi waktu-waktu itu dengan kegiatan yang positif dan produktif. Semoga sebagaimana sabda Nabi, rezeki kita akan mengalir deras dan berkah dan semoga juga kita termasuk orang yang didoakan kebaikan oleh Nabi dikarenakan kebiasaan kita bangun di waktu subuh.

Menjadikan Waktu 24 Jam Menjadi Waktu Produktif


a.    Produktif 24 jam
Menjadikan segala aktivitas dari bangun tidur hingga tidur kembali sebagai aktivitas ibadah dengan cara memperhatikan niat untuk Allah, memulai dengan doa/basmallah sehingga semua aktivitas itu menjadi ibadah yang berpahala bukan hanya sekedar mubah.
b.    Selalu berpikir, apa manfaatnya bagiku
Misalnya saat menonton film, berpikir apa manfaatnya bagiku. Saat main game, berpikir apa manfaatnya bagiku.
c.    Memperbanyak investasi
a.    Investasi dunia. Kita diam saja, investasi bekerja mengumpulkan uang untuk diri kita. Punya banyak kos-kosan, pemilik mini market, pemilik marketplace, ojeg online dll.
b.    Investasi akherat. Kita diam saja, investasi ibadah bekerja mengumpulkan pahala bagi kita.  Ingat, tiga Perkara yang pahalanya terus mengalir yakni : ilmu yang bermanfaat (ilmu yang diajarkan, membuat  buku, konten  youtube, sharing medsos, mendidik anak), amal jariah (membangun masjid, sedekah  Al Quran, membayar uang gedung sekolah, sedekah buku sekolah dll) dan anak sholeh yang meminta ampun dan mendoakan kedua orang tuanya.

Kaidah Manajemen Waktu Menurut Al Quran

1.    Jadikan malam waktu istirahat dan siang waktu bekerja/beraktivitas.
 “Dan karena rahmat-Nya, Dia jadikan untukmu malam dan siang, supaya kamu beristirahat pada malam itu dan supaya kamu mencari sebahagian dari karunia-Nya (pada siang hari) dan agar kamu bersyukur kepada-Nya.” (QS. Al-Qashash:73). “Dan Dialah yang menidurkan kamu di malam hari dan Dia mengetahui apa yang kamu kerjakan di siang hari, kemudian Dia membangunkan kamu pada siang hari untuk disempurnakan umur(mu) yang telah ditentukan…”(QS. Al-An’aam:60).  “Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah tidurmu di waktu malam dan siang hari dan usahamu mencari sebagian dari karunia-Nya. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang mendengarkan.” (QS. Ar-Ruum:23).  “Dialah yang menjadikan malam bagi kamu supaya kamu beristirahat padanya dan (menjadikan) siang terang benderang (supaya kamu mencari karunia Allah). Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi orang-orang yang mendengar.” (QS. Yunus: 67).
2.    Rencanakan masa depan dan lakukan apa yang telah direncanakan (dunia dan akherat)
“Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok; dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.” (QS. Al-Hasyr: 18)
3.    Jadilah produktif
“Maka apabila kamu telah selesai dari satu urusan maka kerjakanlah dengan sungguh-sungguh urusan yang lain”. (QS. Al Insyirah: 7)
[19.46, 10/4/2021] +62 812-1034-7500: Bagaimana Menjadi Sangat Produktif
1.    Pemilik Minimarket. Dari ribuan minimarket yang dimiliki ia mendapatkan banyak keuntungan -> sangat produktif
2.    Orang yang punya tanah luas, lalu menghasilkan keuntungan yang banyak dan juga banyak melakukan sedekah -> sangat produktif
3.    Orang yang share ilmu yang bermanfaat di youtube lalu banyak orang terbantu, terus membantu orang dalam beberapa tahun kemudian -> sangat produktif
4.    Orang yang bersedekah Al Quran bagi para penghafal Quran (hafidz quran), selama penghafal Al Quran terus membaca dan menghafal bahkan mengajarkan kepada orang lain -> sangat produktif
5.    Orang yang membiasakan berdoa/membaca basmallah sebelum melakukan kegiatan apapun -> sangat produktif  (seluruh aktivitasnya dari bangun tidur hingga tidur kembali, semua bernilai ibadah dan semua aktivitasnya diganjar dengan pahala, jika tidak didahului dengan basmallah/berdoa maka bisa jadi aktivitas itu bernilai mubah)
[19.47, 10/4/2021] +62 812-1034-7500: Sedekah Cerdas
Misalnya kita hanya punya uang 100 ribu lalu kita belikan Al Quran untuk para penghafal Al Quran maka luar biasa pahalanya. Ingatlah penghafal Al Quran itu akan terus membaca Al Quran setiap hari dan tidak cuma satu ayat mungkin 1 juz, 2 juz bahkan bisa jadi 10 juz. Hal tersebut dilakukan terus menerus sampai ia meninggal untuk menjaga hafalannya. Belum lagi saat ia mengajarkan kepada orang lain  maka pahalanya semakin berlipat-lipat.

Alasan Kita Harus Menguasai Manajemen Waktu dan Prioritas


1.    Karena hidup ini singkat
Ingatlah satu hari di akherat itu sama dengan 1000 tahun di dunia. Jika umur manusia rata-rata 60-70 tahun maka setara dengan 1,5 jam waktu akherat. Waktu yang sangat singkat untuk sebuah pilihan surga atau neraka. Hanya 1,5 jam waktu yang kita miliki demi satu keabadian surga atau neraka.  Jadi, manajemen waktu dan prioritas adalah hal penting agar kita dapat memanfaatkan 1,5 jam waktu di dunia ini untuk menggapai kehidupan akherat yang abadi, berusaha menggapai surga yang lebih tinggi lagi sehingga nikmatnya lebih sempurna lagi.
2.    Karena kita punya mimpi dan cita-cita
Apa mimpi kita misalnya “Masuk Surga Sekeluarga”. “(yaitu) surga ‘Adn yang mereka masuk ke dalamnya bersama orang-orang saleh dari bapak-bapaknya, istri-istrinya dan anak cucunya.” (QS. Ar-Ra‘du: 23). Kita perlu manajemen waktu untuk mengejar dan meraih mimpi itu.  Cita- cita ingin menjadi dokter, arsitek, pakar, ingin kaya dsb.  Semua cita-cita itu akan bisa diraih dengan manajemen waktu yang efektif, dengan produktivitas serta prioritas. Jika ada yang ingin menjadi seorang penulis, coba tanyakan pada diri sendiri dalam sehari berapa jam waktu dihabiskan untuk menulis. Jika ingin jadi seorang motivator, berapa jam waktu dalam sehari dihabiskan untuk belajar ilmu tentang motivasi.  Jika kita ingin menjadi pakar dalam bidang tertentu maka habiskan sebagian besar waktu kita untuk belajar, berusaha, praktek pada kepakaran yang kita inginkan.
3.    Karena manusia menyukai kesibukan
Jika kita tidak memaksakan  menyibukkan diri pada hal-hal yang positif (beribadah, mengembangkan diri, bekerja , berolah raga, berkarya dll) maka manusia cenderung menyibukkan diri pada sesuatu hal yang sia-sia atau yang membuat dosa.

MANAJEMEN WAKTU DAN MENJADI PRODUKTIF

[19.32, 10/4/2021] +62 812-1034-7500: Apa Benar Tidak Produktif ?
Terjebak kemancetan Jakarta  tidak produktif
Menunggu pesawat delay di bandara  tidak produktif
Membersihkan dan merapikan rumah seperti mencuci baju, mengepel lantai, mensetlika  tidak produktif
Mengajak anak bermain  tidak produktif
Tidur  tidak produktif
Apakah benar seperti itu ?
[19.34, 10/4/2021] +62 812-1034-7500: Waktu Sama Produktivitas Berbeda
Manusia oleh Allah diberi waktu yang sama yaitu satu hari 24 jam, satu jam 60 menit dan satu menit 60 detik. Tidak ada manusia yang diberi waktu lebih dari atau kurang dari 24 jam. Apakah mereka seorang pejabat, gubernur atau presiden sekalipun waktu yang disediakan sama. Allah menyediakan waktu yang sama agar manusia mampu berlomba-lomba memanfaakan waktu untuk meraih banyak produktivitas. Waktu yang diberikan sama namun kenyataannya produktivitas yang dihasilkan oleh setiap manusia berbeda. Ada yang mampu meraih banyak produktivitas, ada yang miskin produktivitas bahkan ada yang tidak melakukan produktivitas apapun.
Setiap orang mempunyai waktu yang sama yaitu 24 jam dalam sehari namun produktivitas yang dihasilkan masing-masing orang berbeda-beda. Ada seorang yang dalam satu hari mampu meraih 1000 produktivitas, ada yang mampu melakukan 100 produktivitas, ada yang 25 produktivitas, ada yang 10 produktivitas, ada yang 5 produktivitas bahkan ada yang hanya satu produktivitas atau ada juga orang yang tidak melakukan apapun untuk dirinya. Seseorang yang gemar bermain games dari bangun tidur hingga tidur kembali, seharian bermain games adalah contoh seseorang yang sama sekali tidak melakukan produktivitas. Seseorang yang seharian melakukan pesta narkoba adalah contoh lain orang tanpa melakukan produktivitas.
[19.35, 10/4/2021] +62 812-1034-7500: Apa Produktivitas Itu?
Apa definisi produktivitas dalam tema hari ini? Produktivitas adalah sesuatu yang kita lakukan bermanfaat bagi diri kita, baik dalam kehidupan dunia atau akherat. Berolah raga, membaca buku pelajaran bagi para pelajar, belajar memasak, bekerja itu adalah produktivitas. Sedangkan beribadah, sholat, puasa, berdzikir, berbagi rezeki, menolong orang itu juga produktivitas. Mengendarai mobil ke tempat kerja adalah produktivitas apalagi diiringi dengan mengingat Allah (berdzikir) tambah satu produktivitas lagi. Kita perlu memanfaatkan waktu seoptimal mungkin. Waktu-waktu yang dianggap tidak produktif dijadikan lebih produktif misalnya dengan mengingat Tuhan (berdzikir). Dzikir itu ringan diucapkan tetapi berat timbangannya di akherat.
[19.36, 10/4/2021] +62 812-1034-7500: Coba Renungkan, Waktu Kita Dihabiskan Untuk Apa?
Sobat, coba renungkan. Apa yang engkau rasakan, jika sesuatu yang paling berharga dalam hidupmu hilang misalnya mobil, dompet, emas, barang antik atau perhiasan yang mahal pastilah engkau merasa gelisah, cemas, tertekan, tidak bisa tidur. Tapi kenapa engkau tidak cemas sama sekali saat sesuatu yang paling berharga yakni waktu yang seharusnya digunakan untuk mendapatkan tiket surga namun terbuang sia-sia. Waktu yang seharusnya digunakan untuk membaca Al Quran dicuri oleh televisi, dicuri oleh sosmed, dicuri oleh game, dicuri film drakor. Kenapa engkau tidak gelisah saat waktu yang seharusnya digunakan untuk mendapatkan tiket surga diambil untuk urusan dunia?
[19.37, 10/4/2021] +62 812-1034-7500: Kita Akan Ditanya Umur Kita Dihabiskan Untuk Apa?
Ingatlah pesan nabi ini “Tidaklah bergeser kedua kaki seorang hamba nanti pada hari kiamat, sehingga Allah akan menanyakan tentang (4 perkara:) (Pertama,) tentang umurnya dihabiskan untuk apa. (Kedua,) tentang ilmunya diamalkan atau tidak. (Ketiga,) Tentang hartanya, dari mana dia peroleh dan ke mana dia habiskan. (Keempat,) tentang tubuhnya, capek / lelahnya untuk apa.” (HR. Tirmidzi). Ingatlah kelak kita akan ditanya, umur/waktu kita dihabiskan untuk apa? Jadi coba renungkan barang 10 menit saja, pikirkan baik-baik selama ini waktu kita itu kita habiskan untuk apa? Jawabannya dikategorikan menjadi 3 hal yakni:
a. Dihabiskan untuk hal yang produktif
b. Dihabiskan untuk hal yang sia-sia
c. Dihabiskan untuk perbuatan dosa
“Demi masa. Sungguh, manusia berada dalam kerugian. Kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan serta saling menasihati untuk kebenaran dan saling menasihati untuk kesabaran.” (QS. Al Asr : 1-3)
[19.38, 10/4/2021] +62 812-1034-7500: Dua Golongan Yang Berbahaya Nasibnya
Sobat, ada 2 golongan yang berbahaya nasibnya kelak di akherat. Pertama, orang yang suka menanam keburukan maka ia akan menuai keburukan. Kedua, orang yang tidak menanam apa-apa maka ia juga tidak akan mendapatkan apa-apa. Ia selalu isi hari-harinya dengan hal-hal yang sia-sia. Hidupnya tidak akan berkembang. Hidupnya hanya datar-datar saja. Amal ibadahnya tidak ada. Ia habiskan hidupnya untuk hal-hal yang sia-sia belaka. Sobat, janganlah menjadi golongan yang bangkrut saat di akherat kelak yakni mereka yang terus melakukan dosa dan mereka yang terus mengisi hari-harinya dengan kesia-sian.
[19.39, 10/4/2021] +62 812-1034-7500: Dari Yang Tidak Produktif Menjadi Produktif
Misalnya
1.    Terjebak kemancetan Jakarta -> menimba ilmu dengan mendengarkan audio, berdzikir -> produktif
2.    Menunggu pesawat delay di bandara -> membaca buku, menimba ilmu melalui youtube -> produktif
Nanti kalau ditanya, kita dititipkan HP digunakan untuk apa?, untuk bekerja, mendengar pengajian, menimba ilmu -> aman
Tapi kalau nanti jawabannya Kita dititipkan HP digunakan untuk apa? -> untuk ghibah, gosipin orang, bermain game, nonton film jorok -> wah jadi nggak aman
3.    Membersihkan dan merapikan rumah seperti mencuci baju, mengepel lantai, mensetlika -> diawali dengan berdoa, dengan membaca basamallah (sehingga mendapatkan pahala), mendengarkan ayat suci -> produktif
4.    Mengajak anak bermain -> menyenangkan anak (berpahala), meningkatkan hormon kebahagiaan yang bermanfaat bagi anak -> produktif
5.    Tidur -> sebelum tidur diawali dengan memaafkan orang, mensyukuri 5 hal yang patut disyukuri, berdoa (tidurnya berpahala) -> produktif
Jadi dapat disimpulkan bahwa produktif atau tidaknya seseorang tergantung pada diri sendiri bukan tergantung pada situasi dan keadaan.

Tanya Jawab

1.    Pertanyaan
Setiap hari ada banyak pekerjaan yang harus saya selesaikan, bagaimana agar saya mampu menyelesaikan semua pekerjaan itu?
Jawaban
Jika dalam sehari kita banyak melakukan aktivitas maka kita perlu menentukan prioritas dalam menyelesaikan setiap tugas. Ada beberapa langkah dalam menentukan prioritas, yakni sebagai berikut :
a.    Awalilah hari itu dengan membaca basmallah dan berdoa agar semua aktivitas berjalan lancar dan Allah memberikan yang terbaik.
b.    Coba tulis dalam sebuah kertas apa saja kegiatan-kegiatan yang ingin kita lakukan pada hari itu.
c.    Buatlah prioritas kegiatan yang akan dikerjakan lebih dahulu.
d.    Untuk menentukan prioritas mana yang lebih dulu, kita dapat berpatokan pada kuadran prioritas.  Ada empat kuadran prioritas, yaitu :
1)    Kuadran I adalah kegiatan yang pertama kali harus dikerjakan atau diselesaikan karena kegiatan ini sifatnya penting dan mendesak.
2)    Kuadran II adalah kegiatan yang kurang begitu penting tetapi mendesak. Kegiatan ini menjadi prioritas kedua. Jika kita memiliki waktu luang, maka kegiatan ini dapat segera diselesaikan.
3)    Kuadran III adalah kegiatan yang penting tetapi tidak mendesak ini menjadi prioritas yang ketiga. Karena waktu yang tidak mendesak maka kegiatan ini bisa kita tunda di lain waktu.
4)    Kuadran IV adalah kegiatan yang menjadi prioritas terakhir karena sifatnya kurang penting dan tidak mendesak.
e.    Kemudian pilah, aktivitas mana yang akan dikerjakan sendiri dan aktivitas apa yang dapat didelegasikan kepada orang lain.
f.    Tulislah waktu atau batasan waktu dalam mengerjakan setiap agenda kegiatan hari itu.
g.    Jadwalkan ulang aktivitas hari ini yang belum sempat kita kerjakan (tertunda).
[06.21, 11/4/2021] +62 812-1034-7500: 2.    Pertanyaan
Apakah orang pulang larut malam identik dengan produktif?
Jawaban
Belum tentu. Seorang pegawai yang masuk kerja pulang larut malam, belum tentu lebih produktif daripada pegawai yang pulang sesuai jam kerja misalnya jam 16.00 atau 17.00.  Yang menjadi tolak ukur produktif itu adalah waktu serta kuantitas dan kualitas pekerjaan.
a.    Tugas yang sama -> waktu yang lebih singkat -> produktif
b.    Waktu sama -> pekerjaan yang lebih banyak/lebih berkualitas -> produktif
c.    Waktu sama -> melakukan pekerjaan lebih penting -> produktif
[06.22, 11/4/2021] +62 812-1034-7500: 3.    Pertanyaan
Bagaimana caranya agar kita tidak gampang tergoda sosmed, agar tetap produktif sesuai target yang sudah kita buat?
Jawaban
a.    Setiap kita akan melakukan sesuatu maka ingatlah bahwa Allah itu memiliki CCTV 24 jam untuk merekam segala aktivitas kita. Rekaman itu kelak akan ditayangkan dan dipertontonkan kepada semua makhluk termasuk seluruh manusia. Maka berusahalah memastikan rekaman kita nantinya banyak memutar hal-hal yang baik tentang diri kita bukan malah sebaliknya. Malu rasanya saat film kita diputar lalu yang ditampilkan lebih banyak perbuatan buruk daripada perbuatan baik.
b.    Ingat juga, waktu yang Allah berikan kepada kita itu kelak akan dimintai pertanggungjawabannya. Lega rasanya saat kita ditanya waktu kita dihabiskan untuk apa? Lalu kita jawab sebagian besar kita habiskan untuk berbuat baik. Tegang rasanya saat kita menjawab waktu yang Allah berikan kita habiskan untuk kesia-siaan. Ingatlah pesan nabi ini “Tidaklah bergeser kedua kaki seorang hamba nanti pada hari kiamat, sehingga Allah akan menanyakan tentang (4 perkara:) (Pertama,) tentang umurnya dihabiskan untuk apa. (Kedua,) tentang ilmunya diamalkan atau tidak. (Ketiga,) tentang hartanya, dari mana dia peroleh dan ke mana dia habiskan. (Keempat,) tentang tubuhnya, capek / lelahnya untuk apa.” (HR. Tirmidzi). Ingatlah kelak kita akan ditanya, umur/waktu kita dihabiskan untuk apa? Jadi coba renungkan barang 10 menit saja, pikirkan baik-baik selama ini waktu kita itu, kita habiskan untuk apa? Jawabannya dikategorikan menjadi 3 hal yakni:
1)    Dihabiskan untuk hal yang produktif
2)    Dihabiskan untuk hal yang sia-sia
3)    Dihabiskan untuk perbuatan dosa
Sobat, saya perlu ingatkan kembali ada 2 golongan yang berbahaya nasibnya kelak di akherat. Pertama, orang yang suka menanam keburukan maka ia akan menuai keburukan. Kedua, orang yang tidak menanam apa-apa maka ia juga tidak akan mendapatkan apa-apa. Sobat, janganlah menjadi golongan yang bangkrut saat di akherat kelak yakni mereka yang terus melakukan dosa dan mereka yang terus mengisi hari-harinya dengan kesia-sian.
c.    Hati-hati jika terlenanya kita, menghabiskan waktu di sosmed itu ada muatan ghibah, fitnah, ngegosip, membicarakan orang lain. Kita nanti bisa menjadi orang yang bangkrut. Hati-hati interaksimu dengan orang lain. Mereka bisa membuatmu bangkrut dengan banyak mengambil pahalamu dan banyak memberikan dosa kepadamu. Seorang yang bangkrut itu adalah orang yang banyak berbuat baik tetapi buruk kelakuannya kepada orang lain. Walaupun orang itu banyak pahala kebaikan namun akan diambil dan diberikan kepada orang yang dulunya pernah mereka dzolimi sehingga orang yang terdzolimi itu protes dan mengadu kepada Allah. Lalu akibat lisan yang sering marah-marah, membentak, menyakiti orang lain, bergosib, ghibah, membicarakan keburukan orang lain dan tangan yang sering menampar dan memukul, maka pahala yang engkau dapatkan sedikit demi sedikit akan engkau bagikan kepada orang-orang yang engkau sakiti. Pahala yang seharusnya mampu mengantarkanmu ke surga yang lebih tinggi itu semakin lama semakin terkikis dan menyusut, surgamu semakin lebih rendah lagi.
Akibat begitu banyaknya orang yang engkau sakiti, pahala yang engkau kumpulkan itu tambah sedikit, semakin lama semakin menipis dan akhirnya habis. Kesempatanmu mendapatkan surga lenyap sudah. Engkau berdiri tegang, tidak bergeming, kaku, kelu, pucat, ternganga menyaksikan apa yang baru saja engkau alami. Sayang sekali, ternyata orang-orang yang engkau sakiti itu masih banyak dan terus mengadu kepada Allah. Dirimu sendiri sudah tidak memiliki pahala untuk dibagikan sebagai ganti perlakuanmu dulu yang suka menyakiti dan membuat orang lain rugi. Saat pahalamu habis maka dosa orang yang engkau dzolimi akan diberikan kepadamu. Dosa itu terus menumpuk semakin banyak, semakin banyak lagi. Nerakamu semaki…
[06.22, 11/4/2021] +62 812-1034-7500: 4.    Pertanyaan
Bagaimana caranya bersedekah tanpa membuat orang yang disedekahi merasa tertekan, rendah diri, terhina atau segala bentuk pengurangan pahala bagi yang bersedekah?
Jawaban
a.    Sedekah dengan diam-diam. Misalnya ada penjual bawang keliling. Melihat penjual bawang itu kita merasa kasihan. Lalu kita membeli bawang tersebut dengan niat ingin bersedekah. kita membeli tanpa menawar harga. Insha Allah ini akan dicatat sebagai sedekah. Beda jika kita membeli bawang dengan motif untuk mendapatkan keuntungan sehingga kita menawar hingga harga yang paling rendah. Kalau model seperti ini berarti niatnya bukan sedekah dan tidak mendapatkan pahala sedekah.
b.    Bisa juga kita bersedekah tapi orang yang kita sedekahi tidak merasa terhina, rendah diri dan tertekan dengan cara memberikan mereka tugas/pekerjaan. Dari hasil pekerjaan yang dia lakukan kita beri semacam gaji/imbalan. Kita juga bisa memberikan imbalan yang lebih banyak. Jika kita mempekerjakan orang lain dengan gaji yang pantas bahkan berlebih lalu kita niatkan untuk menolong/membantu orang lain maka akan bernilai sedekah.
c.    Saat bersedekah kepada orang lain, kita bersikap lemah lembut  agar tidak menyakiti orang yang kita sedekahi. Memberi dengan senyuman, mendengarkan curhatnya dan memuliakannya (Allah saja memuliakan manusia dengan menyuruh semua malaikat bersujud untuk memuliakan/ menghormati Nabi Adam, maka kitapun juga harus memuliakan orang lain). Ini yang namanya sedekah perasaan. Kita memberi uang itu sedekah fisik. Kita memberi dengan cara santun, lemah lembut, tersenyum, mendengar curhatannya, kita memuliakannya, tidak sombong dan angkuh maka ini sedekah perasaan. "Orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah, kemudian mereka tidak mengiringi apa yang dinafkahinya itu dengan menyebut-nyebut pemberiannya dan dengan tidak menyakiti (perasaan si penerima), mereka memperoleh pahala di sisi Tuhan mereka." (QS. Al Baqarah : 262). "Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu menghilangkan (pahala) sedekahmu dengan menyebut-nyebutnya dan menyakiti (perasaan si penerima), seperti orang yang menafkahkan hartanya karena riya kepada manusia dan dia tidak beriman kepada Allah dan hari kemudian" (QS. Al Baqarah 264). Kedua ayat ini menjelaskan bahwa pahala sedekah seseorang akan hilang jika orang tersebut suka mengungkit-ungkit sedekah yang ia lakukan sehingga akan melukai perasaan orang yang disedekahi. Sedekah dengan cara yang tidak sopan seperti melempar, memberi dengan marah-marah, ngomel atau sedekah dengan raut wajah yang sebel, tidak menyenangkan juga bisa menghilangkan pahala sedekah. Sedekah dengan tujuan pamer kekayaan juga menghilangkan pahala.
d.    Jika ada orang yang meminta sedekah lalu kita tidak berkenan memberi sedekah maka lebih baik kita sampaikan penolakan dengan cara yang baik.  "Perkataan yang baik dan pemberian ma'af lebih baik dari sedekah yang diiringi dengan sesuatu yang menyakitkan (perasaan si penerima). Allah Maha Kaya lagi Maha Penyantun." (QS. Al Baqarah 263)
e.    Bisa juga kita minta bantuan orang ketiga. Misalnya kita mau sedekah kepada seseorang, kita bisa minta tolong kepada orang ketiga yang kita percaya sebagai perantara sedekah kita tanpa perlu orang yang kita sedekahi tahu bahwa kita yang memberi sedekah.
f.    Cerita tentang sedekah perasaan. Saya menemukan tulisan ini di WA group. Entahlah siapa yang menuliskannya. Semoga mendapatkan amal jariah dari tulisan yang dibagikan. Sobat, tulisan ini sangat menarik untuk kita simak. Syekh Ali Thanthawi menceritakan dialog beliau dengan anaknya: Semalam Aku melihat anak gadisku mengambil sedikit nasi ditambah dengan beberapa sayur buncis. Ia meletakkannya di atas piring kaleng. Setelah itu, ia tambahkan lagi beberapa potong terong, mentimun dan beberapa butir kacang polong. Selanjutnya ia bergegas keluar rumah. Aku segera mencegat dan bertanya, "Untuk siapa makanan ini?". "Ini untuk satpam penjaga rumah, nenek menyuruhku melakukan ini," jawabnya. Lalu Aku berkata, "Coba ambil satu buah piring kaca, letakkan semua makanan ini di atasnya, dan atur letaknya dengan bagus. Setelah itu letakkan piring ini di atas baki, dan sertakan dengannya sendok-garpu dan segelas air." Anak gadisku segera melaksanakan sesuai arahanku dan mengantarkan makanan itu kepada satpam rumah. Saat ia kembali, ia bertanya, "Kenapa Abah menyuruhku melakukan hal itu?". Aku menjawab, "Makanan itu sedekah dengan  "harta", sedangkan menyajikannya dengan indah itu adalah sedekah dengan "perasaan". "Sedekah yang pertama dapat memenuhi perut, sedangkan yang kedua memenuhi hati. Sedekah dengan harta akan menimbulkan perasaan di hati satpam bahwa ia seorang peminta-minta yang kita beri sisa-sisa makanan. Adapun sedekah dengan perasaan akan menimbulkan rasa bahwa ia adalah teman akrab kita atau tamu kita yang terhormat. Di sana ada perbedaan yang amat signifikan antara pemberian dengan harta dan pemberian dengan jiwa. Pemberian dengan jiwa, besar nilainya di sisi Allah dan di dalam perasaan orang yang menerima sedekah."
Sobat dari tulisan di atas, kita bisa mengambil hikmahnya. Masih banyak orang mempersepsikan bahwa sedekah itu hanyalah harta padahal senyum itu sedekah, membuat hati orang nyaman juga sedekah. Saat kita bertemu orang lalu kita tersenyum, kita sudah sedekah perasaan. Sebab dengan senyum kita, perasaan orang lain menjadi lebih bahagia. Lalu membuat orang tertawa juga sedekah, asalkan yang kita sampaikan bukan cerita bohong, bukan ghibah, bukan pula cerita lain yang menyebabkan dosa. Saat memberi makanan disertai senyuman itu juga sedekah. Saat memiliki kebun di tepi jalan lalu kita rawat kebun itu sehingga indah dipandang mata maka itu juga sedekah perasaan. Saat punya mobil lalu kita rapikan mobil dan kita beri wewangian agar orang yang ada di dalamnya nyaman juga sedekah perasaan. Masih banyak lagi sedekah perasaan yang bisa kita lakukan untuk memperbanyak pahala kita kelak.
[06.23, 11/4/2021] +62 812-1034-7500: 5.    Pertanyaan
Alhamdulillah kulwab ini sangat bermanfaat bagi saya, banyak ilmu yang saya dapatkan. Satu pertanyaan pak, apa bedanya sibuk dan produktif?
Jawaban
Pertanyaan ini sudah dijelaskan perbedaannya. Intinya produktif itu bukan kita mengerjakan banyak aktivitas, memiliki banyak kegiatan, itu namanya sibuk. Produktif itu ukurannya adalah kita mengerjakan hal-hal yang penting untuk masa depan kita di dunia dan akherat.
[06.23, 11/4/2021] +62 812-1034-7500: 6.    Pertanyaan
Menurut Bapak bagaimana tanggapannya dengan orang yang memiliki prinsip hidup itu seperti air mengalir.
Jawaban
Kalau menurut saya, hidup itu tidak boleh seperti air mengalir. Hidup harus memiliki target, jika tidak maka dapat dipastikan hidupnya tidak akan maju dan berkembang, berjalan ditempat atau bahkan semakin ketinggalan dan waktunya banyak terbuang sia-sia. Kedua adalah fokus, tanpa fokus target tidak akan pernah bisa diraih. ketiga adalah perencanaan untuk meraih target. Keempat adalah disiplin melakukan apa yang direncanakan, siap berkorban harta, waktu, tenaga demi mencapai target.
[06.24, 11/4/2021] +62 812-1034-7500: 7.    Pertanyaan
Saya seorang kepala bagian marketing. Terkadang sulit mengontrol kinerja bawahan agar mencapai target. Gimana ya pak mengontrol bawahan agar kinerjanya lebih produktif.
Jawaban
Saya pernah menulis tulisan ini dibuku new comer mungkin bisa diterapkan. Judulnya Morning Talk. Di pagi hari, dikala suasana hati masih segar, gelombang pikiran masih tenang, kondisi tubuh fresh, sebelum memulai sebuah aktivitas di kantor dan rutinitas pekerjaan, alangkah lebih baik jika diadakan sebuah kegiatan Morning Talk. Morning Talk semacam rapat koordinasi singkat yang dilakukan sebelum aktivitas kerja berjalan. Tujuan Morning Talk adalah mengkoordinasikan apa saja agenda yang akan dilakukan hari itu oleh para anggota dalam sebuah tim. Morning Talk akan berjalan efektif ketika unsur-unsur berikut ini dipenuhi:
a.    Anggota rapat. Peserta rapat ini hendaknya diikuti oleh tidak lebih dari sepuluh orang. Morning Talk ini memang ditujukan kepada kelompok-kelompok kecil saja sehingga peserta rapat yang tidak terlalu banyak itu akan lebih efektif.
b.    Batasan Waktu Rapat. Hendaknya Morning Talk terbatasi dengan waktu. Waktu yang ideal adalah kurang lebih 30 menit saja. Waktu yang terlalu lama tentulah akan mengganggu kerja masing-masing anggota. Dalam Morning Talk hendaknya tidak membahas hal-hal yang memakan waktu yang lama. Pembahasan hal-hal tersebut hendaknya dibicarakan pada forum yang lain. Forum tersebut bisa forum informal atau forum rapat formal. Jadi dalam Morning Talk hanya membicarakan apa yang harus dikerjakan pada hari itu. Morning Talk ini hendaknya dilakukan tiap hari dengan durasi waktu sekitar 30 menit.
c.    Agenda Rapat. Agenda dari Morning Talk hendaknya dibatasi pada evaluasi kegiatan kemarin dan permasalahannya, apa saja yang akan dilakukan tiap-tiap anggota pada hari ini, apa target yang akan dicapai pada hari ini, apa saja kemungkinan permasalahan-permasalahan yang akan dihadapi pada hari ini. Dalam Morning Talk ini pimpinan dapat juga memberikan arahan dan informasi-informasi penting.
d.    Morning Talk ini sangat cocok dalam tim kecil misalnya antara pimpinan bagian beserta anggota, tim marketing, dan tim kecil yang lain.
Dengan diadakan secara rutin Morning Talk maka ada beberapa keuntungan yang didapat. Keuntungan-keuntungan tersebut antara lain:
a.    Pimpinan mengetahui target dari masing-masing anggota pada hari itu
b.    Pimpinan mengetahui apa saja yang akan dilakukan anggota pada hari itu
c.    Pimpinan mengetahui aktivitas para anggota hari kemarin beserta permasalahannya
d.    Pimpinan dapat mengarahkan jika ada anggota yang melakukan aktivitas yang dianggap kurang sesuai dengan target organisasi
e.    Kondisi tim akan sangat dinamis dan produktif karena mereka dituntut untuk bekerja sesuai dengan target dan rencana yang telah ditentukan
f.    Morning Talk ini akan melahirkan budaya untuk merencanakan sebelum beraktivitas
g.    Masing-masing anggota akan belajar untuk melakukan manajemen waktu dengan baik agar semua target mereka terpenuhi
h.    Pimpinan dapat mengantisipasi hal-hal apa saja yang dapat menghambat aktivitas kegiatan pada hari ini
i.    Morning Talk ini akan meminimalisasi orang-orang yang tidak produktif dan orang-orang yang bekerja yang tidak sesuai dengan sasaran yang telah ditentukan
Kegiatan Morning Talk ini bisa juga diadakan pada sore hari yang disebut Evening Talk. Namun demikian menurut saya Morning Talk akan lebih efektif karena dari segi kebugaran pikiran, hati, dan raga yang lebih baik daripada diadakan pada sore hari yang segala kondisinya baik secara fisik dan psikologis telah lelah akibat melakukan pekerjaan pada hari itu. Dalam kegiatan Morning Talk yang terpenting juga adalah menjaga kedisiplinan para anggotanya untuk hadir tepat waktu, sehingga semua agenda Morning Talk dapat dilaksanakan tepat waktu. Hal ini disebabkan kegiatan ini hanya berlangsung sebentar. Jika ada anggota yang terlambat hadir maka Morning Talk ini akan kurang efektif.
[06.24, 11/4/2021] +62 812-1034-7500: 8.    Pertanyaan
Pak, bagaimana ya agar kita tidak main game terus. (Pertanyaan dari anak SMA)
Jawaban
Pemuda/Remaja harus disibukkan dengan hal-hal yang positif seperti bhakti sosial, olah raga, kegiatan agama, berkarya dan kegiatan positif lainnya, jika tidak maka mereka akan sibuk dengan sesuatu yang sia-sia, melenakan dan bahkan yang membuat dosa. Karena pada dasarnya manusia itu menyukai kesibukan. Jika tidak disibukkan dengan hal yang positif maka manusia akan sibuk pada hal yang sia-sia bahkan yang berdosa. Kabar kurang baiknya, kesibukan yang positif itu harus ditarget, diprogram dan direncanakan, jika tidak maka biasanya orang otomatis akan sibuk pada hal-hal yang sia-sia.
[06.25, 11/4/2021] +62 812-1034-7500: 9.    Pertanyaan
Apa manfaat bagi karir seseorang saat menerapkan manajemen waktu di kantor.
Jawaban
Setidaknya ada 4 manfaat yaitu :
a.    Meningkatkan reputasi dan kepercayaan orang lain terutama kepercayaan atasan sehingga akan berdampak positif pada prestasi dan karir
b.    Memiliki banyak waktu luang yang bisa digunakan untuk kegiatan yang lebih produktif lagi
c.    Mengurangi tingkat stress akibat dikejar-kejar deadline
d.    Lebih produktif dan lebih banyak menyelesaikan tugas
[06.26, 11/4/2021] +62 812-1034-7500: 10.    Pertanyaan
Dulu saya produktif menulis. Sekarang malasnya minta ampun. Buka laptop aja malas. Gimana cara mengatasinya. Terima kasih.
Jawaban
Sharing motivasi menulis
1.    Sedekah Ilmu
"Jika seseorang anak adam meninggal dunia, maka terputuslah amalannya kecuali 3 perkara (yaitu): sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat dan anak yang shaleh" (HR. Muslim). Ilmu yang bermanfaat (termasuk buku dan tulisan) akan terus memberikan pahala meskipun orang tersebut telah meninggal dunia. Misalnya saat kita menulis buku, lalu ada  ribuan orang membaca buku yang kita tulis lalu mereka terinspirasi/mengamalkan, maka kita akan mendapatkan pahala 100% dari para pembaca yang mengamalkan ilmu tersebut. Jika ada 1000 orang yang melakukan maka kita akan mendapatkan 100% pahala x 1000 orang. Ilmu ini tidak harus berhubungan dengan agama, tetapi ilmu apa saja termasuk ilmu masak memasak, cerita anak, kesehatan, dunia parenting,  tentang desain rumah, dunia wirausaha, tentang pendidikan, SOP,  hasil penelitian yang bermanfaat bagi orang lain dsb.
2.    Menulis itu mengalirkan pahala
Menulis menjadi investasi pahala jika yang ditulis menjadi inspirasi orang lain untuk berbuat kebaikan. Menulis menjadi investasi dosa jika yang ditulis mendorong orang untuk melakukan keburukan. Bapak/Ibu, segala sesuatu yang kita tulis di buku, sosmed atau media lainnya bukan berhenti disitu saja namun memiliki kelanjutan. Apa yang kita tulis jika berdampak kebaikan maka kita sebagai penulis akan mendapatkan pahala. Sebaliknya jika seorang penulis menulis sesuatu yang mengajak orang berbuat dosa maka penulis itu juga akan menanggung dosanya. Menulis itu sumber pahala. Jika kita menulis sesuatu yang baik dan membuat pembaca menjadi lebih baik hidupnya maka itulah sumber pahala yang terus mengalir. Jika tulisan itu menjadikan orang lain berbuat nista, tercela, menyimpang, dan berdosa tentu saja semua dosa itu juga akan mengalir kepada orang yang menulisnya.
3.    Mendapatkan Jaminan pertolongan Allah
Tulisan yang kita tulis bisa menjadi jembatan untuk menolong orang lain. Saat kita mampu menolong orang lain, berarti kita mendapatkan jaminan pertolongan Allah. “Sesungguhnya Allah akan selalu menolong seorang hamba selama dia gemar menolong saudaranya.” (HR. Muslim). Tahukah saat kita menolong orang lain, itu berarti kita sedang menabung pertolongan Allah. Semakin banyak kita menolong orang lain semakin banyak menabung pertolongan Allah. Saat nanti kita mendapatkan masalah, kesulitan, kesusahan maka Allah akan mencairkan tabungan kita sehingga masalah kita lebih mudah diselesaikan. Kita bisa menolong orang lain dengan menulis misalnya yang sebelumnya tidak jago masak menjadi jago masak kemudian dijual dan menjadi penghasilan, yang sebelumnya tidak produktif di kantor menjadi produktif, yang bingung jualan produk jadi mahir berjualan sehingga rezekinya berlipat ganda, yang suka korupsi jadi takut korupsi, yang kesulitan ekonomi jadi melimpah rezekinya karena berwirausaha dsb. Demikian sedikit share motivasi menulis, dengan motivasi itu semoga kita tetap semangat menulis.

Cara Bersyukur

1.    Syukur adalah sikap kita dalam menerima nikmat yang Allah berikan. Cara bersyukur dengan memuji kepada yang memberi nikmat yakni Allah dengan mengucapkan “Alhamdulillah” saat mendapatkan atau merasakan kenikmatan. Saat mengucapkan “Alhamdulillah” diresapi dalam hati tidak sekedar terucap dalam mulut.
2.    Cara bersyukur yang lain adalah dengan mengeluarkan zakatnya bagi yang sudah masuk nisabnya dan keluarkan infaq dan memperbanyak sedekah yang digunakan untuk kebaikan. In syaa Allah, saat kita bersyukur maka Allah akan tambahkan rezeki dan Allah akan tambahkan juga keberkahan dari rezeki yang Allah berikan.
[20.17, 11/4/2021] +62 812-1034-7500: 3.    Untuk melatih keluesan bersyukur, jadikanlah habit untuk senantiasa bersyukur 5 menit menjelang tidur dan 5 menit setelah tidur. Syukuri hingga detik ini kita diberi kesehatan. Mata, telinga, mulut yang masih berfungsi normal. Syukuri saat kita diberi teman-teman yang baik, rumah yang nyaman, dipermudah melakukan ibadah. Rasakan cintaNya. Ingat-ingatlah begitu sayangnya Allah kepada kita. Ingat-ingatlah kebaikan istri, orang tua, anak-anak, saudara, sahabat kepada diri kita. Doakan dengan setulus-tulusnya mereka yang telah berbuat baik kepada kita. Nah, untuk melatih kebiasaan bersyukur, coba dalam waktu 5 menit tuliskan/ingatlah 10 hal yang perlu disyukuri. Lakukan teknik ini saat sebelum atau setelah bangun tidur setiap hari. Semakin luwes dan semakin menjadi ahli bersyukur in syaa Allah nasib kita akan semakin lebih baik lagi.
[20.19, 11/4/2021] +62 812-1034-7500: 4.    “Siapa yang tak pandai mensyukuri nikmat yang sedikit, maka takkan dapat mensyukuri nikmat yang banyak.” (HR. Muslim). Sobat, saat kita makan buah pisang, rasakan dengan penuh syukur kenikmatannya. Ucapkanlah alhamdulillah ya Allah, Engkau telah memberi rezeki kepada saya buah pisang yang enak, bergizi dan menyehatkan. Saat melihat motor, syukuri katakan alhamdulillah ya Allah, Engkau memberi rezeki motor sehingga saya bisa kemanapun tanpa harus berjalan kaki. Saat melihat rumah syukuri karena masih banyak orang yang belum memiliki rumah. Saat di kamar melihat lemari, AC, kasur, syukuri, Allah begitu sayang kepada kita, Allah titipkan semuanya kepada kita. Saat kita berada di meja makan, syukuri semua hidangan yang tersaji, semua perlengkapan makan seperti piring, gelas, meja makan dsb. Saat mencuci piring, syukuri air masih lancar mengalir, bayangkan begitu susahnya jika tidak air. Saat beribadah seperti sholat berjamaah, mengaji, berdzikir, bersedekah syukuri karena Allah menuntun kita banyak beribadah sehingga memperberat timbangan amal kebaikan dan menaikan surga kita lebih tinggi lagi. Setiap kita melihat sesuatu yang bisa kita nikmati, syukuri. Saat kita mendengar sesuatu yang menjadi nikmat, syukuri. Saat lidah kita merasakan lezatnya makanan, apapun itu syukuri. Karena pada hakekatnya, semua yang kita lihat, kita dengar dan kita rasakan itu, semua milik Allah dan sudah selayaknya kita bersyukur atas semua pemberian dari Allah tersebut.
[20.20, 11/4/2021] +62 812-1034-7500: 5.    Saat berada disituasi yang tidak nyaman, sedang ada masalah, mengalami kejadian yang tidak diinginkan maka segera mengontrol pikiran untuk senantiasa melihat dari sisi yang positif. susah, ya memang susah, saya juga sedang belajar tetapi itu yang harus kita lakukan. Misalnya saat kita melihat anak bertengkar lalu anak menangis, bersyukur dulu karena itu tandanya anak kita sehat, bisa menangis. Lebih baik anak menangis karena bertengkar daripada terbujur lemas di rumah sakit. Bagi ibu-ibu, saat melihat cucian piring menumpuk di dapur, bersyukur dulu karena Allah sedang menyiapkan banyak pahala dari piring-piring kotor tersebut. Cucian piring itu adalah ladang pahala. Berpikirnya “Alhamdulillah, Allah menyediakan banyak pahala dari cucian kotor ini”.
[20.21, 11/4/2021] +62 812-1034-7500: 6.    Untuk menambah rasa syukur kita, sering-seringlah melihat  dan merenungi orang yang kondisinya di bawah kita. Orang yang sakit yang berada di rumah sakit, orang yang tidur di kolong jembatan, orang yang lapar tidak bisa makan, orang yang negaranya terlibat perang dan masih banyak lagi. Bayangkan seandainya kita menjadi mereka, bagaimana sulitnya kehidupan yang harus dijalani. Lebih baik lagi jika kita membantu meringankan beban mereka, itu juga merupakan wujud dari rasa syukur.
[20.22, 11/4/2021] +62 812-1034-7500: 7.    Saat masih diberi hidup syukuri sebab masih bisa beramal sholeh, masih diberi waktu untuk bertobat atas dosa-dosa yang pernah kita perbuat. Perhatikan orang-orang yang sudah meninggal mereka sudah tidak bisa lagi menambah amal sholeh. Mereka juga sudah tidak bisa meminta ampun atas dosa yang pernah mereka lakukan. Jika karena dosanya lalu mereka masuk neraka, mereka sudah tidak bisa lagi mengelaknya sedangkan bagi kita yang masih diberi umur, kita masih bisa menghindarkan diri dari neraka dan berupaya masuk surga dengan bertobat dan beramal saleh. Jadi berbahagialah dengan banyak bersyukur atas nikmat yang Allah berikan kepadamu. Sering-seringlah berdzikir, bersholawat dan beristighfar, kapanpun dan dimanapun sebagai wujud syukur kita kepada Allah.
[20.23, 11/4/2021] +62 812-1034-7500: 8.    Bentuk syukur yang lain yakni saat kita diberi Allah kelebihan, entah itu ilmu, keahlian, harta, kendaraan maka pergunakan semua kelebihan yang kita miliki itu untuk membantu, menolong dan membahagiakan orang lain. Semakin kita banyak membantu dan membahagiakan orang lain maka semakin meluas dan bertambah banyak nikmat yang Allah berikan kepada kita. “Jika kamu berbuat baik (berarti) kamu berbuat baik bagi dirimu sendiri dan jika kamu berbuat jahat, maka (kejahatan) itu bagi dirimu sendiri.” (QS. Al Isra : 7). "Sungguh Allah akan menolong hamba-Nya selama hamba itu menolong saudaranya.'' (HR. Muslim). Wallahu alam bishawab

11 ALASAN KENAPA MESTI BERSYUKUR

Hadiah Dari Bos (1)
Sebelum kita membahas materi 11 Alasan Kenapa Kita Mesti Bersyukur, coba sekarang bayangkan dulu, engkau adalah seorang bos di perusahaan. Engkau berniat memberikan hadiah kepada pegawai terbaik sebuah paket liburan ke Malaysia. Engkau panggil, karyawan terbaik itu lalu engkau berkata "Selamat ya, atas pencapaian prestasimu. Sebagai ucapan terima kasih, perusahaan menghadiahkan liburan ke Malaysia selama tiga hari bersama keluarga". Lalu karyawan itu merespon "Eemm Malaysia ya, baik trima ksh ya" dengan wajah yang datar, tanpa senyum, tanpa bahagia dan cenderung menggoreskan raut wajah kecewa. Apa yang engkau rasakan sebagai Bos yang memberi hadiah, pasti tidak senang, kecewa, menyesal, merasa tidak dihargai dll. Bahkan engkau berjanji dalam hati, bahwa engkau tidak akan lagi memberinya hadiah. Benar nggak

Hadiah Dari Bos (2)
Nah, begitulah saat kita merespon kenikmatan yang Allah berikan. Allah akan senang, bahagia, gembira saat hambaNya bersyukur atas nikmat yang Allah berikan kepada hambaNya. Sebaliknya Allah akan benci, kecewa dan marah saat ada hambaNya kufur atas nikmat yang Allah berikan kepadaNya. “Dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu memaklumkan; "Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih" (QS. Ibrahim : 7). Jika Allah sudah senang dengan hambaNya maka Allah akan memberikan yang terbaik untuk hambaNya. Sebaliknya jika Allah tidak menyukai hambaNya karena hambaNya kufur nikmat maka Allah tidak lagi mempedulikan hambaNya bahkan Allah akan meng-azab dengan azab yang sangat pedih. Sobat perhatikan orang yang bersyukur, banyak berbagi maka kehidupannya akan Allah cukupkan sebaliknya perhatikan orang yang jarang mensyukuri nikmat Allah dan suka mengeluh maka hidupnya penuh dengan drama kehidupan, penuh dengan masalah dan penderitaan.

1.    Syukur Karena Beriman Kepada Allah  
Sobat, patutlah kita bersyukur dengan sebesar-besarnya syukur karena nikmat Iman yang ada dalam jiwa kita. Bahkan puncak dari segala kesyukuran kita adalah keimanan. Sebab syarat pertama agar bisa masuk surga adalah iman dan syarat agar terhindar dari neraka adalah taqwa. Jujur, saya kadang menghela nafas panjang, merasa sangat sedih dan terdiam merenung, jika mendengar teman, sahabat, saudara yang tidak beriman kepada Allah meninggal dunia. Subhanallah, bagaimana nasibnya di alam kubur, siksa apa yang terus mereka terima. Di akherat tempat kembalinya sudah pasti. Amalan kebaikan menguap hangus tak tersisa, karena tidak memiliki amalan kebaikan apapun sehingga tidak perlu ditimbang, tidak perlu melewati jembatan shirat, langsung diseret masuk ke neraka dan selamanya disana. Semua itu karena syarat pertama iman tidak mereka penuhi. Jadi bagi kita yang hingga detik ini masih diberi keimanan, maka bersyukurlah dengan rasa syukur yang mendalam, in syaa Allah itu adalah syarat pertama untuk bisa masuk surga. Sekarang tinggal kita mengusahakan agar bisa masuk surga tanpa mampir dulu ke neraka dengan terus mempertahankan ketaqwaan kita kepadaNya.
 

2.    Syukur Penambah Nikmat dan Jaminan Kecukupan Kebutuhan Hidup (1)
Kunci memancing kenikmatan termasuk memancing rezeki itu dengan bersyukur. “Dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu memaklumkan; "Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih" (QS. Ibrahim : 7). Disini Allah menggunakan kata pasti lho, bukan kata mungkin atau barangkali. Ini adalah hukum kepastian. Ini adalah hukum alam sebagaimana hukum alam lain yang Allah tetapkan yakni hukum gaya gravitasi, hukum daya magnet, dan hukum pasti lainnya. Ingatlah yang mengatakan itu adalah Allah, Tuhan Semesta Alam yang tidak pernah mengingkari janji. Ini adalah hukum Tuhan, jika kita bersyukur maka Allah akan tambahkan nikmatnya kepada diri kita.
[19.38, 11/4/2021] +62 812-1034-7500: Syukur Penambah Nikmat dan Jaminan Kecukupan Kebutuhan Hidup (2)
Jadi bersyukur itu tidak perlu menunggu kenikmatan datang terlebih dulu baru bersyukur. Kita seringkali baru bersyukur saat kita mendapatkan kenikmatan, saat mendapatkan makanan dari tetangga, saat mendapatkan hadiah, saat terima gaji/bonus. Saat ini juga kita bisa bersyukur. Mari kita balik konsepnya. Jika kita ingin mengundang banyak kenikmatan datang bertubi-tubi menghampiri tiada henti, maka rumusnya bersyukurlah terlebih dahulu. Jika kita menginginkan kehidupan kita ajaib, semua kehidupan kita dipermudah, semua kebutuhan kita Allah penuhi maka kuncinya selain rajin bersedekah adalah bersyukur. Bersyukurlah maka hidupmu akan dipenuhi dengan keajaiban.
[19.40, 11/4/2021] +62 812-1034-7500: Syukur Penambah Nikmat dan Jaminan Kecukupan Kebutuhan Hidup (3)
Banyak hal yang perlu kita syukuri misalnya kesehatan, karier, memiliki harta benda. Jika kita ingin diberi kesehatan maka syukuri dengan sepenuhnya rasa syukur kesehatan yang Allah karuniakan. Jika kita rajin bersyukur atas kesehatan yang dikaruniakan kepada kita, In syaa Allah kita akan jarang sakit. Rasa syukur akan meningkatkan antibody, memacu keluarnya hormon kebahagiaan sehingga tubuh menjadi sehat. Sebaliknya jika kita sulit untuk bersyukur bahkan jika dalam diri kita dipenuhi dengan rasa iri, dengki, suka marah, kecewa, sering mengeluh, kufur atas nikmat maka antibody kita akan lemah, hormon yang keluar adalah hormon yang tidak menyehatkan lalu kita akan mudah jatuh sakit. Bersyukurlah saat memiliki mata yang bisa melihat warna warni kehidupan, memiliki lidah yang mampu merasakan berbagai macam rasa dan kenikmatan makanan dan minuman, hidung yang mampu menghirup banyak oksigen yang membuat tubuh sehat dan segar.
[19.41, 11/4/2021] +62 812-1034-7500: Syukur Penambah Nikmat dan Jaminan Kecukupan Kebutuhan Hidup (4)
Jika kita merasa sulit mencari uang/rezeki, maka pahamilah bahwa perasaan iri, cemas, takut, cemburu, kecewa, kesal, sakit hati, ragu, kawatir tentang uang maka hal itu sama sekali tidak akan mendatangkan uang/rezeki. Kenapa, karena perasaan-perasaan itu datang dari ketiadaan syukur kita atas rezeki Allah. Syukur itu akan membuahkan kekayaan sedangkan mengeluh adalah sumber dari kesengsaraan. Jadi tersenyumlah dan ucapkan alhamdulillah atas uang yang masih kita miliki berapapun itu. Jika uang itu telah kita belikan barang maka syukuri keberadaan barang itu. Bayangkan dengan adanya barang itu kehidupan kita jauh lebih mudah dan enak. Bayangkan jika barang itu tidak ada, kehidupan kita akan lebih sulit lagi. Memiliki mesin cuci, syukuri sebab dengan mesin cuci kita bisa mudah dan cepat mencuci pakaian, bayangkan begitu sulit dan lelahnya jika kita tidak memilikinya. Jika kita gelisah akan kehidupan diri kita, gelisah akan masa depan, gelisah akan kondisi hari ini maka mulailah untuk lebih banyak bersyukur. Karena jika kita bersyukur seketika itu pula kita akan merasakan ketenangan hati dan kenyamanan jiwa. Jika kita pandai bersyukur kita akan lebih mudah terhubung dengan berbagai koneksi yang bisa meningkatkan kesuksesan dan kualitas hidup kita.
[19.43, 11/4/2021] +62 812-1034-7500: Syukur Penambah Nikmat Dan Jaminan Kecukupan Kebutuhan Hidup (5)
Agar lebih memahami konsepnya, saya contohkan seperti ini. Ada seorang mendapatkan gaji misalnya 2 juta (padahal UMR di daerah itu 3 juta) lalu orang tersebut bersyukur dan berbahagia sambil terus mengatakan “Alhamdulillah, Allah memberiku kenikmatan rezeki berupa gaji ini”. Di saat orang tersebut mensyukuri, dan berbahagia meskipun secara logika manusia, uang sebanyak 2 juta tidak akan mencukupi kebutuhan keluarganya selama satu bulan namun atas ijin Allah akan datang rezeki-rezeki lain menghampirinya, tanpa sengaja dan datangnya tiba-tiba. Tiba-tiba saja istri mendapat orderan membuat snack untuk arisan. Tiba-tiba anak menjadi juara di kelas dan mendapatkan hadiah uang. Tiba-tiba diberi uang oleh tetangga karena menolong membetulkan jetpam yang rusak. Tiba-tiba diberi oleh orang lain barang yang ia butuhkan. Yang seharusnya sakit, tiba-tiba tidak jadi sakit. Yang seharusnya kehilangan, tiba-tiba tidak jadi. Sehingga dari rasa syukur dan bahagia itulah rezeki terus berdatangan tanpa disangka dan pada akhirnya dengan uang 2 juta yang ia syukuri itu, semua kebutuhannya dalam 1 bulan Allah cukupkan.
[19.44, 11/4/2021] +62 812-1034-7500: 3.    Mempercepat Proses Penyembuhan
Jika seseorang sudah mampu bersyukur maka kemampuan bersyukur tersebut sangat baik bagi proses penyembuhan tatkala mereka sedang sakit. Rasa syukur akan memberikan efek kebahagiaan dan kepasrahan sehingga membuat diri menjadi lebih tenang, emosi menjadi stabil dan kondisi itulah yang akan mempercepat penyembuhan. Syukuri apa yang dimiliki, nikmati dan berbahagialah, sebab orang yang bersyukur dan berbahagia secara alami akan melepaskan hormon-horman yang yang bermanfaat bagi kesehatan yakni hormon endorfin dan oksitosin. Menurut dr. Agus Rahmadi, hormon Endorfin adalah hormon yang dikeluarkan sistem saraf pusat sebagai pembunuh rasa sakit alami, menimbulkan rasa senang. Meningkatnya hormon endorfin akan mengurangi efek buruk dari stress dan sakit, menambah nafsu makan, melepaskan hormon seksual dan meningkatkan kekebalan tubuh. Sedangkan hormon Oksitosin berperan sebagai obat ajaib yang membantu meningkatkan perasaan positif dalam kecakapan sosial, meringankan gangguan jiwa dan tingkah laku, depresi, gangguan stress paska trauma. Begitu banyak manfaat bersyukur. Jadi, mulai sekarang kita harus banyak bersyukur agar sehat fisik dan stabil emosi sehingga kita siap menjalani kehidupan dengan lebih baik lagi.
[19.45, 11/4/2021] +62 812-1034-7500: 4.    Menghilangkan Kesedihan Dan Membawa Ketenangan Hati dan Jiwa (1)
Manusia itu terdiri dari banyak cairan terutama darah, dan menurut penelitian, perasaan seseorang akan mempengaruhi  bentuk darah. Jika manusia takut maka darah akan bergerak cepat dan saling menjauh serta tidak berpola dan jika manusia berdoa dengan khusu’, darah akan bergerak teratur, indah, dan berkilauan. Banyak kejadian bahwa penyakit fisik dan mental itu dipengaruhi oleh penyakit hati. Jika engkau memiliki penyakit hati maka fungsi sel darah putihmu akan terganggu dan engkau akan mudah terserang penyakit. Penyakit jantung dan darah tinggi banyak juga disebabkan karena kesedihan yang berkepanjangan dan sakit hati yang tak kunjung terobati. Ternyata nih, ada hubungan sangat erat antara kesedihan dan penyakit. Orang yang sering bersedih maka organ dalam tubuhnya tidak akan bekerja dengan baik, daya tahan tubuhnya melemah dan akan rentan dengan penyakit. Maka, jagalah dirimu agar terus bahagia dan senantiasa bersyukur maka detak jantungmu akan teratur dan tekanan darahmu akan normal, serta semua organ dalam tubuhmu akan bekerja lebih baik dan bekerja normal sehingga tubuhmu akan semakin sehat.
[19.47, 11/4/2021] +62 812-1034-7500: Menghilangkan Kesedihan Dan Membawa Ketenangan Hati dan Jiwa (2)
Sobat, banyak orang bersedih untuk hal-hal yang sepele yakni urusan dunia tetapi mereka lupa bersedih untuk urusan yang lebih besar lagi yakni masalah kehidupannya di akherat. Kita sering bersedih saat kehilangan harta, saat barang yang kita sukai rusak, saat apa yang kita inginkan tidak dapat kita dapatkan, saat kita menghadapi masalah tetapi kita tidak bersedih saat dosa kita menggunung, saat hutang kita membumbung, saat kita tenggelam dalam lautan riba, saat sukar sekali bertobat. Sobat, boleh bersedih dalam urusan dunia, tetapi sebentar saja. Kembalikan urusan dunia kepada Allah. Pasrahkan masalah dunia hanya kepada Allah. Dan bekerjalah semampumu untuk menyelesaikan masalahmu. Ingatlah saat engkau sedih, kesehatanmu akan semakin menurun lalu engkau akan jatuh sakit. Jangan terlalu banyak dipikir masalah yang saat ini sedang menimpamu, berpikirlah sedikit hanya untuk mencari solusi kemudian bergerak untuk menyelesaikannya. Jangan banyak dipikir apa masalahmu tetapi banyaklah berdoa agar Allah menyelesaikan urusanmu lalu pasrahkan hasilnya kepada Allah.
[19.48, 11/4/2021] +62 812-1034-7500: Menghilangkan Kesedihan Dan Membawa Ketenangan Hati dan Jiwa (3)
Apapun yang terjadi pada dirimu, ikhlaskan saja karena semua sudah menjadi ketentuan Allah. ridhoi lika-liku hidupmu, semua atas kehendak Allah. Terus berprasangka baik kepada Allah. Takutlah kepada akheratmu jangan terlalu takut akan masalah dunia. Susah dan senang di dunia itu ada batasnya. Pada akhirnya kesulitan akan berhenti. Kebahagiaan akan selesai. Tetapi saat di akherat kebahagiaan akan abadi dan kesengsaraan juga akan abadi.Tersenyumlah sobat, apapun yang terjadi padamu tetaplah tersenyum dan bersyukur karena semua itu adalah kehendak Allah dan kehendak Allah itulah yang terbaik bagi dirimu.
[19.49, 11/4/2021] +62 812-1034-7500: Menghilangkan Kesedihan Dan Membawa Ketenangan Hati dan Jiwa (4)
Hidup itu harus senantiasa bersyukur. Bersyukur itu saat melihat sesuatu atau mengalami suatu kejadian maka berpikirnya bersyukur. Misalnya seperti ini, ada seorang ibu yang sedang membereskan rumahnya. Jika ibu ini berpikir sebagai beban maka ibu ini akan melakukan dengan terpaksa, malas, banyak mengeluh, mengomel, terasa capek, emosi, sering marah kepada suami dan anak-anaknya, keringat yang keluar juga tidak menyehatkan karena hatinya yang tidak nyaman dan tertekan. Tapi jika ibu ini berpikir dan fokus pada sisi yang positif, maka ibu ini akan bersyukur dan mengucapkan “alhamdulillah” karena Allah telah menyiapkan banyak pahala saat melihat dapur yang kotor dan cucian yang menumpuk. Dengan mindset berpikir mendapatkan pahala yang banyak, maka ibu ini akan senang dan gembira karena Allah menyediakan banyak sekali pahala setiap ia membersihkan dan merapikan rumah agar suami dan anak-anaknya nyaman. Ia akan melakukan dengan semangat, gembira, senang, dan keringat yang keluar juga akan menyehatkan. Kemarahan seketika akan sirna tergantikan dengan keridhoan, keikhlasan dan kebahagiaan.
[19.51, 11/4/2021] +62 812-1034-7500: Menghilangkan Kesedihan Dan Membawa Ketenangan Hati dan Jiwa (5)
Contoh yang lain misalnya anak kita menangis berebutan mainan dengan kakaknya. Jika orang tua berpikir negatif maka orang tua akan merasa sebel, pusing, marah, ngomel, tertekan, stres, mengeluh karena mendengar anak yang teriak-teriak dan menangis. Lain ceritanya jika orang tua itu merasa bersyukur, alhamdulillah anaknya masih aktif beraktivitas, masih menangis dengan kencang itu tandanya mereka sehat coba kalau sakit berbaring di rumah sakit dalam kondisi diam atau tertidur tanpa sadar tentu saja orang tua akan merindukan kembali teriakan dan tangisan anak mereka. Tentu saja tangisan dan teriakan anak-anak akan jauh lebih membahagiakan daripada diamnya mereka di kasur rumah sakit.
[19.52, 11/4/2021] +62 812-1034-7500: Menghilangkan Kesedihan Dan Membawa Ketenangan Hati dan Jiwa (6)
Jadi apapun faktanya yang terjadi pada diri kita, termasuk juga saat kita menghadapi fakta yang kurang baik, pengalaman yang tidak menyenangkan, peristiwa yang tidak kita inginkan, kejadian yang merugikan maka yang terpenting adalah responnya harus tetap positif. Kita tidak bisa merubah fakta atau mengendalikan fakta yang bisa kita lakukan dan kendalikan adalah respon kita terhadap fakta tersebut. Respon terhadap sebuah fakta atau kejadian itu ada 2 yaitu respon positif dan respon negatif. Jika kita tidak sadar dan tidak mengendalikannya maka respon yang otomatis keluar adalah respon yang negatif. Belajarlah untuk tetap bereaksi dengan respon yang positif, biasakan untuk senantiasa melihat dari sudut pandang yang positif saat mengalami kejadian yang tidak menyenangkan. Biasakan untuk senantiasa mencari apapun yang patut disyukuri apapun itu termasuk juga saat menghadapi peristiwa yang tidak kita harapkan. Maka seketika itu pula, rasa sedih, marah, kecewa akan jauh berkurang lalu hati menjadi tenang, dan akhirnya kita dapat menerima dengan ikhlas peristiwa itu. Saat kita ridho dan ikhlas menerima kejadian yang tidak kita harapkan itu, maka saat itu pula Allah akan memberikan kemudahan. “Maka sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan” (QS. Al-Insyirah : 5).
[19.54, 11/4/2021] +62 812-1034-7500: 5.    Bersyukur Karena Allah Menitipkan Kepada Kita Berbagai Macam Kenikmatan
Tanamkan dalam pikiranmu, semua itu bukan milikmu. Istri/suami bukan milikmu, anak bukan milikmu, harta dan kedudukan bukan milikmu. Rumah, mobil, sepeda, motor, baju, sepatu, lemari, meja, tabungan, tanah, semuanya adalah titipan. Maka bersyukurlah atas nikmat yang Allah berikan. Bersyukurlah atas semua yang Allah titipkan kepada kita. Pada dasarnya kita itu faqir, sama sekali tidak memiliki apa-apa, semua itu milik Allah dan hanya dititipkan kepada kita. Saat engkau kehilangan barang atau uang, pikirkan seketika uang itu milik Allah, barang itu milik Allah. Allah telah mengambilnya. Saat barangmu rusak, pikirkan seketika barang itu milik Allah. Allah telah mengambil kembali barang itu. Bersyukurlah Allah telah menitipkan semua organ tubuh kita dengan sempurna. Besyukurlah Allah menitipkan semua barang kebutuhan hidup kepada kita. Sungguh nikmat sekali memiliki pendengaran dan penglihatan. Tentu kita tidak ingin pendengaran ditukar dengan mobil yang mahal atau penglihatan ditukar dengan rumah yang mewah. Jadi bersyukurlah, jangan menjadi orang yang tidak bersyukur yakni orang yang selalu memikirkan yang tidak dimiliki dan melupakan apa yang sudah dimiliki.
[19.55, 11/4/2021] +62 812-1034-7500: 6.    Syukur, Membawa Keberkahan (1)
Jika ada orang yang mendapatkan nikmat banyak tetapi tidak bersyukur maka itu bukan berkah, namun jika orang itu bersyukur maka itulah yang disebut berkah. Jadi rasa syukurlah yang menjadi barometer apakah kehidupannya berkah atau tidak. Sebaliknya jika ada orang yang mendapatkan banyak musibah dan bertubi-tubi musibahnya, ukuran berkahnya bukanlah banyaknya musibah, beratnya musibah, terus beruntun mendapatkan musibah tetapi apakah orang tersebut mampu bersabar atau tidak. Jika ia mampu bersabar, berserah diri kepada Allah, bertawakal kepada Allah maka itulah keberkahan.
[19.56, 11/4/2021] +62 812-1034-7500: Syukur, Membawa Keberkahan (2)
Salah satu wujud syukur itu adalah menjadikan diri dan harta kekayaan yang kita miliki semakin bermanfaat bagi orang lain maka hidup kita akan semakin berkah. Sesuatu dikatakan berkah jika tumbuh, berkembang, meluas, tidak stagnan dan bermanfaat baik bagi dirinya serta orang lain. Pribadi yang berkah adalah pribadi yang tumbuh, berkembang dan keadaannya dari hari ke hari semakin sholeh, semakin baik. Keadaan hari ini lebih baik daripada kemarin. Pribadi yang berkah itu adalah pribadi yang berinisiatif, menginspirasi, penggerak, bertambah peran-perannya demi kebaikan orang lain dan terus beramal kebaikan sampai akhir hayatnya. Saat kita bersyukur atas semua yang Allah berikan dengan cara menjadikan diri dan harta bermanfaat bagi orang lain maka kehidupan kita akan semakin berkah.
[19.57, 11/4/2021] +62 812-1034-7500: Syukur, Membawa Keberkahan (3)
Jika kita senantiasa bersyukur berarti kita menjaga agar kenikmatan senantiasa Allah limpahkan kepada diri kita. Saat kita mampu mensyukuri nikmat yang Allah berikan dengan cara bermanfaat bagi orang lain maka kita menjaga agar nikmat Allah terus tercurahkan dan nikmat itu akan semakin meluas, semakin bertambah jumlahnya. Orang yang berkah maka seluruh dirinya dan aktivitasnya adalah berkah. Ilmunya berkah bermanfaat untuk dirinya, keluarganya dan masyarakat yang luas, diamalkan dimana-mana, menggerakkan orang untuk beramal shaleh. Rumah yang berkah adalah rumah yang dipakai untuk majelis ta’lim, tempat untuk bersedekah, tempat sharing ilmu, tempat konsultasi, tempat kegiatan sosial, dikunjungi anak-anak untuk belajar. Kendaraan yang berkah adalah kendaraan yang mengantar tetangga yang sakit, mengantar tetangga menjenguk orang sakit, untuk mempermudah silaturahmi. Harta yang berkah adalah harta yang banyak diinfaqkan, banyak disedekahkan, banyak memberi makan anak yatim dan dhuafa, banyak memberi buka puasa, untuk membangun masjid, pesantren dan fasilitas umum lainnya.
[19.58, 11/4/2021] +62 812-1034-7500: Syukur, Membawa Keberkahan (4)
Nah, coba sekarang bayangkan begitu beruntungnya orang yang diberkahi itu. Allah terus curahkan kenikmatan untuk dirinya, bahkan kenikmatannya semakin meluas, semakin bertambah banyak. Allah jaga dirinya dari kecukupan rezeki. Allah tuntun hambaNya ini untuk banyak melakukan kebaikan, memberi banyak manfaat, dirinya bermanfaat, ilmunya bermanfaat dan hartanya bermanfaat. Bayangkan berapa banyak pahala yang didapat oleh orang yang Allah berkahi. Semua berawal dari rasa syukur atas apa yang Allah berikan, dan mengaplikasikan rasa syukur tersebut dengan banyak berbuat baik dan bermanfaat bagi orang lain.
[19.59, 11/4/2021] +62 812-1034-7500: 7.    Kunci Kebahagiaan Itu Bersyukur (1)
Sebenarnya kebahagiaan itu tak jauh dari diri kita. Kebahagiaan itu bukan terletak pada kekayaan, bukan pada ketenaran, bukan pada kecantikan, bukan pada kekuasaan. Jika kekayaan bisa membuat orang bahagia, tentunya Adolf Merckle, orang terkaya dari Jerman, tidak akan menabrakkan badannya ke kereta api. Jika ketenaran bisa membuat orang bahagia, tentunya Michael Jackson, penyanyi terkenal di USA, tidak akan meminum obat tidur hingga overdosis. Jika kekuasaan bisa membuat orang bahagia, tentunya G. Vargas, Presiden Brazil, tidak akan menembak jantungnya sendiri. Jika kecantikan bisa membuat orang bahagia, tentunya Marilyn Monroe, artis cantik dari USA, tidak akan meminum alkohol dan obat depresi hingga overdosis. Kebahagiaan itu ternyata sama sekali tidak ditentukan oleh kekayaan, kekuasaan, ketenaran, kecantikan. Kebahagiaan juga tidak ditentukan pada tempat yang indah, pantai, gunung, hotel mewah, tempat wisata. Kebahagiaan seseorang itu ternyata sangat sederhana yakni saat kita bisa merasakan kesyukuran atas apa yang kita miliki dan apa yang kita rasakan.
[20.01, 11/4/2021] +62 812-1034-7500: Kunci Kebahagiaan Itu Bersyukur (2)
Bersyukur atas semua pemberian Allah yang bisa kita nikmati dan rasakan. Lidah masih merasakan manisnya buah melon, semangka, duren. Kita masih juga bisa menikmati lezatnya saat makan pecel lele, soto, rawon, ayam bakar, gurame bakar. Lidah juga bisa merasakan nikmatnya teh manis, kopi, jus buah. Mata juga demikian masih bisa melihat warna-warni kehidupan. Tangan, kaki masih bisa berfungsi dengan baik. Telinga masih mendengar. Semua organ tubuh kita masih berfungsi dengan baik dan normal. Bersyukurlah saat memiliki teman-teman yang selalu mengingatkan akan akherat dan surga. Teman yang mengajak sholat di masjid, yang mengajak mengaji, yang mengajak berbuat baik. Bersyukurlah memiliki rumah, mobil, motor. Di rumah ada kulkas, AC, TV. Sering-seringlah melihat ke bawah. Banyak orang yang masih tidur di kolong jembatan. Masih banyak orang yang hidup dipinggiran sungai yang kotor. Masih banyak orang yang terbaring tak berdaya di rumah sakit. Masih banyak orang yang menjadi korban perang. Masih banyak orang yang hidupnya lebih susah daripada yang kita alami, ujiannya lebih berat daripada yang kita jalani. Sering-seringlah melihat ke bawah maka kita akan selalu bersyukur dan sulit mengeluh.
[20.02, 11/4/2021] +62 812-1034-7500: Kunci Kebahagiaan Itu Bersyukur (3)
Biasakanlah mengucapkan Alhamdulillah atas segala nikmat yang Allah berikan walaupun itu kecil, hal itu adalah wujud syukur kepada Allah. Saat meneguk air putih rasakan nikmatnya dan bersyukurlah serta katakan “Alhamdulillah, atas nikmat air putih ini ya Allah”. Saat makan buah melon yang manis bersyukurlah dan katakan “Alhamdulillah, terima kasih ya Allah, Engkau memberiku rezeki buah melon yang sangat manis”. Saat melihat keceriaan anak katakan “Alhamdulillah, Ya Allah Yang Maha Pengasih dan Penyayang, telah mengkaruniai kami anak yang sehat dan sholeh”. Saat menyetir mobil, bersyukurlah dan katakan “Alhamdulillah, Allah karuniai aku rezeki mobil ini sehingga aku tidak kehujanan atau kepanasan”. Setiap kita melihat sesuatu yang menyenangkan atau menikmati harta yang dimiliki, iringilah rasa syukur kepada Yang Maha Pencipta dengan mengatakan dengan lisan, dan mensyukuri dengan sepenuh hati. Rasakan benar-benar kesyukuran itu dalam jiwa. Semakin kita fleksibel mengatakan rasa syukur itu dan merasakan dengan sepenuh jiwa, maka kita akan menjadi orang yang paling bahagia.
[20.03, 11/4/2021] +62 812-1034-7500: 8.    Bersyukur Saat Ada Masalah (1)
Kapan Allah rindu kepada hambaNya. Kapan Allah mengirimkan undangan untuk bertemu dengan hambaNya, yakni saat hambaNya menghadapi masalah, ujian dan sakit. Allah rindu kepada hambaNya dengan cara menguji hambaNya dengan masalah, dengan sakit, dengan ujian lainnya. Disitulah Allah ingin bertemu dengan hambaNya. Saat diuji, kita akan semakin dekat dengan Allah. Kita semakin khusu’ berdoa kepada Allah. Kita semakin banyak berdzikir mengingat Allah, semakin banyak beribadah. Allah pun gembira saat hambaNya mendekatiNya. Allah akan semakin sayang kepada hambaNya. Allah akan limpahkan lebih banyak lagi keberkahan dan pahala atas keinginan hambaNya untuk lebih dekat lagi kepada Allah.
[20.04, 11/4/2021] +62 812-1034-7500: Bersyukur Saat Ada Masalah (2)
Sobat, mungkin saat ini engkau sedang ada masalah. Masalah dengan keluarga, masalah di pekerjaan, masalah dengan anak atau masalah yang lain. Mungkin saat ini engkau sedang sakit yang tak kunjung sembuh. Bersyukurlah karena Allah sedang rindu kepadamu. Allah rindu doa-doamu. Allah rindu air matamu. Allah rindu tobatmu. Allah rindu dzikirmu. Allah rindu ibadah-ibadahmu. Bersyukurlah, dengan semakin taatnya engkau kepadaNya, Allah akan limpahkan keberkahan, Allah akan ampuni dosa-dosamu dan Allah akan beri banyak pahala untukmu. Bagi Allah gampang sekali menjauhkan hambaNya yakni dengan diberi kesenangan demi kesenangan maka sebagian besar hambaNya akan lupa dengan Allah. Sebagian besar hambaNya akan terjerumus pada hawa nafsu lalu bergelimang penuh dosa.  Bersyukurlah bagi mereka yang dosa-dosanya dibalas di dunia sebab jika dibalas di akherat maka situasinya akan lebih gawat lagi, lebih menyeramkan lagi, lebih menakutkan lagi, lebih menegangkan lagi, lebih rugi lagi.
[20.06, 11/4/2021] +62 812-1034-7500: Bersyukur Saat Ada Masalah (3)
Jadi, saat menghadapi masalah dan ujian, sadarilah berarti Allah sayang kepada kita, Allah sedang memperhatikan dan begitu peduli dengan diri kita, Allah bersama kita dan tidak meninggalkan diri kita, Allah sedang menghapus dosa-dosa kita, Allah akan menghujani diri kita dengan banyak pahala saat kita mampu bersabar atas ujiannya. “Sungguh menakjubkan urusan seorang Mukmin. Sungguh semua urusannya adalah baik, dan yang demikian itu tidak dimiliki oleh siapa pun kecuali oleh orang Mukmin, yaitu jika ia mendapatkan kegembiraan ia bersyukur dan itu suatu kebaikan baginya. Dan jika ia mendapat kesusahan, ia bersabar dan itu pun suatu kebaikan baginya. (HR. Muslim). Satu lagi hal yang penting juga bahwa ternyata pahala sabar itu tanpa batas. “Sesungguhnya orang-orang yang bersabarlah yang dicukupkan ganjaran/pahala mereka tanpa batas” (QS. Az Zumar: 10). Sobat, bersabar itu pahalanya tak terhitung, hanya Allah yang tahu bahkan nanti saat dipersidangan kelak, orang-orang akan begitu rela dan meminta untuk mendapatkan musibah dan akan bersabar setelah  tahu begitu besarnya pahala bersabar.
[20.07, 11/4/2021] +62 812-1034-7500: 9.    Bersyukur Masih Diberi Waktu Untuk Hidup (1)
Hal apa yang paling kita syukuri adalah saat kita masih diberi hidup. Seberat apapun masalah yang sedang dihadapi saat Allah masih memberi nafas maka tetap saja itulah hal yang paling kita syukuri. Kenapa? coba perhatikan orang yang sudah meninggal. Amalnya terputus. Jika amal keburukannya lebih banyak daripada amal kebaikannya maka ia akan menjadi orang yang sangat menyesal bahkan menjadi puncak dari segala penyesalan. Di sebelah kirinya akan ditampakkan tempat kembalinya yakni neraka. Lalu apa yang bisa dilakukan, tidak ada. Ia sudah tidak mampu menambah pahala untuk menyeimbangkan dosa-dosanya. Masih beruntung jika ia memiliki amal jariah yang terus mengalir meskipun ia telah meninggal dunia seperti sedekah jariah (sedekah Al Quran, membangun masjid, menggali sumur untuk umum, membangun gedung sekolah dll),  ilmu bermanfaat (ilmu yang ia bagikan sehingga bermanfaat bagi orang lain) dan anak sholeh yang senantiasa mendoakan dan beristighfar mohon ampun untuk kedua orang tuanya.
[20.10, 11/4/2021] +62 812-1034-7500: Bersyukur Masih Diberi Waktu Untuk Hidup (2)
Kedua, orang yang sudah meninggal itu, permohonan ampunannya tidak akan diterima. Meskipun mohon ampunnya dengan penuh kesungguhan, penuh keikhlasan, penuh pengharapan, bahkan dengan sujud yang lama sekali beribu-ribu tahun lamanya, disertai tetesan air mata yang menggenang seluas samudera sampai menangis darah sekalipun maka dosa sekecil biji zahra tidak akan pernah bisa terampuni karena waktu menghapus dosa bukan di alam kubur tetapi dahulu saat di dunia. Makanya orang-orang yang berada di alam kubur itu, keinginan tertingginya adalah bisa hidup kembali walaupun hanya 1 detik agar mereka bisa memohon ampun dan bertobat. Satu detik sangat berarti saat kita masih di dunia, karena dengan 1 detik itulah Allah bisa menghapus dosa-dosa kita meskipun seluas samudera. Jadi syukuri saat kita masih diberi hidup karena Allah masih memberi kita kesempatan untuk beramal kebaikan sehingga bertambah pundi pahala lalu surga kita semakin tinggi dan kenikmatannya akan semakin lebih sempurna lagi. Bersyukurlah masih diberi hidup, itu artinya Allah masih memberi waktu kepada kita untuk bertobat/minta ampun atas dosa yang kita lakukan sehingga dosa kita sebanyak apapun, Allah ampuni dan akhirnya kita terbebas dari siksa neraka.
[20.11, 11/4/2021] +62 812-1034-7500: 10.    Bersyukur, Saat Dekat Dengan Allah  (1)
Jika Allah ingin engkau menjadi orang yang baik dan sholeh maka Allah akan mudahkan pemahamanmu atas agamaNya. Jadi bersyukurlah wahai sobat, saat Allah mudahkan dirimu atas agamaNya. Saat Allah memberimu semangat untuk mempelajari agamaNya. Itu tandanya Allah begitu sayang sekali kepadamu. Dengan ilmu yang Allah berikan itu sebenarnya Allah ingin menuntunmu agar lebih mudah masuk surga. Allah ingin engkau mendapatkan kebahagiaan luar biasa nanti di surga yang lebih tinggi. Sobat, jika Allah menginginkan seseorang menjadi baik, maka akan dipahamkan urusan agamanya. “Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu beberapa derajat. Dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan” (QS. Al Mujadilah : 11).
[20.14, 11/4/2021] +62 812-1034-7500: Bersyukur, Saat Dekat Dengan Allah  (2)
Mengapa terkadang, kita hitung-hitungan saat memberi sesuatu kepada orang lain padahal Allah tidak pernah hitung-hitungan saat memberikan apapun yang kita butuhkan. Bersyukurlah saat engkau masih diberi keleluasaan bisa menolong orang lain. Allah menambahkan rezeki kepadamu bukan untuk memenuhi semua keinginanmu tetapi agar engkau lebih banyak berbagi sehingga tabungan amalmu kelak di akherat semakin banyak. Apakah engkau percaya dengan pikiranmu yang jika banyak berbagi akan membuatmu sulit dan jatuh miskin atau percaya akan janji Allah yang akan mencukupkan bagi siapa saja yang gemar berbagi? Yakinlah tidak ada ceritanya seorang yang gemar berbagi akan jatuh miskin.
[20.15, 11/4/2021] +62 812-1034-7500: 11.    Bersyukurlah, Karena Allah Menciptakan Manusia Untuk Dibahagiakan Di Surga
Allah menciptakanmu itu sebenarnya untuk dibahagiakan lho, diberi banyak kesenangan, diberi banyak kenikmatan. Kebahagiaan dan kesenangan yang setiap hari bertambah nikmatnya. Kebahagiaan dan kenikmatan yang terus menerus tanpa putus. Kebahagiaan dan kenikmatan yang abadi tanpa jeda meskipun sedetik. Dimana itu? Ya saat di surga nanti. Bukankah puncak kesyukuran dan kesempurnaan kebahagiaan itu saat kita dipanggil Allah,  “Masuklah ke dalam surga-Ku” (QS. Al Fajr : 30). Bahkan lebih sempurna lagi kebahagiaan yang kita rasakan saat kita dikumpulkan kembali bersama keluarga besar mulai dari orang tua, suami/istri, anak keturunan, saudara, dan keluarga besar lainnya. “Dan orang-orang yang beriman, dan yang anak cucu mereka mengikuti mereka dalam keimanan, Kami hubungkan anak cucu mereka dengan mereka, dan Kami tiada mengurangi sedikitpun pahala amal mereka. Tiap-tiap manusia terikat dengan apa yang dikerjakannya” (QS. Ath Thuur: 21). Semoga kita semua yang tergabung dalam grop WA ini kelak akan Allah kumpulkan kembali di surgaNya. Semoga kelak kita bisa mengingat kembali, berbincang-bincang, mengenang pertemuan kita hari ini, saat nanti dikumpulkan di surgaNya. Itulah yang menginspirasi kami Komunitas Rumah Pintar Aisha untuk berkomitmen “Bersahabat di Dunia Bertetangga di Surga”.